Tag Archives: program pendidikan

Beasiswa BCA 2025 untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat Masih Dibuka hingga September!


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa BCA tahun ajaran 2025 untuk lulusan SMA/SMK/sederajat masih dibuka hingga 13 September 2024.

Beasiswa ini diberikan dalam bentuk Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan atau PPBP serta Program Pendidikan Teknik Informatika atau PPTI.

Program beasiswa ini berlangsung selama 2,5 tahun, bertempat di BCA Learning Institute. Pelaksanaan program beasiswa berlangsung mulai Senin hingga Jumat pukul 08.00-17.00 WIB.


Syarat Beasiswa BCA

Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan

Program ini berlangsung selama 30 bulan dan ditujukan untuk lulusan SMA/SMK/sederajat yang berprestasi dari seluruh jurusan dan berminat di bidang bisnis dan perbankan.

Selain kegiatan belajar di kelas, peserta beasiswa juga wajib mengikuti program on the job training di unit kerja BCA.

Perlu diketahui, program ini tak memiliki ikatan dinas, meski peserta diberi kesempatan untuk bekerja di BCA setelah menyelesaikan program.

Dikutip dari Karir BCA, ini persyaratannya:

  • Warga Negara Indonesia
  • Siswa/siswi kelas XII/lulusan SMA/SMK
  • Usia maksimal 19 tahun ketika mendaftar
  • Rata-rata nilai rapor kelas X, XI, dan XII minimal 7,5
  • Rata-rata nilai matematika kelas X, XI, dan XII (IPA/IPS) atau nilai produktif kelas X, XI, dan XII (khusus SMA) minimal 7,5
  • Tidak pernah tinggal kelas sejak jenjang SD hingga SMA/SMK
  • Tidak pernah terlibat narkoba maupun pelanggaran hukum lainnya
  • Lulus seleksi.

Program Pendidikan Teknik Informatika

Sama halnya dengan Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan, Program Pendidikan Teknik Informatika BCA berlangsung selama 30 bulan.

Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA dari jurusan IPA atau SMK dari jurusan yang berkaitan dengan teknik informatika yang berprestasi dan mempunyai minat di bidang teknik informatika. Seperti ini persyaratannya:

  • Warga Negara Indonesia
  • Siswa kelas XII atau lulusan SMA jurusan IPA atau SMK jurusan yang berkaitan dengan teknik informatika
  • Usia maksimal 19 tahun ketika mendaftar
  • Rata-rata nilai rapor kelas X, XI, dan XII minimal 7,5
  • Rata-rata nilai matematika kelas X, XI, dan XII (SMA IPA) atau nilai produktif kelas X, XI, dan XII (khusus SMK) minimal 7,5
  • Tidak pernah tinggal kelas, sejak jenjang SD hingga SMA/SMK
  • Tidak pernah terlibat narkoba maupun pelanggaran hukum lainnya
  • Lulus seleksi.

Manfaat Beasiswa BCA

  • Disediakan buku pelajaran sepanjang program belajar, serta laptop khusus untuk Program Pendidikan Teknik Informatika.
  • Bebas biaya pendidikan dan memperoleh uang saku bulanan
  • Kesempatan magang dan penawaran kerja
  • Asrama, shuttle bus, dan makan siang.

Demikian informasi Beasiswa BCA. Selamat mencoba!

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap, Kementrans & LPDP Buka Beasiswa Patriot untuk S1-S3 Tahun Depan



Jakarta

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Republik Indonesia bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan meluncurkan Beasiswa Patriot pada tahun 2025.

Beasiswa ini merupakan bagian dari Program Transmigrasi Patriot Kementrans. Pembukaan pendaftaran direncanakan bersamaan dengan Beasiswa LPDP, yakni pada Januari dan Juli 2025.

“Rencananya tahun depan kami sudah akan mulai programnya. Mulai bulan Januari kami sudah mulai catch up dengan LPDP ini,” kata Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, dilansir dari Antara pada Jumat (29/11/2024).


Target Penerima Beasiswa Patriot

Iftitah mengatakan beasiswa ini tak cuma menyasar anak para warga transmigran, tetapi juga semua generasi muda di Indonesia. Sesuai namanya, Beasiswa Patriot bertujuan untuk membangun jiwa bela negara.

“Sebelum kami siapkan mentalnya, intelektualnya, dan fisiknya, terlebih dahulu melalui Program Beasiswa Patriot, anak-anak muda ini akan kami seleksi terlebih dahulu yang memiliki karakter patriot, yakni orang-orang yang berani dan rela berkorban untuk bangsa dan negara,” katanya.

Penerima Dapat Pendidikan Dasar Militer

Setelah lulus seleksi, penerima akan mengikuti pendidikan dasar militer terlebih dahulu selama 1,5 bulan. Mereka akan menjalani pelatihan sebagai tentara cadangan.

Kemudian, mereka juga akan ditempatkan di beberapa kawasan transmigrasi selama 3 bulan. Di sana mereka akan tinggal bersama penduduk yang ditunjuk sebagai orang tua asuh.

“Kami berharap selama 3 bulan itu mereka akan belajar, mengamati, dan menilai apa potensi, tantangan dan peluang di kawasan transmigrasi yang kelak akan mereka kembangkan,” kata Iftitah.

Beasiswa Berlaku untuk S1-S3 di Bidang STEM

Setelah mengikuti masa pelatihan, peserta baru diberangkatkan untuk menempuh pendidikan. Beasiswa Patriot ini menyediakan bantuan untuk jenjang S1, S2 dan S3 di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM).

Peserta bisa memilih universitas terkemuka di seluruh dunia. Iftitah mengatakan, program pendidikan yang dipilih bisa juga berupa kursus singkat di bidang STEM.

Usai menyelesaikan studinya, awardee akan ditempatkan kembali di kawasan-kawasan transmigrasi selama 10 tahun. Kemudian, mereka akan diberikan pilihan beralih karier atau tetap melanjutkan tugasnya di kawasan yang sama.

“Jika mereka meninggalkan kawasan transmigrasi sebelum 10 tahun, mereka akan dianggap desersi dan dikenakan sanksi untuk mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan negara untuk menyiapkan mereka atau diberikan sanksi hukum,” kata Iftitah.

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Djitu 2025 Gelombang 2 Dibuka, Kuliah Gratis Plus Dana Per Semester


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Djitu 2025 Gelombang 2 dibuka mulai 3 Maret-14 April 2025. Mahasiswi aktif, siswa kelas 12 SMA/SMK, maupun perempuan yang gap year maksimal 2 tahun terakhir bisa mendaftar beasiswa kuliah ini.

Beasiswa DJITU adalah program pendidikan dari Yayasan Khouw Kalbe bagi perempuan agar dapat mengembangkan dan memberi perubahan positif di daerah asalnya. Beasiswa ini diperuntukkan bagi perempuan yang mengalami tantangan sosial-ekonomi tetapi berpotensi dan berkeinginan kuat untuk kuliah pada jenjang D3, D4, dan S1.

Beasiswa DJITU 2025 Kuliah D3, D4, S1

Komponen beasiswa DJITU 2025 meliputi:


  • Dana pendidikan sampai lulus, maksimal Rp 10 juta per semester, yang meliputi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPP)/SKS/Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan skripsi atau penelitian
  • Dana penunjang pengembangan kapasitas Rp 1,2 juta per semester
  • Pelatihan kepemimpinan, kesehatan (wellness), komunikasi, dan inovasi
  • Mentoring adaptasi kuliah, karier, dan kontribusi pada masyarakat

Syarat Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2

  • Perempuan
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia 17-22 tahun
  • Belum menikah
  • Merupakan:
    • Siswi SMA/SMK/sederajat kelas 12
    • Perempuan yang gap year maksimal 2 tahun terakhir
    • Mahasiswi aktif maksimal semester 2 saat mendaftar dan tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
  • Berasal dari 21 daerah target, dibuktikan dengan KTP/KK
  • Nilai rapor:
    • Siswi kelas 12: Rata-rata nilai rapor pengetahuan dan keterampilan 5 semester 1-5 minimal 80 setiap semester
    • Gap year/lulusan SMA/SMK: Rata-rata nilai rapor sekolah menengah minimal 80 setiap semester
    • Mahasiswi aktif: Rata-rata nilai rapor sekolah menengah minimal 80 setiap semester, IP semester 1 minimal 3,30 dari skala 4,00
  • Memiliki jiwa kepemimpinan dan keinginan besar untuk berkontribusi pada daerah asal, dibuktikan dengan pengalaman dan keaktifan dalam organisasi
  • Melengkapi formulir pendaftaran online yang disertakan persyaratan administrasi

Syarat Dokumen

  • Formulir pendaftaran
  • Hasil scan KTP
  • Hasil scan KK
  • Pas foto 4×6 cm
  • Hasil scan rapor SMA/SMK/sederajat kelas 10-11 bagi siswa aktif atau 10-12 bagi perempuan gap year atau mahasiswa aktif
  • Surat keterangan mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi pendidikan masing-masing bagi mahasiswa, contoh bisa dicek di https://bit.ly/SuratKeteranganMahasiswa-DJITU2025
  • Esai tulis tangan minimal 250 kata pada 1 halaman kertas A4 yang menjawab “Bagaimana kamu menjawab tantangan kondisi di daerahmu yang sesuai bidang keilmuan yang jadi potensi dan cita-cita masa depanmu? Tulis rencana dan langkah yang sudah, sedang, dan akan kamu lakukan dengan rinci.”

Syarat Bidang Studi

  • Agrikultur
  • Bisnis dan ekonomi
  • Kesehatan
  • Sains, teknologi, teknik/rekayasa, dan matematika (STEM)
  • Pendidikan keguruan STEM

Syarat Daerah

Pelamar harus berasal dari salah satu daerah di bawah ini:

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Utara
  • Bali
  • NTT
  • NTB
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Barat
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua
  • Papua Barat
  • Papua Barat Daya
  • Papua Selatan
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan

Jadwal Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2

  • Pendaftaran: 3 Maret-14 April 2025
  • Seleksi administrasi: 15 April-8 Mei 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Mei 2025
  • Tes akademik: 17 Mei 2025
  • Pengumuman tes akademik: 30 Mei 2025
  • Tes wawancara: 1-29 Juni 2025
  • Pengumuman hasil tes wawancara: 1 Juli 2025
  • Pertemuan induksi: 5 Juli 2025
  • Proses onboarding: 6-26 Juli 2025
  • Orientasi: 27 Juli 2025

Cek info Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2 dengan klik DI SINI dan https://bit.ly/BukuPanduanDJITU2025-Gelombang2. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Materi, Syarat Peserta, Jadwal, dan Cara Daftarnya


Jakarta

Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 resmi akan digelar pada November mendatang. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis pedoman resmi penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 95/M/2025.

Perlu diketahui jikaTKA bukanlah penggantiAsesmen Nasional (AN). Keduanya juga mempunyai aplikasi dan materi yang berbeda.

TKA adalah sistem evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman akademik siswa pada mata pelajaran tertentu. Adapun berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, TKA ini berlaku bagi siswa SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat tingkat akhir (kelas 6, 9 dan 12).


Materi TKA 2025

Mata pelajaran yang diuji pada TKA akan berbeda untuk siswa kelas 6, 9, dan 12. Berikut rinciannya:

Materi TKA Kelas 6 SD/MI/Paket A/sederajat dan kelas 9 SMP/MTs/Paket B/sederajat

Bahasa Indonesia
matematika

Materi TKA Kelas 12 SMA/MA/Paket C/SMK/MAK

Bahasa Indonesia
Matematika
Bahasa Inggris
Mata pelajaran pilihan, seperti:
Matematika lanjutan
Bahasa Indonesia lanjutan
Bahasa Inggris lanjutan
Fisika
Kimia
Biologi
Sosiologi
Geografi
Sejarah
Antropologi
PPKn/Pendidikan Pancasila
Bahasa Arab
Bahasa Prancis
Bahasa Jepang
Bahasa Korea
Bahasa Mandarin
Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Ekonomi
Bahasa Jerman.

Sebagai informasi tambahan, siswa SMA/MA/Paket C/sederajat bisa memilih sebanyak 2 mata pelajaran pilihan. Adapun mata pelajaran pilihan SMK/MAK harus memenuhi syarat sebagai berikut:
-Pilihan pertama mata pelajaran produk/projek kreatif dan kewirausahaan.
-Pilihan kedua merupakan mata pelajaran pilihan lain.
-Bentuk soalTKA adalah soal objektif yakni pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.

Syarat Peserta TKA 2025

Siswa jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid dan aktif pada satuan pendidikan.
Siswa kelas 6 SD/MI/sederajat pada jalur pendidikan formal.
Siswa kelas 6 program Paket A/PKPPS Ula/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
Berada pada semester terakhir pada program pendidikan SD/MI/sederajat yang memiliki laporan hasil belajar kelas 5 dan kelas 6 semester gasal.
Siswa kelas 9 SMP/MTs/sederajat pada jalur pendidikan formal.
Siswa kelas 9 program Paket B/PKPPS Wustha/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMP/MTs.sederajat yang memiliki laporan hasil belajar setiap tingkat kelas.
Siswa kelas 12 SMA/MA/sederajat pada jalur pendidikan formal.
Siswa kelas 12 SMK/MAK pada program 3 tahun.
Siswa kelas 13 SMK pada program 4 tahun.
Siswa kelas 12 program Paket C/PKPPS Ulya/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK yang memiliki laporan hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 11 semester genap.
Pada jenjang SMK program 4 tahun memiliki hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 12 semester genap.
Siswa kebutuhan khusus dapat mengikuti TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual.

Mekanisme Pendaftaran TKA 2025

Menyerahkan Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua/wali siswa dan disimpan di sekolah.
Surat pernyataan itu mencantumkan mata uji pilihan untuk jenjang SMA/MA/Paket C/sederajat dan SMK/MAK.
Melampirkan pas foto terbaru 6 bulan terakhir dalam bentuk dokumen digital ke sekolah.
Pendaftaran dilakukan oleh operator sekolah.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS) untuk dilakukan verifikasi dan validasi data calon peserta TKA oleh sekolah.
Calon peserta memverifikasi biodata pada lembar DNS.
Calon peserta memverifikasi biodata dan mata uji pilihan untuk SMA/SMK/sederajat pada lembar DNS.
Kepala sekolah menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai dan stempel sekolah lalu diunggah ke laman TKA setelah DNS divalidasi serta tidak ada perubahan.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama memvalidasi SPTJM yang diunggah ke laman TKA.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama melakukan penomoran peserta setelah SPTJM divalidasi melalui laman pendataan.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap (DNT) ke sekolah setelah penomoran peserta selesai.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan kartu peserta dan mendistribusikan kepada calon peserta TKA.
Mekanisme pendaftaran calon peserta TKA akan diatur lebih lanjut dalam petunjuk teknis.

JadwalTKA 2025

Saat ini, jadwal TKA yang baru keluar adalah untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK pada 1-9 November 2025 sebagaimana diumumkan lewat unggahan Instagram @pusmendik, Kamis (10/7/2025). Sebelum ujian, siswa peserta TKA juga akan mengikuti simulasi ujian pada 6-12 Oktober 2025.

TKA untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK akan berlangsung selama 2 hari dengan ketentuan:
Hari pertama: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
Hari kedua: Mata pelajaran pilihan.

Sedangkan untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat adalah 1 hari.

Waktu pengerjaan soal:
SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat: Bahasa Indonesia (60 menit), Matematika (60 menit).
SMA/SMK/sederajat: Bahasa Indonesia (45 menit), Matematika (50 menit), Bahasa Inggris (45 menit), mata pelajaran pilihan (60 menit).
Setiap ujian dilengkapi dengan sesi latihan selama 10 menit.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Uang Saku di Atas LPDP



Jakarta

Kementerian Transmigrasi akan meluncurkan Beasiswa Patriot mulai 2026. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan nilai uang saku akan melebihi program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Insya Allah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi, kami akan membuka Beasiswa Patriot. Saya mintakan hitung uang sakunya di atasLPDP. Walaupun mungkin lebih Rp100 ribu, yang penting jangan sama denganLPDP,” kata Iftitah dalam Antara, dikutip Minggu (24/8/2025).


Beasiswa Patriot l akan diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.

“Untuk utamanya S2, tetapi nanti kami akan kembangkan juga untuk S3,” katanya.

Para mahasiswa yang menerima Beasiswa Patriot akan kuliah di kawasan transmigrasi selama sekitar tiga semester.

“Saya ingin para mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup,” tuturnya.

Meski kuliah di kawasan transmigrasi, para mahasiswa tetap terdaftar di perguruan tinggi masing-masing.

“Terdapat di kampus masing-masing. Kuliahnya di kawasan transmigrasi, tapi kita bikin semacam modular box di sana. Yang jelas nanti internet kita hadirkan yang terbaik,” ujar Iftitah.

Beasiswa Patriot akan beriringan dengan program Transmigrasi Patriot yang saat ini dalam tahap awal dengan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Tim ini berisikan para dosen, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi. Tim pendahulu berawal dari tim Unpad guna menelusuri potensi di 154 kawasan transmigrasi seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, atau lainnya.

“Tim Ekspedisi Patriot ini adalah tim advance, tim pendahulu, untuk mendata dan memetakan di situ potensinya ada apa. Kalau sudah jelas potensinya, maka Kementerian Transmigrasi sebagai main group menindaklanjuti,” ujarnya.

Tentang Beasiswa Patriot

Beasiswa Patriot adalah beasiswa yang menawarkan pendidikan tinggi, pelatihan sebagai tentara cadangan dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi. Berdasarkan laman resminya, beasiswa ini meliputi:

Beasiswa Pendidikan
Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

Komponen Cadangan
Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

Penempatan Strategis
Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

Penerima Beasiswa Patriot akan terikat dalam ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

Adapun pendaftaran terbuka untuk pelajar terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Beasiswa diprioritaskan untuk pelajar jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

Beasiswa Patriot akan didistribusikan mulai tahun 2026 mendatang dengan target 2.000 penerima. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025 Dibuka, Cek Syaratnya di Sini



Jakarta

BSI Maslahat dan Bank Syariah Indonesia kembali membuka pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025. Pendaftaran dibuka secara online melalui https://linktr.ee/BSI_Scholarship hingga 5 Oktober 2025.

Berdasarkan Booklet PendaftaranBSI Scholarship Inspirasi 2025,BSI Scholarship Inspirasi adalah beasiswa yangditujukkan untuk pemerataan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera. Mahasiswa yang bisa mengikuti pendaftaran yaitu mereka yang berada di semester 3 perkuliahan.


Adapun manfaat dari BSI Scholarship Inspirasi 2025 adalah mendaftar bantuan UKT sebesar Rp3 juta hingga selesai masa studi. Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya.

Manfaat BSI Scholarship Inspirasi 2025

Bantuan UKT sebesar Rp3 juta selama 6 semester

Pembinaan kepemimpinan diri dan pembangunan karakter

Pelatihan keuangan ekonomi syariah

Program social project

Berpeluang magang di industri ekonomi syariah

Syarat Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025

Termasuk kategori mahasiswa prasejahtera yang dibuktikan dengan SKTM

IPK minimal 3,00

Mahasiswa aktif tahun ke 2 dari kampus yang telah ditentukan

Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari lembaga lainnya

Follow @bsi_scholarship dan @bsimaslahat di Instagram

Syarat Dokumen BSI Scholarship Inspirasi 2025

Foto formal (menggunakan jas/ blazer berwarna hitam dan foto berlatar warna hijau tosca kode warna: 009B97)

Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Scan transkrip IPK terakhir

Scan SKTM terbaru dari kelurahan

Scan sertifikat prestasi

Scan bukti pembayaran listrik 3 bulan terakhir

Scan bukti pembayaran UKT Semester terakhir

Foto rumah (tampak depan & ruang tamu)

Scan Sertifikat prestasi (Maksimal 3)

Scan bukti pembayaran UKT semester terakhir

Jadwal BSI Scholarship Inspirasi 2025

Open recruitment: 1 September-5 Oktober 2025

Seleksi tahap 1: 6-13 Oktober 2025

Seleksi tahap 2: 18-19 Oktober 2025

Pengumuman akhir: 3 November 2025

Kampus MitraBSI Scholarship Inspirasi 2025

Universitas Syiah Kuala
Universitas Samudra Langsa
IAIN LHokseumawe
UIN Ar-Raniry Aceh
Universitas Teuku Umar
Universitas Malikussaleh
IAIN Langsa
Universitas Muhammadiyah Aceh
Universitas Abulyatama Aceh
UIN Sultan Syarif Kasiam Riau
Univeritas Sumatera Utara
Universitas Riau
UIN Sumatera Utara
UIN Syahada Padangsidimpuan
Universitas Islam Riau
Universitas Negeri Medan
Universitas Pancabudi
Univesitas Sriwijaya
UIN Raden Intan Lampung
Institut Teknologi Sumatera
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
UIN Imam Bonjol Padang
Universitas Jambi
Universitas Lampung
Universitas Andalas
Universitas Bengkulu
IAIN Metro Lampung
Universitas Indo Global Mandiri
UIN SMDD Bukittinggi
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Universitas Islam 45
Universitas Esa Unggul
Universitas Indonesia
IPB University
UPN Veteran Jakarta
STEI SEBI
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Institut Tazkia
Universital Al-Azhar
Universitas Ary Ginanzar
Institut Teknologi Bandung
Universitas Padjadjaran
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Islam Bandung
Telkom University
Universitas Muhammadiyah Cirebon
Universitas Bakti Tunas Husada
Universitas Aisyiyah Bandung
Universitas Singaperbangsa
Universitas Diponegoro
Universitas Gadjah Mada
Universitas Jenderal Soedirman
UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto
IAIN Kudus
UPN Veteran Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Universitas Muhammadiyah Semarang
Universitas Sebelas Maret
UIN Walisongo Semarang
Universitas Negeri Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
UIN Raden Mas Said Surakarta
Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
UIN Salatiga
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Universitas Brawijaya
Universitas Airlangga
Universitas Islam Malang
Universitas Mataram
UIN Mataram
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Jember
Universitas Negeri Malang
UPN Veteran Jawa Timur
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
Universitas Udayana
UIN Khas Jember
Universitas Mulawarman
Universitas Muhammadiyah Pontianak
UIN Antasari Banjarmasin
IAIN Palangka Raya
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Universitas Lambung Mangkurat
IAIN Pontianak
Universitas Tanjungpura
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Universitas Balikpapan, Kaltim
Universitas Hasanuddin
Universitas Negeri Makassar
UIN Alauddin Makassar
Universitas Muhammadiyah Makassar
Universitas Muslim Indonesia
Universitas Tadulako
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Muhammadiyah Maluku

Informasi lebih lanjut mengenai BSI Scholarship Inspirasi 2025 dapat dicek melalui https://linktr.ee/BSI_Scholarship. Tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



Jakarta

Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


Apa saja perbedaannya?

Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

Syarat Beasiswa BCA

Warga Negara Indonesia

Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

Usia maksimal 19 tahun

Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Syarat Beasiswa BaktiBCA

Warga Negara Indonesia

Belum menikah

Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

Tidak sedang menerima beasiswa lain

Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Manfaat Beasiswa BCA

Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

Pendidikan gratis

Uang saku

Buku pelajaran

Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

Shuttle bus

Makan siang

Asrama

Penawaran kerja di BCA

Manfaat Beasiswa Bakti BCA

Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

Uang saku bulanan Rp 500 ribu

Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

Kesempatan berjejaring

Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

Mengikuti national summit.

Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



Jakarta

Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


Apa saja perbedaannya?

Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

Syarat Beasiswa BCA

Warga Negara Indonesia

Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

Usia maksimal 19 tahun

Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Syarat Beasiswa BaktiBCA

Warga Negara Indonesia

Belum menikah

Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

Tidak sedang menerima beasiswa lain

Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Manfaat Beasiswa BCA

Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

Pendidikan gratis

Uang saku

Buku pelajaran

Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

Shuttle bus

Makan siang

Asrama

Penawaran kerja di BCA

Manfaat Beasiswa Bakti BCA

Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

Uang saku bulanan Rp 500 ribu

Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

Kesempatan berjejaring

Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

Mengikuti national summit.

Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com