Tag Archives: pendidikan tinggi

Uang Saku di Atas LPDP



Jakarta

Kementerian Transmigrasi akan meluncurkan Beasiswa Patriot mulai 2026. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan nilai uang saku akan melebihi program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Insya Allah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi, kami akan membuka Beasiswa Patriot. Saya mintakan hitung uang sakunya di atasLPDP. Walaupun mungkin lebih Rp100 ribu, yang penting jangan sama denganLPDP,” kata Iftitah dalam Antara, dikutip Minggu (24/8/2025).


Beasiswa Patriot l akan diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.

“Untuk utamanya S2, tetapi nanti kami akan kembangkan juga untuk S3,” katanya.

Para mahasiswa yang menerima Beasiswa Patriot akan kuliah di kawasan transmigrasi selama sekitar tiga semester.

“Saya ingin para mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup,” tuturnya.

Meski kuliah di kawasan transmigrasi, para mahasiswa tetap terdaftar di perguruan tinggi masing-masing.

“Terdapat di kampus masing-masing. Kuliahnya di kawasan transmigrasi, tapi kita bikin semacam modular box di sana. Yang jelas nanti internet kita hadirkan yang terbaik,” ujar Iftitah.

Beasiswa Patriot akan beriringan dengan program Transmigrasi Patriot yang saat ini dalam tahap awal dengan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Tim ini berisikan para dosen, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi. Tim pendahulu berawal dari tim Unpad guna menelusuri potensi di 154 kawasan transmigrasi seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, atau lainnya.

“Tim Ekspedisi Patriot ini adalah tim advance, tim pendahulu, untuk mendata dan memetakan di situ potensinya ada apa. Kalau sudah jelas potensinya, maka Kementerian Transmigrasi sebagai main group menindaklanjuti,” ujarnya.

Tentang Beasiswa Patriot

Beasiswa Patriot adalah beasiswa yang menawarkan pendidikan tinggi, pelatihan sebagai tentara cadangan dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi. Berdasarkan laman resminya, beasiswa ini meliputi:

Beasiswa Pendidikan
Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

Komponen Cadangan
Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

Penempatan Strategis
Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

Penerima Beasiswa Patriot akan terikat dalam ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

Adapun pendaftaran terbuka untuk pelajar terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Beasiswa diprioritaskan untuk pelajar jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

Beasiswa Patriot akan didistribusikan mulai tahun 2026 mendatang dengan target 2.000 penerima. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP, Mayoritas dari Pulau Jawa



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah mengeluarkan daftar provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Apa provinsi terbanyak?

Menurut laporan tersebut, per 31 Desember 2024 ada 54.149 orang. penerima beasiswaLPDP yang telah memiliki kontrak dengan universitas di 45 negara di seluruh dunia. Negara dengan tujuan terbanyak penerimaLPDP 2024 adalah Indonesia yaitu 25.473 orang.


Putra-putri terbaik bangsa itu tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia. Namun, ada 15 provinsi terbanyak penyumbang penerima beasiswa LPDP 2024.

15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP

Menurut unggahan Instagram @lpdp_ri, berikut 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024:

1. Jawa Barat (17,3%)
Sebanyak 9.317 orang

2. Jawa Timur (12,7%)
Sebanyak 6.902 orang

3. DKI Jakarta (11,8%)
Sebanyak 6.412 orang

4. Jawa Tengah (10,3%)
Sebanyak 5.570 orang

5. Daerah Istimewa Yogyakarta (5,3%)
Sebanyak 2.852 orang

6. Banten (4,7%)
Sebanyak 2.564 orang

7. Nusa Tenggara Timur (4,3%)
Sebanyak 2.335 orang

8. Sulawesi Selatan (4,3%)
Sebanyak 2.337 orang

9. Sumatera Utara (2,7%)
Sebanyak 1.489 orang

10. Sumatera Barat (2,5%)
Sebanyak 1.358 orang

11. Aceh (2,1%)
Sebanyak 1.126 orang

12. Maluku (1,9%)
Sebanyak 1.010 orang

13. Nusa Tenggara Barat (1,9%)
Sebanyak 1.103 orang

14. Lampung (1,6%)
Sebanyak 886 orang

15. Papua (1,6%)
Sebanyak 865 orang

10 Negara Favorit untuk Studi LPDP 2024

Negara tujuan terbanyak penerima LPDP 2024 adalah Indonesia dengan total 25.473 orang. Jika melihat ke luar negeri, ada 10 negara lainnya yang menjadi negara favorit untuk studi LPDP, berikut daftarnya:

1. Inggris Raya (United Kingdom/UK): 6.966 orang

2. Australia: 4.373 orang

3. Amerika Serikat: 2.624 orang

4. Belanda: 2.479 orang

5. Jepang: 714 orang

6. Swedia: 373 orang

7. Selandia Baru: 351 orang

8. Jerman: 308 orang

9. Singapura: 290 orang

10. China: 248 orang

10 Kampus Tujuan Studi LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

Jika di dalam negeri, penerima LPDP paling banyak memilih UGM sebagai kampus untuk melanjutkan studi pasca sarjana mereka. Diikuti dengan UI, ITB, dan IPB University. Berikut daftarnya:

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 6.187 orang

2. Universitas Indonesia (UI)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 4.055 orang

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 2.433 orang

4. IPB University

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.636 orang

5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.227 orang

6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.151 orang

7. Universitas Airlangga (Unair)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.001 orang

8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 957 orang

9. Universitas Brawijaya (UB)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 785 orang

10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 671 orang

Itulah 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Ada wilayahmu?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025 Dibuka, Cek Syaratnya di Sini



Jakarta

BSI Maslahat dan Bank Syariah Indonesia kembali membuka pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025. Pendaftaran dibuka secara online melalui https://linktr.ee/BSI_Scholarship hingga 5 Oktober 2025.

Berdasarkan Booklet PendaftaranBSI Scholarship Inspirasi 2025,BSI Scholarship Inspirasi adalah beasiswa yangditujukkan untuk pemerataan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera. Mahasiswa yang bisa mengikuti pendaftaran yaitu mereka yang berada di semester 3 perkuliahan.


Adapun manfaat dari BSI Scholarship Inspirasi 2025 adalah mendaftar bantuan UKT sebesar Rp3 juta hingga selesai masa studi. Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya.

Manfaat BSI Scholarship Inspirasi 2025

Bantuan UKT sebesar Rp3 juta selama 6 semester

Pembinaan kepemimpinan diri dan pembangunan karakter

Pelatihan keuangan ekonomi syariah

Program social project

Berpeluang magang di industri ekonomi syariah

Syarat Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025

Termasuk kategori mahasiswa prasejahtera yang dibuktikan dengan SKTM

IPK minimal 3,00

Mahasiswa aktif tahun ke 2 dari kampus yang telah ditentukan

Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari lembaga lainnya

Follow @bsi_scholarship dan @bsimaslahat di Instagram

Syarat Dokumen BSI Scholarship Inspirasi 2025

Foto formal (menggunakan jas/ blazer berwarna hitam dan foto berlatar warna hijau tosca kode warna: 009B97)

Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Scan transkrip IPK terakhir

Scan SKTM terbaru dari kelurahan

Scan sertifikat prestasi

Scan bukti pembayaran listrik 3 bulan terakhir

Scan bukti pembayaran UKT Semester terakhir

Foto rumah (tampak depan & ruang tamu)

Scan Sertifikat prestasi (Maksimal 3)

Scan bukti pembayaran UKT semester terakhir

Jadwal BSI Scholarship Inspirasi 2025

Open recruitment: 1 September-5 Oktober 2025

Seleksi tahap 1: 6-13 Oktober 2025

Seleksi tahap 2: 18-19 Oktober 2025

Pengumuman akhir: 3 November 2025

Kampus MitraBSI Scholarship Inspirasi 2025

Universitas Syiah Kuala
Universitas Samudra Langsa
IAIN LHokseumawe
UIN Ar-Raniry Aceh
Universitas Teuku Umar
Universitas Malikussaleh
IAIN Langsa
Universitas Muhammadiyah Aceh
Universitas Abulyatama Aceh
UIN Sultan Syarif Kasiam Riau
Univeritas Sumatera Utara
Universitas Riau
UIN Sumatera Utara
UIN Syahada Padangsidimpuan
Universitas Islam Riau
Universitas Negeri Medan
Universitas Pancabudi
Univesitas Sriwijaya
UIN Raden Intan Lampung
Institut Teknologi Sumatera
UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
UIN Imam Bonjol Padang
Universitas Jambi
Universitas Lampung
Universitas Andalas
Universitas Bengkulu
IAIN Metro Lampung
Universitas Indo Global Mandiri
UIN SMDD Bukittinggi
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Universitas Islam 45
Universitas Esa Unggul
Universitas Indonesia
IPB University
UPN Veteran Jakarta
STEI SEBI
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA
Institut Tazkia
Universital Al-Azhar
Universitas Ary Ginanzar
Institut Teknologi Bandung
Universitas Padjadjaran
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Islam Bandung
Telkom University
Universitas Muhammadiyah Cirebon
Universitas Bakti Tunas Husada
Universitas Aisyiyah Bandung
Universitas Singaperbangsa
Universitas Diponegoro
Universitas Gadjah Mada
Universitas Jenderal Soedirman
UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto
IAIN Kudus
UPN Veteran Yogyakarta
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Universitas Muhammadiyah Semarang
Universitas Sebelas Maret
UIN Walisongo Semarang
Universitas Negeri Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
UIN Raden Mas Said Surakarta
Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
UIN Salatiga
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Universitas Brawijaya
Universitas Airlangga
Universitas Islam Malang
Universitas Mataram
UIN Mataram
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Jember
Universitas Negeri Malang
UPN Veteran Jawa Timur
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
Universitas Udayana
UIN Khas Jember
Universitas Mulawarman
Universitas Muhammadiyah Pontianak
UIN Antasari Banjarmasin
IAIN Palangka Raya
UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
Universitas Lambung Mangkurat
IAIN Pontianak
Universitas Tanjungpura
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Universitas Balikpapan, Kaltim
Universitas Hasanuddin
Universitas Negeri Makassar
UIN Alauddin Makassar
Universitas Muhammadiyah Makassar
Universitas Muslim Indonesia
Universitas Tadulako
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Muhammadiyah Maluku

Informasi lebih lanjut mengenai BSI Scholarship Inspirasi 2025 dapat dicek melalui https://linktr.ee/BSI_Scholarship. Tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Unpad Dapat Tambahan 326 KIP Kuliah untuk Jalur Mandiri, Ini Syarat Penerima



Jakarta

Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima tambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 326 orang dari pemerintah. Tambahan kuota ini berlaku bagi mahasiswa Unpad jalur mandiri.

“Sekarang, sudah ada tambahan kuota KIP Kuliah dari pemerintah,” kata Rektor Unpad, Prof Arief S Kartasasmita dikutip dari laman Unpad, Selasa (2/9/2025).


Hanya Siswa yang Eligible yang Terima KIP Kuliah

Prof Arief menuturkan 326 kuota ini akan diperuntukkan hanya untuk mahasiswa yang eligible. Khususnya yang tengah kesulitan ekonomi.

“Sesuai dengan komitmen kita, prinsipnya Unpad tidak akan membiarkan jika ada mahasiswa yang kesulitan biaya untuk kuliah. KIP Kuliah jalur seleksi mandiri ini pada awalnya kita masih belum mendapat kepastian dari pemerintah,” katanya.

Ia memastikan penyaluran KIP Kuliah akan tepat sasaran. Adapun untuk mahasiswa yang tetap membutuhkan keringanan UKT, akan dimasukkan ke dalam golongan UKT yang sesuai.

“Kita tidak ingin ada mahasiswa yang tidak berhak malah mendapatkan kuota KIP Kuliah ini,” tegas Rektor.

Syarat Penerima KIP Kuliah, Masuk Desil 1-5

Saat ini, jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri ada sebanyak 210 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 20 telah menerima KIP Kuliah Aspirasi dari anggota DPR.

Sisa, ada 190 orang yang masih belum menerima. Unpad telah menilai 137 mahasiswa yang dinilai eligible.

Adapun mahasiswa yang eligible tersebut adalah yang berasal dari keluarga kelompok desil 1-5. Desil sendiri adalah pembagian kelompok masyarakat sesuai dengan tingkat kesejahteraan menjadi 10 kelompok.

Kelompok 1-5 dianggap memiliki ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan kelompok 6-10 termasuk ke dalam ekonomi menengah ke atas.

Sisanya, 53 mahasiswa lain dinilai tidak eligible mendapatkan KIP Kuliah. Mereka tengah diverifikasi oleh prodi dan fakultas masing-masing untuk ditentukan golongan UKT terbarunya yang sesuai kemampuan.

“Sekali lagi, Unpad berkomitmen tidak akan ada mahasiswa yang putus kuliah karena kendala biaya. Mungkin ada juga yang dulunya tidak mengalami kesulitan ekonomi, lalu sekarang ada kendala, silakan komunikasikan. Nanti akan dilakukan pedalaman oleh tim dari fakultas dan rektorat, apakah perlu dibantu,” pungkas Rektor.

Jika masih ada kuota, maka akan dialihkan untuk mahasiswa membutuhkan dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa S1 ITB Diperpanjang Sampai 14 September, Daftar di Link Ini



Jakarta

Beasiswa Utama LPS (BULPS) S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diperpanjang sampai 14 September 2025. Mahasiswa yang tertarik mendaftar bisa langsung menuju https://finaid.itb.ac.id.

Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai pelatihan soft skill serta komunitas.


Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari laman Kemahasiswaan ITB.

Manfaat Beasiswa S1 ITB BULPS 2025

Uang beasiswa sebesar Rp. 1.500.000 perbulan selama 12 bulan
Berbagai pelatihan softskill
Capacity Building & Champion Camp
Program Sosialisasi Komunitas
Sharing Session

Syarat Beasiswa S1 ITBBULPS 2025

Kategori Beasiswa Prestasi

Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
Telah menempuh minimal 40 SKS
Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
IPK minimal 3.50
Score TOEFL minimal 500/ setara
Formulir Beasiswa LPS
Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Inggris

Kategori Beasiswa Tidak Mampu

Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
Telah menempuh minimal 40 SKS
Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
IPK minimal 3.25
Formulir Beasiswa LPS
Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Indonesia (Bahasa Inggris diutamakan)
Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) minimal dari Desa/kelurahan daerah asal
Surat penghasilan orang tua terbaru/Slip gaji orang tua terbaru

Demikian informasi mengenai Beasiswa S1 ITB BULPS 2025. Tertarik mendaftar?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Kuota Capai 25 Ribu Mahasiswa



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka KIP Kuliah Kemenag 2025. Beasiswa ini mirip dengan KIP Kuliah yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi. Anggaran bantuan KIP KuliahKemenag tahun ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).


“Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha,” terang Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori di Mataram, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (6/9/2025).

Kuota sebanyak 25.964 mahasiswa itu di antaranya terdiri atas 21.490 mahasiswa PTK Islam (PTKI) negeri dan swasta. Selain itu, ada kuota 2.537 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Hindu.

Mulanya, penanganan Kuota KIP Kuliah dikelola oleh Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan. Namun mulai 2025, program ini ditangani oleh Puspenma Kemenag.

Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025

Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 tergantung dari PTKI penyalur. Sebagai contoh, UIN Sunan Gunung Djati, pendaftaran KIP Kuliah Kemenag akan dibuka pada 2 hingga 11 September 2025.

Sementara itu, UIN Sultan Thaha Jambi membuka pendaftaran KIP Kuliah Kemenag mulai 4-21 September 2025.

Oleh karena itu, pelajar bersangkutan perlu menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran KIP KuliahKemenag 2025 kepada perguruan tinggi masing-masing.

Syarat KIP Kuliah Kemenag 2025

Melansir laman UIN Sunan Gunung Djati, berikut syarat KIP Kuliah Kemenag 2025:

Mahasiswa baru angkatan 2025

Memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik

Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan: Kepemilikan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau merupakan Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

Mengumpulkan berkas:
-Fotokopi KIP/Kartu PKH/KKS/ DTKS/SKTM
-Surat keterangan penghasilan orang tua
-Fotokopi surat keterangan kepemilikan rumah
-Fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua
-Bukti pembayaran listrik
-Fotokopi bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan
-Foto rumah
-Fotokopi ijazah serta transkrip nilai
-Fotokopi bukti prestasi akademik dan nonakademik
-Surat keterangan kematian orang tua (opsional).

Tertarik mendaftar KIP Kuliah Kemenag 2025?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 6 Juta



Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta membuka beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) khusus mahasiswa. Pendaftaran dibuka secara online sampai 30 September 2025.

Dalam laman resminya, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menjelaskan pendidikan merupakan sarana utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Selain pengembangan diri, pendidikan juga dapat membangun lingkungan dan bangsa.

Oleh karena itu, mengikuti pendidikan tinggi dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. Kendati demikian, meneruskan ke perguruan tinggi memerlukan biaya yang tidak sedikit.


Merespons permasalahan ini, Baznas (Bazis) DKI Jakarta berinisiasi memberikan bantuan berupa program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) Baznas (Bazis) Jakarta untuk masyarakat Jakarta berupa Beasiswa Masa Depan Jakarta.

Tentang Beasiswa Masa Depan Jakarta dan Manfaatnya

Beasiswa Masa Depan Jakarta akan berupa program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan KTP Jakarta. Para mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per tahun.

Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan selama satu tahun. Adapun bantuan dikhususkan bagi mereka yang berkuliah di jenjang D3 dan S1.

Syarat Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

1. KTP Jakarta

2. Mahasiswa aktif D3 atau S1

3. Berada di semester 1-7

4. Usia maksimal 27 tahun

5. Berasal dari keluarga tidak mampu

6. Beragama Islam

7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

Syarat Administrasi Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

1. Surat permohonan

2. KTP Jakarta

3. Pas foto 3×4

4. Kartu Keluarga

5. Kartu tanda mahasiswa (KTM)

6. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau rekomendasi masjid, MT, lembaga keagamaan atau ormas Islam resmi

7. Surat keterangan mahasiswa aktif

8. Transkrip nilai terakhir

9. Surat persetujuan orang tua.wali

10. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain

11. Surat kontribusi

12. Surat aktif organisasi (opsional)

13. Screenshot mengikuti Facebook Baznas Bazis, Instagram @baznasbazisdkijakarta, Youtube BAZNAS BAZIS TV

14. Foto kondisi rumah

15. Pakta integritas dengan format sesuai Baznas Bazis DKI Jakarta

Cara Mendaftar Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

Untuk mendaftarkan diri ke Beasiswa Masa Depan Jakarta, pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Kunjungi laman https://mdj.baznasbazisdki.id/daftar

2. Isi identitas diri

3. Unggah berkas yang dibutuhkan

4. Klik Submit untuk mengumpulkan berkas pendaftaran

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 dapat dicek melalui https://mdj.baznasbazisdki.id/. Tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KJMU 2025 Tahap 2 Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 9 Juta Per Semester



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa KJMU 2025 tahap 2 dibuka pada Kamis, 18 September 2025. Apa saja yang syarat yang diperlukan?

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) adalah bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan bagi calon mahasiswa dan mahasiswa aktif, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Para mahasiswa yang diterima sebagai penerima adalah mereka yang dinilai kurang mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik.


Dana KJMU yang diberikan mencapai Rp 9 juta per semester hingga akhir masa studi. Untuk KJMU tahap 2 tahun 2025, terdapat kuota sebanyak 3.466 mahasiswa.

Pendaftaran dibuka secara online di portal KJMU Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta https://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

Syarat Pendaftaran KJMU 2025 Tahap 2

Sebelum mendaftar KJMU 2025 tahap 2, cek dulu syarat-syaratnya berikut ini seperti dilansir dari Instagram resmi Disdik DKI Jakarta @disdikdki:

  1. Berdomisili di DKI Jakarta
  2. Memiliki KTP dan kartu keluarga DKI Jakarta
  3. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau merupakan warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial
  4. Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan atau APBD.

Syarat Khusus KJMU 2025 Tahap 2 Calon Mahasiswa

  1. Dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan negeri/swasta di DKI Jakarta, paling lama 3 tahun ajaran sebelumnya
  2. Dinyatakan lolos seleksi perguruan tinggi:
    – PTN: Lolos jalur reguler PTN di bawah naungan Kemendiktisaintek dan Kemenag
    – PTS: Lolos jalur reguler PTS yang terakreditasi unggul dan prodi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta

Syarat Khusus KJMU 2025 Tahap 2 Mahasiswa On Going

Berikut syarat khusus KJMU 2025 bagi mahasiswa:

  1. Dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan negeri/swasta di DKI Jakarta, paling lama 3 tahun ajaran sebelumnya
  2. Dinyatakan lolos seleksi perguruan tinggi:
    – PTN: Lolos jalur reguler PTN di bawah naungan Kemendiktisaintek dan Kemenag
    – PTS: Lolos jalur reguler PTS yang terakreditasi unggul dan prodi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta
  3. Pengajuan paling lama pada semester 4

Cara Daftar KJMU 2025 Tahap 2

1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

3. Upload kelengkapan dokumen usulan

4. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima

Jadwal KJMU 2025 Tahap 2

Pendaftaran KJMU khusus pendaftar baru: 18-22 September 2025

Verifikasi dan unggah SPTJM sekolah: 18-24 September 2025

Verifikasi dan unggah SPTJM perguruan tinggi untuk pendaftar baru dan penerima lanjutan: 18-29 September 2025

Verifikasi dinas pendidikan: 30 September-6 Oktober 2025

Penetapan penerima melalui keputusan gubernur: 7-16 Oktober 2025

Demikian informasi mengenai pendaftaran KJMU 2025 tahap 2. Tertarik mendaftar?

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Mahasiswa Terancam, PTS Makin Terbebani



Jakarta

Kebijakan menurunkan nilai bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hingga nyaris separuh menuai protes keras dari berbagai pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti menyoroti dampak negatif dari penurunan bantuan ini. Menurutnya, jika hal demikian terjadi maka bisa memberatkan mahasiswa di perguruan tinggi swasta unggulan.

Esti mengungkapkan pemangkasan nilai KIP Kuliah hingga 45% untuk kampus swasta unggulan dapat menyebabkan sejumlah persoalan serius. Juga, berpotensi menghalangi akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.


“Ini sangat berat. Sudah menerima mahasiswa dengan KIP, tahu-tahu bantuannya dipotong hampir setengah. Kampus swasta yang seharusnya dibantu, malah terbebani,” kata Esti dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).

Menurut Esti, mahasiswa yang awalnya berharap bisa melanjutkan pendidikan dengan bantuan KIP Kuliah, kini terancam tidak dapat menyelesaikan kuliah akibat berkurangnya bantuan tersebut.

Kampus Swasta Akan Tampung Beban Tambahan

Ia menambahkan pemangkasan ini berpotensi memiliki dampak berlapis. Bukan hanya dirasakan mahasiswa dari keluarga miskin, tapi kampus swasta juga terpaksa menanggung beban tambahan karena tidak diperbolehkan untuk menarik biaya lebih dari mahasiswa penerima KIP.

“Dan banyak kampus menyampaikan keberatan. Efeknya, jumlah mahasiswa yang diterima dengan KIP Kuliah berkurang, dan membuat anak dari keluarga tidak mampu kehilangan kesempatan untuk kuliah,” tutur legislator dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

Salah satu kampus swasta yang sudah menyuarakan keresahan atas rencana ini adalah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam pernyataan sikapnya, UMY menolak pemangkasan bantuan KIP Kuliah tahun 2025.

Wakil Rektor UMY, Prof Dr Zuly Qodir menganggap kebijakan tersebut bertentangan dengan konstitusi dan regulasi nasional yang mengatur pemerataan pendidikan di Indonesia.

Zuly mengungkapkan nilai bantuan KIP Kuliah yang sebelumnya mencapai sekitar Rp8,5 juta per semester. Kini sudah dipangkas, tinggal sekitar Rp4,5 juta. Menurutnya, kebijakan ini diterapkan tanpa perhitungan matang. Bahkan setelah kampus selesai menerima mahasiswa baru.

Pendidikan Adalah Hak Konstitusional

Menanggapi permasalahan ini, Esti menegaskan bahwa pendidikan adalah hak konstitusional setiap orang. Ia menyarankan agar pemerintah memastikan setiap anak utamanya yang berasal dari keluarga kurang mampu, tetap memiliki akses ke pendidikan tinggi.

“Pendidikan adalah hak konstitusional setiap warga negara. Negara tidak boleh mengabaikan tanggung jawabnya terhadap pemerataan kesempatan belajar,” tegas Esti.

Esti menyarankan agar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) segera meninjau ulang kebijakan pemangkasan KIP Kuliah. Tujuannya untuk memperkuat alokasi anggaran untuk bantuan pendidikan.

Esti juga mendorong pengawasan yang ketat terhadap program-program strategis nasional lain supaya tidak tergeser oleh alokasi anggaran yang kurang tepat sasaran.

“Ini bukan hanya soal beasiswa, ini soal keadilan sosial dan masa depan bangsa. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap anak bangsa, tanpa terkecuali, tetap memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan berkontribusi pada pembangunan nasional,” paparnya.

Komisi X DPR RI Akan Awasi Kebijakan KIP Kuliah

Esti dan Komisi X DPR RI akan memastikan dan mengawal kebijakan ini agar sesuai dengan prinsip dasar pemerataan pendidikan. Di mata Esti, KIP Kuliah tak hanya sekadar beasiswa, tapi juga keadilan sosial dan masa depan bangsa.

“Komisi X akan terus mengawasi pelaksanaan program KIP Kuliah. Kami akan dorong agar kebijakan ini dikembalikan pada prinsip dasarnya memberikan akses setara bagi seluruh anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan tinggi, bukan justru menutup jalan mereka,” pungkas Esti.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025 untuk Dosen-Guru Dibuka, Total Rp 30 Juta



Jakarta

Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kementerian Agama membuka pendaftaran beasiswa Bantuan Penyelesaian Pendidikan S3 Dalam Negeri (BPP S3 Dalam Negeri) 2025.

Bantuan ini ditujukan untuk dosen, guru, tenaga kependidikan dan pegawai di bawah lingkungan Kementerian Agama yang sedang menempuh pendidikan S3. Beasiswa bertujuan untuk mendorong penerima agar segera membereskan studinya.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 5 hingga 15 Oktober 2025. Proses pengajuan beasiswa bisa dilakukan secara online pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.id


Namun, sebelum mendaftar pelamar harus mengetahui dahulu persyaratanya. Mengutip laman Kemenag, berikut ketentuan beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025:

Komponen Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

Total bantuan BPP S3 Dalam Negeri 2025 memiliki total Rp 30 juta. Dana tersebut nantinya akan ditransfer langsung oleh LPDP kepada peserta.

Adapun cakupan pembiayaan yang bisa dibayarkan oleh bantuan tersebut antara lain:

1. Biaya SPP
2. Biaya penulisan disertasi
3. Biaya penerbitan jurnal ilmiah bereputasi sebagai syarat kelulusan
4. Biaya pembelian berbagai literatur yang diperlukan.

Syarat Daftar Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

  • Warga Negara Indonesia
  • Berstatus sebagai guru pendidikan dasar dan menengah keagamaan, dosen perguruan tinggi keagaman/ma’had aly, tenaga kependidikan pada pendidikan dasar dan menengah keagamaan dan perguruan tinggi keagamaan, ustadz/kyai pondok pesantren, atau pegawai Kemenag
  • Mahasiswa S3 aktif yang tengah mengenyam semester 3.
  • Telah lulus seminar proposal disertasi
  • Tidak sedang menerima beasiswa atau bantuan lain.

Dokumen Daftar Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

  • Surat keterangan hasil studi yang berisikan IPK
  • Surat rekomendasi dari Pimpinan Satuan Kerja
  • Surat pakta integritas yang sudah ditandatangani
  • Surat permohonan bantuan.

Selain beasiswa BPP ini, Kemenag juga merekomendasikan beasiswa lain untuk jenjang lainnya yang disediakan Kemenag. Misalnya beasiswa full scholarship untuk S1-S3, Bantuan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The Air Fund), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), dan lainnya.

Untuk informasi lebih lengkap terkait beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025, bisa dipelajari pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.id

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com