Tag Archives: bank central asia

Pinjol dan Judi Online Bikin Daya Beli Masyarakat Lesu


Jakarta

Pinjaman online (pinjol) dan judi online disebut menjadi penyebab menurunnya daya beli masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja.

Marak pinjol ini bahkan membuat banyak orang melakukan pinjaman di lebih dari satu platform. Menurutnya satu orang bisa menggunakan 20 platform pinjol.

“Karena mudah sekali, KTP apa dikasih langsung dia pinjam. Apakah legal atau illegal? Nasabah atau masyarakat mana mau tahu. Yang penting saya dapat pinjaman. Nah, bayarnya kumaha engke. Mulainya mungkin dari kecil dari Rp 500 ribu, Rp 1 juta, Rp 2 juta. Tapi karena muter. Ini gali lubang tutup lubang,” kata dia saat dalam peluncuran BCA UMKM Fest di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2024).


Namun gaya hidup seperti itu yang membuat masyarakat pun kehilangan harapan karena kesulitan membayar utangnya. Di sisi lain mereka juga harus memenuhi kebutuhan pokok mereka.

“Dulu orang gampang pinjam, tetapi nggak bayar. Artinya dia pinjam tidak sesuai dengan income yang dia peroleh sebenarnya. Untuk kebutuhan apa? Kita nggak tahu lah, untuk macam-macam. Sekarang orang hidupnya hopeless,” jelas dia.

Meski begitu, kini keberadaan pinjol juga telah diperketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama yang ilegal. Jadi saat ini keberadaan pinjol telah berkurang.

“Sekarang kalau kita lihat sudah jauh berkurang dan secara ketat OJK pun melarang pinjol-pinjol yang tidak resmi. Ya jadi saya pikir ini suatu hal juga perkembangan yang kadang-kadang kita tidak sadari,” terangnya.

Setelah hadirnya pinjol, sekarang juga sedang marak judi online yang membuat sebagian masyarakat kecanduan. Masalah ini juga menyeret perbankan karena diindikasi banyak orang yang menggunakan transaksi melalui bank untuk judi online.

“Nah hadirlah namanya si judi online. Ini yang lagi ngetop. Top markotop topik. Bahkan bank di bawa-bawa. Padahal banyak sekali cara orang judi online bukan hanya bank. Ada e-commerce, ada e-wallet-e-wallet, ada juga tunai gitu ya. Banyak sekali yang tidak terdeteksi juga,” ungkap dia.

Menurut Jahja, sejumlah aspek itulah yang kini menggerus daya beli masyarakat karena terlilit tanggungan akibat gaya hidup tidak sehat dari pinjol dan judi online. Penurunan daya beli masyarakat ini juga disebut telah dirasakan oleh pelaku usaha besar.

“Nah ini semua menggerogoti daya beli masyarakat. Ini menyebabkan memang terasa sekali. Bahkan bukan hanya, yang menengah saja, beberapa hari yang lalu saya ada lunch bersama beberapa yang lumayan besar. Mereka bilang, teman-teman kita udah hilang, kita dagang, kita rugi,” ujarnya.

(ada/rrd)

Sumber : finance.detik.com

Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu

Bos BCA Sebut Pinjol dan Judi Online Bikin Daya Beli Lesu!


Jakarta

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengungkap bahwa maraknya pinjaman online (pinjol) dan judi online telah menggerus daya beli masyarakat. Hadirnya pinjol semakin diminati setelah pandemi COVID-19.

Jahja mengatakan tren pinjol ini bahkan membuat banyak orang melakukan pinjaman lebih dari satu platform, sehingga utang bisa menggunung. Dia mengungkap bahwa satu orang bisa menggunakan 20 platform pinjol.

“Karena mudah sekali, KTP apa dikasih langsung dia pinjam. Apakah legal atau illegal? Nasabah atau masyarakat mana mau tahu. Yang penting saya dapat pinjaman. Nah, bayarnya kumaha engke. Mulainya mungkin dari kecil dari Rp 500 ribu, Rp 1 juta, Rp 2 juta. Tapi karena muter. Ini gali lubang tutup lubang,” kata dia saat dalam peluncuran BCA UMKM Fest di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (7/8/2024).


Namun gaya hidup seperti itu yang membuat masyarakat pun kehilangan harapan karena kesulitan membayar utangnya. Di sisi lain mereka juga harus memenuhi kebutuhan pokok mereka.

“Dulu orang gampang pinjam, tetapi nggak bayar. Artinya dia pinjam tidak sesuai dengan income yang dia peroleh sebenarnya. Untuk kebutuhan apa? Kita nggak tahu lah, untuk macam-macam. Sekarang orang hidupnya hopeless,” jelas dia.

Meski begitu, kini keberadaan pinjol juga telah diperketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama yang ilegal. Jadi saat ini keberadaan pinjol telah berkurang.

“Sekarang kalau kita lihat sudah jauh berkurang dan secara ketat OJK pun melarang pinjol-pinjol yang tidak resmi. Ya jadi saya pikir ini suatu hal juga perkembangan yang kadang-kadang kita tidak sadari,” terangnya.

Setelah hadirnya pinjol, sekarang juga sedang marak judi online yang membuat sebagian masyarakat kecanduan. Masalah ini juga menyeret perbankan karena diindikasi banyak orang yang menggunakan transaksi melalui bank untuk judi online.

“Nah hadirlah namanya si judi online. Ini yang lagi ngetop. Top markotop topik. Bahkan bank di bawa-bawa. Padahal banyak sekali cara orang judi online bukan hanya bank. Ada e-commerce, ada e-wallet-e-wallet, ada juga tunai gitu ya. Banyak sekali yang tidak terdeteksi juga,” ungkap dia.

Menurut Jahja, sejumlah aspek itulah yang kini menggerus daya beli masyarakat karena terlilit tanggungan akibat gaya hidup tidak sehat dari pinjol dan judi online. Penurunan daya beli masyarakat ini juga disebut telah dirasakan oleh pelaku usaha besar.

“Nah ini semua menggerogoti daya beli masyarakat. Ini menyebabkan memang terasa sekali. Bahkan bukan hanya, yang menengah saja, beberapa hari yang lalu saya ada lunch bersama beberapa yang lumayan besar. Mereka bilang, teman-teman kita udah hilang, kita dagang, kita rugi,” ujarnya.

(ada/kil)



Sumber : finance.detik.com

BCA Segera Buka Beasiswa PPTI Batch 2 2026, Ada Asrama Plus Peluang Kerja


Jakarta

Bank Central Asia (BCA) mengumumkan akan segera membuka pendaftaran Beasiswa Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) 2026 Batch 2 bagi lulusan SMA/sederajat. Pelajar yang akan kuliah tahun depan bisa mendaftar.

Beasiswa PPTI merupakan beasiswa pendidikan berdurasi 2,5 tahun di BCA Learning Institute. Sebelumnya, periode pendaftaran Beasiswa PPTI 2026 batch pertama sudah dibuka pada 11 April-22 September 2025.

Penerima beasiswa PPTI BCA akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Beasiswa ini juga meliputi pembekalan soft skill seperti kepemimpinan, kerja tim, pembentukan karakter dan perencanaan keuangan.


Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa dapat melanjutkan pendidikan tinggi, menyelesaikan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

Beasiswa PPTI BCA 2026

Berdasarkan unggahan pada akun Instagram @lifeatbca, Minggu (26/10/2025), beasiswa ini meliputi:

  • Bebas biaya pendidikan
  • Uang saku
  • Fasilitas penunjang belajar
  • Fasilitas asrama (dormitory)
  • Penawaran kerja di BCA

Syarat Beasiswa BCA 2026

Berdasarkan penerimaan batch pertama, berikut syarat yang perlu dipenuhi:

  • Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026
  • Usia maksimal 19 tahun
  • Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75
  • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Informasi Beasiswa BCA lebih lanjut bisa didapatkan dengan cara mengisi formulir di bca.id/pptibca25. Peminat beasiswa juga bisa memantau informasi beasiswa BCA di https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan akun Instagram @lifeatBCA. Semoga berhasil, detikers!

(twu/pal)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Beasiswa BCA 2026 Dibuka, Kuliah Bisnis, Perbankan, dan IT Gratis


Jakarta

Bank Central Asia (BCA) membuka pendaftaran Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2026 bagi pelajar yang akan kuliah tahun depan. Pendaftaran berlangsung mulai 11 April-22 September 2025.

Pada Beasiswa BCA 2026, calon pendaftar bisa memilih Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan ini berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

Di samping belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Peserta juga akan mendapat pembekalan soft skill seperti kepemimpinan, kerja tim, pembentukan karakter dan perencanaan keuangan. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.


Beasiswa BCA 2026

Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen berikut:

  • Pendidikan gratis
  • Uang saku
  • Buku pelajaran
  • Laptop (khusus bagi peserta PPTI)
  • Shuttle bus
  • Makan siang
  • Asrama
  • Penawaran kerja di BCA

Syarat Beasiswa BCA 2026

  • Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026
  • Usia maksimal 19 tahun
  • Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75
  • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Cara Daftar Beasiswa BCA

  • Buka https://bca.id/beasiswabca2025
  • Buat akun dengan nama sesuai KTP/identitas di Kartu Keluarga dan email aktif
  • Cek email yang didaftarkan dan aktivasi akun
  • Buat password
  • Log in kembali dengan email dan password yang sudah didaftarkan
  • Lengkapi data diri beserta foto formal, isikan NIK dari Kartu Keluarga jika belum memiliki KTP
  • Klik Daftar

Dikutip dari akun Instagram @lifeatBCA, peserta yang tidak lolos seleksi rekrutmen BCA lain harus memenuhi masa tunggu 2 tahun untuk ikut rekrutmen program BCA ini. Sedangkan peserta yang sedang mendaftar pada rekrutmen BCA lain tidak bisa mendaftar pada rekrutmen beasiswa BCA ini.

Informasi Beasiswa BCA 2026 bisa dipantau di https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan akun Instagram @lifeatBCA. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin

Beasiswa BCA 2025 PPTI Dibuka, Kuliah Gratis Plus Penawaran Kerja


Jakarta

Bank Central Asia (BCA) kembali membuka pendaftaran beasiswa BCA 2025 untuk kuliah di Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) BCA. Siswa SMA dan SMK kelas 12 maupun yang sudah lulus bisa mendaftar mulai 26 November 2024 dan paling lambat 31 Januari 2025.

Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2025 Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) merupakan program kuliah gratis 2,4 tahun di bidang teknik informatika. Lulusan program ini akan mendapat penawaran kerja di bidang information technology atau IT di BCA.

Berminat mendaftar? Simak komponen beasiswa, syarat, dan cara daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI di bawah ini.


Komponen Beasiswa BCA 2025 PPTI

  • Pendidikan gratis 2,5 tahun.
  • Asrama (dormitory).
  • Uang saku per bulan.
  • Laptop.
  • Penawaran kerja di bidang IT BCA.

Syarat Beasiswa BCA 2025 PPTI

  • Warga negara Indonesia.
  • Siswa kelas 12 atau yang telah lulus dari SMA jurusan IPA dan SMK pada kompetensi keahlian terkait teknik informatika.
  • Usia maksimal 19 tahun saat mendaftar.
  • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi.
  • Rata-rata nilai rapor kelas 10, 11, dan 12 minimal 7,50.
  • Rata-rata nilai matematika kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMA IPA SMA minimal 7,50.
  • Rata-rata nilai produktif kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMK minimal 7,50.
  • Jika nilai rapor belum keluar, isikan 0.00 pada kolom di laman pendaftaran.
  • Tidak pernah tinggal kelas dari SD sampai SMA/SMK.
  • Tidak pernah terlibat dengan narkoba dan pelanggaran hukum lainnya.
  • Lolos tahapan seleksi.

Cara Daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI

  1. Buka browser.
  2. Buka https://form.jotform.com/243251211929048 atau klik di sini.
  3. Klik Next.
  4. Klik tombol drop down di kanan (bulat berisi segitiga) pada bagian Posisi Melamar.
  5. Klik kolom pilihan Posisi, lalu pilih Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI).
  6. Klik kolom pilihan Lokasi Tes, lalu pilih kota domisili atau kota terdekat dari domisili.
  7. Klik kolom Sumber Informasi Lowongan, lalu pilih Social Media atau lainnya.
  8. Klik tombol drop down Informasi Personal.
  9. Isikan identitas diri termasuk nomor KTP dan alamat domisili.
  10. Klik tombol drop down Kerabat yang Bisa Dihubungi.
  11. Isikan kontak kerabat yang bisa dihubungi.
  12. Klik tombol drop down Informasi Sekolah, isikan data pendidikan beserta nilai rata-rata.
  13. Pada kotak pilihan Bersedia Dipindahkan ke Posisi Lain, pilih Bersedia atau Tidak Bersedia.
  14. Unggah foto diri, ukuran maksimal 300 KB.
  15. Klik tombol drop down Pengalaman Organisasi (terakhir), isikan data pengalaman organisasi terakhir yang diikuti dengan posisi terbaik.
  16. Klik tombol drop down Privacy Notice, baca saksama ketentuan pendaftaran terkait perlindungan data pribadi.
  17. Centang atau klik kotak pernyataan bahwa data yang diisikan adalah data yang benar.
  18. Centang atau klik kota pernyataan bahwa sudah memahami dan menyetujui Privacy Notice pelamar beasiswa.
  19. Jika sudah yakin semua data terisi benar, klik Submit.
  20. Jika belum, klik baca kembali dan koreksi yang salah, lalu klik Submit.

Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi lebih lanjut tentang pendaftaran Beasiswa BCA 2025 PPTI, klik https://bca.id/daftarpptibca.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa BCA PPBP dan PPTI Khusus Siswa Dibuka, Ada Uang Saku-Kesempatan Kerja



Jakarta

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali membuka Beasiswa BCA Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Pendaftaran dibuka hingga 22 September 2025.

Program BeasiswaPPBP danPPTI merupakan program yang telah berjalan sejak 1996. Hingga akhir 2024, jumlah peserta aktifPPBP danPPTI mencapai 572 orang. Sebanyak 99 persen lulusan beasiswaPPBP danPPTI pada 2024 bergabung menjadi karyawan tetapBCA.

Kali ini, kuota beasiswa yang dibuka adalah sebesar 195 orang. Para penerima Beasiswa PPBP dan PPTI akan menempuh pendidikan intensif selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute, Sentul, Jawa Barat.

Penerima beasiswa PPBP akan dibekali pendidikan mengenai manajemen bisnis di sektor perbankan. Kemudian penerima PPTI akan mendapatkan pendidikan terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia perbankan.

Gratis Plus Fasilitas Asrama

Untuk memastikan program berjalan optimal, BCA tidak mengenakan biaya pendidikan. BCA juga memberikan fasilitas penunjang lainnya, seperti uang saku bulanan, asrama, makan siang, buku pembelajaran, hingga laptop (khusus penerima beasiswa PPTI).

Tak hanya itu, para penerima beasiswa juga berkesempatan berkarier di BCA. Tertarik mendaftar? Berikut komponen dan syarat beasiswa BCA PPBP dan PPTI.

Komponen Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026

Pendidikan gratis

Uang saku

Fasilitas penunjang belajar yang lengkap

Fasilitas dormitory

Penawaran kerja diBCA

Syarat Pendaftaran Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026

Siswa SMA/SMK yang akan berkuliah di tahun ajaran 2025 an 2026

Usia maksimal 19 tahun

Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Nilai rata-rata rapor minimal 75

Siswa yang tertarik mendaftar bisa mendaftarkan diri melalui laman resmi https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca. Semoga berhasil!

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



Jakarta

Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


Apa saja perbedaannya?

Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

Syarat Beasiswa BCA

Warga Negara Indonesia

Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

Usia maksimal 19 tahun

Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Syarat Beasiswa BaktiBCA

Warga Negara Indonesia

Belum menikah

Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

Tidak sedang menerima beasiswa lain

Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Manfaat Beasiswa BCA

Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

Pendidikan gratis

Uang saku

Buku pelajaran

Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

Shuttle bus

Makan siang

Asrama

Penawaran kerja di BCA

Manfaat Beasiswa Bakti BCA

Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

Uang saku bulanan Rp 500 ribu

Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

Kesempatan berjejaring

Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

Mengikuti national summit.

Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



Jakarta

Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


Apa saja perbedaannya?

Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

Syarat Beasiswa BCA

Warga Negara Indonesia

Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

Usia maksimal 19 tahun

Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Syarat Beasiswa BaktiBCA

Warga Negara Indonesia

Belum menikah

Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

Tidak sedang menerima beasiswa lain

Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

Manfaat Beasiswa BCA

Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

Pendidikan gratis

Uang saku

Buku pelajaran

Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

Shuttle bus

Makan siang

Asrama

Penawaran kerja di BCA

Manfaat Beasiswa Bakti BCA

Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

Uang saku bulanan Rp 500 ribu

Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

Kesempatan berjejaring

Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

Mengikuti national summit.

Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com