Tag Archives: perguruan tinggi

Beasiswa Grab 2025 Dibuka, Ada Uang Sekolah dan Kuliah


Jakarta

Beasiswa Grab 2025 kembali dibuka melalui program GrabScholar. Periode pendaftaran berlangsung 1-31 Juli 2025.

Beasiswa ini berupa dana pendidikan bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan mahasiswa S1 yang sudah terdaftar di sekolah atau perguruan tinggi di Indonesia. Warga umum maupun anggota keluarga mitra Grab bisa mendaftar.

Beasiswa Grab 2025

Dikutip dari laman Benih Baik, berikut komponen beasiswa Grab 2025 GrabScholar:


  • Bagi siswa: Bantuan biaya pendidikan berupa uang tunai, diberikan 1 kali, dengan pencairan bertahap.
  • Bagi mahasiswa: Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester dan biaya hidup bulanan selama 4 tahun, jumlah ditentukan pihak penyelenggara beasiswa.

Syarat Beasiswa Grab 2025 SD hingga SMA/SMK

  • Siswa merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum
  • Siswa sudah terdaftar di SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA di Indonesia per Juli 2025
  • Rata-rata nilai rapor minimal 80.
  • Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang SD-SMA
  • KTP calon penerima beasiswa, jika sudah punya KTP
  • Kartu Keluarga
  • Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian administrasi sekolah
  • Rapor siswa selama 2 semester terakhir
  • Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

Syarat Beasiswa Grab 2025 Kuliah S1

Pendaftar merupakan anggota keluarga para mitra Grab atau masyarakat umum

  • Sudah terdaftar sebagai mahasiswa S1 semester 1 (bukan D3 dan bukan semester 2 ke atas) di universitas negeri maupun swasta di Indonesia untuk tahun ajaran 2025/2026 pada jurusan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), bisnis, dan keberlanjutan (sustainability).
  • Rata-rata nilai rapor minimal 90 semasa SMA/SMK.

Dokumen Pendaftaran Beasiswa Jenjang S1

  • KTP calon penerima beasiswa
  • Kartu Keluarga
  • Surat keterangan sedang tidak menerima beasiswa lain, dapat diminta ke bagian kemahasiswaan kampus
  • Surat keterangan penerimaan mahasiswa atau letter of acceptance (LoA)
  • Rapor SMA/SMK yang sudah dilegalisasi
  • Ijazah SMA/SMK
  • Surat keterangan lulus bagi lulusan Paket C atau homeschooling
  • Motivation letter
  • Surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan/desa setempat atau bukti tagihan listrik, tidak wajib (opsional).

Daftar Kampus yang Bekerja Sama

Mahasiswa asal kampus berikut berpeluang lebih besar untuk mendapat beasiswa:

  • IPB University
  • Universitas Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Sriwijaya

Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang SD-SMA

  • Pendaftaran: 1-31 Juli 2025
  • Seleksi administrasi: 1 Agustus-13 November 2025
  • Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

Jadwal Beasiswa Grab 2025 Jenjang Kuliah S1

  • Pendaftaran: 1-31 Juli 2025
  • Seleksi administrasi: 1 Agustus-3 September 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 September 2025
  • Tes online: 8-19 September 2025
  • Pengumuman hasil tes online: 10 Oktober 2025
  • Wawancara: 13- 24 Oktober 2025
  • Pengumuman penerima beasiswa: 17 November 2025

Pertanyaan lebih lanjut dan pendaftaran dapat diajukan secara online melalui situs https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab/. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Beasiswa Paramadina Fellowship 2025, Kuliah Gratis Plus Dana Buku dan Karya Akhir


Jakarta

Universitas Paramadina membuka pendaftaran beasiswa Paramadina Fellowship 2025 sampai 31 Mei mendatang. Lulusan 2023 atau 2024 serta siswa kelas akhir yang akan lulus pada 2025 di sekolah-sekolah Jabodetabek bisa mendaftar.

Dikutip dari laman resminya, Paramadina Fellowship merupakan program beasiswa kuliah 4 tahun bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi, kecerdasan emosional, jiwa kepemimpinan, kemampuan bersosialisasi, dan etika tinggi.

Beasiswa Paramadina Fellowship 2025

Manfaat Paramadina Fellowship 2025 meliputi:


  • Gratis biaya pendaftaran
  • Gratis biaya pendidikan 4 tahun
  • Dana buku per semester
  • Dana penyelesaian karya akhir
  • Biaya wisuda

Syarat Beasiswa

  • Siswa kelas 3 SMA/sederajat atau lulusan 2024 atau 2025 dari sekolah se-Jabodetabek
  • Nilai rata-rata ijazah minimal 8,00
  • Nilai rata-rata rapor kelas 1, 2, dan 3 minimal 8,00
  • Usia pendaftar maksimal 20 tahun
  • Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah
  • Memiliki prestasi akademik, nonakademik
  • Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya
  • Tidak pernah terlibat tindak kriminal, termasuk penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, serta tindak kekerasan; dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
  • Khusus pemilih Prodi Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, dan Psikologi, wajib menyertakan Surat Keterangan Bebas Buta Warna (SKBBW)

Syarat Dokumen

  • Sertifikat bahasa asing (format PDF)
  • Foto berwarna ukuran 4×6
  • Fotokopi ijazah SMA
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi rapor semester 1, 2, 3, 4 dan 5
  • Surat Keterangan Bebas Buta Warna (SKBBW), format file FDF
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK)
  • Dua tulisan menggunakan tulisan tangan dengan tinta warna biru, dengan judul:
    1. “Pentingnya Paramadina Fellowship untuk Masa Depanku”
    2. “Pengalaman Paling Bermakna Dalam Hidupku” sesuai format penulisan dalam format file PDF
  • Surat Rekomendasi Kepala Sekolah atau Guru serta surat pernyataan sesuai format surat, format file PDF

Format surat pernyataan, esai, dan rekomendasi dapat diunduh di http://bit.ly/FormulirPFUPM2025 .

Setiap dokumen diberi nama dengan format Nama Dokumen-Nama Pendaftar-Program Studi-FP2025. Contohnya KTP-Mohammad Yusuf-Ilmu Komunikasi-PF2025.

Ketentuan Beasiswa

  • Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa studi maksimal dalam 4 tahun kalender akademik
  • Nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25 per semester agar beasiswa tidak dihentikan
  • Wajib memenuhi nilai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) minimal 3 kategori selama 4 tahun kalender akademik
  • Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.

Tahap seleksi dan tes akan dilaksanakan setelah pendaftaran ditutup, dan akan dihubungi oleh tim Paramadina. Informasi beasiswa kuliah Paramadina Fellowship 2025 bisa diakses di https://paramadina.ac.id/beasiswa/ dan https://bit.ly/ParamadinaFellowship2025. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin

Beasiswa VDMI 2025 Dibuka 10 Februari, Mahasiswa Cek!


Jakarta

Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (VDMI) menggelar beasiswa VDMI 2025/2026. Masa pendaftaran berlangsung mulai 10 Februari-10 Maret 2025.

Beasiswa VDMI merupakan beasiswa pendidikan tinggi untuk meneruskan studi hingga lulus bagi mahasiswa dengan kemampuan akademik baik tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi. Mahasiswa program D3, D4, dan S1 dari 33 kampus mitra yang memenuhi persyaratan dapat mendaftar.

Beasiswa VDMI 2025

Dikutip dari laman Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia, beasiswa ini meliputi:


  • Uang saku Rp 800 ribu per bulan, dikirimkan ke rekening mahasiswa masing-masing
  • Bonus TOEFL (jika melaksanakan, satu kali)
  • Bonus ujian kelulusan
  • Program peningkatan kapasitas diri VDMI bagi mahasiswa terpilih

Beasiswa diberikan pada semester 2-6 bagi mahasiswa S1/D4 dan semester 2-4 bagi mahasiswa D3. Beasiswa dapat tidak diberikan periode tersebut jika:

  • IPK mahasiswa turun menjadi di bawah 3.00
  • Cuti kuliah
  • Tanpa konfirmasi penerima beasiswa atau tanpa kabar dalam periode tertentu

Syarat Beasiswa VDMI

  • Mahasiswa S1/D4 semester 2-6 atau mahasiswa D3 semester 2-4
  • Usia tidak lebih dari 27 tahun
  • Terbatas secara ekonomi, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu dan/atau surat rekomendasi terkait kondisi keuangan yang diterbitkan oleh pihak perguruan tinggi
  • IPK tidak kurang dari 3.00
  • Aktif berorganisasi atau berkomunitas sosial
  • Diutamakan mahir berbahasa Inggris
  • Tidak menerima beasiswa lainnya

Syarat Bidang Studi

Pelamar disyaratkan berasal dari bidang studi:

  • Akuntansi
  • Agrikultur
  • Perikanan
  • Peternakan
  • Arsitektur
  • Seni dan budaya
  • Seni dan desain
  • Biologi
  • Kimia
  • Komunikasi
  • Ilmu ekonomi
  • Pendidikan
  • Teknik
  • Bahasa Inggris
  • Manajemen keuangan
  • Kehutanan
  • Geografi
  • Sosiologi
  • Antropologi
  • Kesehatan/kedokteran
  • Sejarah
  • Teknologi/teknologi telekomunikasi
  • Manajemen
  • Matematika
  • Fisika
  • Statistik
  • Hukum
  • Ilmu Politik

Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa VDMI

Berikut kampus mitra beasiswa VDMI 2025:

  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Negeri Medan (Unimed)
  • IPB University
  • Universitas Sumatra Utara (USU)
  • Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • Universitas Negeri Padang (UNP)
  • Universitas Negeri Semarang (Unnes)
  • Universitas Andalas (Unand)
  • Universitas Airlangga (Unair)
  • Universitas Nusa Cendana (Undana)
  • Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
  • Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW)
  • Universitas Hasanuddin (Unhas)
  • Universitas Pattimura (Unpatti)
  • Universitas Lambung Mangkurat (Unlam)
  • Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS)
  • Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM)
  • Universitas Tanjungpura (Untan)
  • Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)
  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
  • Universitas Katolik De La Salle (Usalle)
  • Universitas Katolik Soegijapranata (Usoegi)
  • Universitas Flores (Unflor)
  • Universitas Bung Hatta(UBH)
  • Universitas Hang Tuah (UHT)
  • Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira)
  • STIKOM Uyelindo, Kupang
  • Universitas Sanatha Dharma (USD)
  • Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM)
  • Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
  • Universitas Kristen Wira Wacana (Unwina)
  • Universitas Islam Indonesia Yogyakarta (UII)
  • Universitas Palangka Raya (UPR)
  • Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP)

Syarat Dokumen

Yayasan VDMI tidak mensyaratkan dokumen di awal masa pendaftaran. Namun, mahasiswa bisa menyiapkannya dari sekarang. Berikut dokumen persyaratannya:

  • Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau surat rekomendasi perguruan tinggi dari rektor/dekan/kepala prodi yang menyatakan kondisi perekonomian keluarga asal mahasiswa bersangkutan
  • Transkrip akademik terakhir dengan IPK minimal 3.00
  • Dokumen pendapatan atau slip gaji orang tua minimal 2 bulan terakhir jika bekerja di institusi atau kantor swasta
  • Dokumen pernyataan pendapatan orang tua/wali jika berwirausaha, dibubuhi meterai Rp 10 ribu dan ditandatangani, serta dilegalisasi kelurahan.
  • Salinan KTP dan KTM
  • Salinan Kartu Keluarga (KK)
  • Salinan halaman pertama buku tabungan yang memuat nomor rekening mahasiswa (hanya untuk mahasiswa yang terpilih)
  • Bukti tagihan listrik minimal 2 bulan terakhir atau electricity. Jika tidak ada, sertakan surat pernyataan besar tagihan listrik/tidak memakai listrik yang ditandatangani dan dicap pihak kelurahan
  • Esai sepanjang minimal 1,5 halaman A4 dengan fontpalatinolinotype ukuran 11, spasi 1, yang menerangkan tentang:
    • – Mahasiswa sendiri, termasuk keluarga, studi, kegiatan sosial
    • – Pengetahuan tentang VDMI
    • – Alasan VDMI harus memilih kamu sebagai penerima beasiswa
    • – Manfaat beasiswa ini bagi kamu jika terpilih sebagai grantee
    • – Hal yang akan dilakukan untuk sekitar setelah menerima beasiswa

Dokumen di atas akan dikirimkan oleh perguruan tinggi mahasiswa ke kantor Yayasan van Deventer-Maas Indonesia di Yogyakarta untuk diseleksi. Jika terpilih mahasiswa dan kampus (mewakili YVDMI) akan meneken kontrak beasiswa.

Informasi beasiswa VDMI 2025 bisa diakses lebih lanjut di laman https://vandeventermaas.or.id dan akun Instagram @yvdmi. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani Diperpanjang, Tendik Cek!


Jakarta

Direktorat Sumber Daya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani sampai 11 Agustus 2024. Beasiswa ini dibuka untuk kuliah di dalam maupun luar negeri.

Beasiswa Tut Wuri Handayani jenjang magister dan magister terapan diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) tenaga kependidikan di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU), dan PTN Satuan Kerja (PTN-Satker).

Sementara beasiswa jenjang S3 hanya dibuka untuk PNS Ditjen Diktiristek dan LLDikti. Berminat mendaftar, detikers? Berikut informasinya seperti dikutip dari laman Dikti Kemdikbud.


Beasiswa Tut Wuri Handayani

Komponen Beasiswa

– Biaya pendaftaran
– Biaya pendidikan
– Biaya buku
– Biaya penelitian
– Tiket pergi-pulang (PP)
– Aplikasi visa
– Asuransi kesehatan
– Biaya hidup
– Biaya keadaan darurat
– Tunjangan keluarga (mulai berlaku pada tahun ke-2).

Syarat Pendaftaran Beasiswa S2

1. Tendik PNS pada Ditjen Diktiristek, LLDikti, PTN-BLU, atau PTN-Satker.

2. Batas usia pendaftar:
– Sebelum 47 tahun untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional jenjang pertama serta jenjang muda
– Sebelum 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya
– Sebelum 51 tahun bagi jabatan fungsional jenjang utama.

3. Sudah selesai studi D4 atau S1 dari kampus di bawah Kemendikbudristek, Kemenag, kementerian/lembaga lain yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

4. Kampus dan prodi asal terakreditasi minimal B atau Baik Sekali.

5. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di kampus tujuan.

6. Belum menempuh studi di jenjang yang sama, baik di kampus luar negeri maupun dalam negeri.

7. Pelamar on-going telah menempuh 2 semester dan akan menempuh semester 3.

8. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditandatangani pejabat berwenang.

9. Personal Statement.

10. Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

11. Surat Keterangan Sehat dari RS pemerintah.

12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

13. Pendaftar kampus dalam negeri wajib mendaftar ke kelas reguler, bukan kelas eksekutif, khusus, jarak jauh, atau kelas karyawan.

14. Tidak boleh menerima beasiswa lain (double funding).

15. IPK minimal:
– 2,75 bagi PNS dengan masa kerja 2-6 tahun
– 2,50 bagi PNS dengan masa kerja di atas 6 tahun
– IP smester 2 minimal 3,25 bagi mahasiswa on-going

16. Skor TOEFL iBT minimal 80, IELTS 6,5, atau yang setara dari sertifikat lain yang diakui secara internasional bagi pelamar beasiswa luar negeri, sedangkan pelamar dalam negeri menyesuaikan ketentuan kampus/prodi tujuan.

Pilihan Prodi

Cara Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani

1. Mendaftar di https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id.

2. Lengkapi dan unggah dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran.
3. Pastikan memperoleh kode registrasi/pendaftaran

Jadwal Beasiswa

Pendaftaran: Diperpanjang sampai 11 Agustus 2024
Seleksi: Agustus 2024
Pengumuman hasil seleksi: September 2024
Pencairan dana: September 2024
Monitoring: Juli 2025

Informasi pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani lebih lanjut dapat diakses di laman http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id dan https://dikti.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

104 PTN Beasiswa Unggulan 2024, Cek Sebelum Daftar



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 dibuka untuk mahasiswa S1, S2, dan S3 mulai 1-4 Juli 2024. Mahasiswa yang telah diterima di perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan 2024 dapat mendaftar.

Beasiswa pemerintah ini mensyaratkan mahasiswa pendaftar memiliki surat penerimaan, keterangan lulus, atau letter of acceptance (LoA) unconditional (surat penerimaan tanpa syarat) dari kampus tujuan. Mahasiswa yang sudah memulai perkuliahan juga bisa mendaftar Beasiswa Unggulan 2024, dengan syarat maksimal sedang berada di semester 3.

Kampus dengan Mahasiswa Beasiswa Unggulan Terbanyak

Di awal tahun 2024, mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan sebanyak 4.259 orang. Para mahasiswa tersebar di 94 PTN dan 166 PTS se-Indonesia.


Berikut sepuluh perguruan tinggi yang paling banyak dipilih mahasiswa Beasiswa Unggulan seperti dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024:

  1. Universitas Gadjah Mada: 352 mahasiswa
  2. Universitas Indonesia: 306 mahasiswa
  3. Universitas Hasanuddin: 225 mahasiswa
  4. Universitas Brawijaya: 169 mahasiswa
  5. Institut Teknologi Bandung: 166 mahasiswa
  6. Universitas Negeri Makassar: 163 orang
  7. Universitas Negeri Yogyakarta: 162 mahasiswa
  8. Institut Pertanian Bogor: 147 mahasiswa
  9. Universitas Diponegoro: 139 mahasiswa
  10. Universitas Airlangga: 123 mahasiswa

Daftar PTN Beasiswa Unggulan 2024

Dikutip dari dokumen Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Unggulan 2024 yang diunggah di laman resmi beasiswa, berikut daftar perguruan tinggi negeri (PTN) asal mahasiswa yang bisa mendaftar:

  1. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
  2. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jawa Barat
  3. Institut Seni Indonesia Denpasar, Bali
  4. Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Sumatera Barat
  5. Institut Seni Indonesia Surakarta, Jawa Tengah
  6. Institut Seni Indonesia Yogyakarta, DI Yogyakarta
  7. Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat
  8. Institut Teknologi Kalimantan, Kalimantan Timur
  9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jawa Timur
  10. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jawa Timur
  11. Politeknik Manufaktur Bandung, Jawa Barat
  12. Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Jawa Tengah
  13. Politeknik Negeri Ambon, Maluku
  14. Politeknik Negeri Bali, Bali
  15. Politeknik Negeri Bandung, Jawa Barat
  16. Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  17. Politeknik Negeri Banyuwangi, Jawa Timur
  18. Politeknik Negeri Batam, Kepulauan Riau
  19. Politeknik Negeri Bengkalis, Riau
  20. Politeknik Negeri Jakarta, Jawa Barat
  21. Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur
  22. Politeknik Negeri Lampung, Lampung
  23. Politeknik Negeri Lhokseumawe , Aceh
  24. Politeknik Negeri Madiun, Jawa Timur
  25. Politeknik Negeri Madura, Jawa Timur
  26. Politeknik Negeri Malang, Jawa Timur
  27. Politeknik Negeri Manado, Sulawesi Utara
  28. Politeknik Negeri Medan, Sumatera Utara
  29. Politeknik Negeri Media Kreatif, DKI Jakarta
  30. Politeknik Negeri Nusa Utara, Sulawesi Utara
  31. Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat
  32. Politeknik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat
  33. Politeknik Negeri Samarinda, Kalimantan Timur
  34. Politeknik Negeri Sambas, Kalimantan Barat
  35. Politeknik Negeri Semarang, Jawa Tengah
  36. Politeknik Negeri Sriwijaya, Sumatera Selatan
  37. Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan
  38. Politeknik Negeri Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
  39. Politeknik Perikanan Negeri Tual, Maluku
  40. Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Jawa Timur
  41. Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Nusa Tenggara Timur
  42. Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan
  43. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Sumatera Barat
  44. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Kalimantan Timur
  45. Universitas Airlangga, Jawa Timur
  46. Universitas Andalas, Sumatera Barat
  47. Universitas Bangka Belitung, Bangka Belitung
  48. Universitas Bengkulu, Bengkulu
  49. Universitas Borneo Tarakan, Kalimantan Utara
  50. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
  51. Universitas Cenderawasih, Papua
  52. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
  53. Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
  54. Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara
  55. Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan
  56. Universitas Indonesia, Jakarta-Jawa Barat
  57. Universitas Jambi, Jambi
  58. Universitas Jember, Jawa Timur
  59. Universitas Jenderal Soedirman, Jawa Tengah
  60. Universitas Khairun, Maluku Utara
  61. Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan
  62. Universitas Lampung, Lampung
  63. Universitas Malikussaleh, Aceh
  64. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau
  65. Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat
  66. Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur
  67. Universitas Musamus Merauke, Papua
  68. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo
  69. Universitas Negeri Jakarta, Jakarta
  70. Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan
  71. Universitas Negeri Malang, Jawa Timur
  72. Universitas Negeri Manado Sulawesi Utara
  73. Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara
  74. Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat
  75. Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah
  76. Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur
  77. Universitas Negeri Yogyakarta, DI Yogyakarta
  78. Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur
  79. Universitas Padjadjaran, Jawa Barat
  80. Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah
  81. Universitas Papua, Papua Barat
  82. Universitas Pattimura, Maluku
  83. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta
  84. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Jawa Timur
  85. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, DI Yogyakarta
  86. Universitas Pendidikan Ganesha, Bali
  87. Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
  88. Universitas Riau, Riau
  89. Universitas Sam Ratulangi, Sulawesi Utara
  90. Universitas Samudra, Aceh
  91. Universitas Sebelas Maret, Jawa Tengah
  92. Universitas Siliwangi, Jawa Barat
  93. Universitas Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat
  94. Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan
  95. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten
  96. Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara
  97. Universitas Syiah Kuala, Aceh
  98. Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah
  99. Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat
  100. Universitas Terbuka Prov. Banten
  101. Universitas Teuku Umar, Aceh
  102. Universitas Tidar, Jawa Tengah
  103. Universitas Trunojoyo, Jawa Timur
  104. Universitas Udayana, Bali

Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Unggulan 2024 dapat diakses di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Mahasiswa PTS Bisa Daftar Beasiswa Unggulan, Cek Daftar Kampusnya di Sini



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024 segera dibuka pada 1-4 Juli 2034. Mahasiswa baru maupun on-going maksimal semester 3 di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) jenjang S1-S3 bisa mendaftar.

Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi 2024, jumlah mahasiswa aktif penerima BU pada akhir semester ganjil 2023/2024 mencapai 4.259 orang. Para penerima beasiswa BU tersebut tersebar di 94 PTN dan 166 PTS.


Daftar Perguruan Tinggi Swasta Tujuan Beasiswa Unggulan 2024

Pendaftar Beasiswa Unggulan 2024 disyaratkan diterima di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi minimal B atau Baik Sekali. Perguruan tinggi pendaftar juga harus masuk daftar perguruan tinggi tujuan Beasiswa Unggulan tahun ini.

Berdasarkan Daftar Perguruan Tinggi Tujuan Beasiswa Unggulan Tahun 2024 yang diunggah di laman Beasiswa Unggulan Kemendikburistek, berikut daftar PTS asal mahasiswa yang dapat mendaftar:

  1. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi, Jawa Barat
  2. Institut Pariwisata Trisakti, Jakarta
  3. Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Jakarta
  4. Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, Bali
  5. Institut Teknologi Nasional Bandung, Jawa Barat
  6. Politeknik YKPN, Yogyakarta
  7. Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih, Jawa Barat
  8. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budhi Luhur Cimahi, Jawa Barat
  9. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan, Jawa Barat
  10. Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Jakarta
  11. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, DI Yogyakarta
  12. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Jawa Tengah
  13. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jawa Timur
  14. Universitas Ahmad Dahlan, DI Yogyakarta
  15. Universitas Aisyiyah Yogyakarta, DI Yogyakarta
  16. Universitas Al-Azhar Indonesia, Jakarta
  17. Universitas Alma Ata, DI Yogyakarta
  18. Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta
  19. Universitas Bakrie, Jakarta
  20. Universitas Batam, Kepulauan Riau
  21. Universitas Bina Nusantara, Jakarta
  22. Universitas Bosowa, Sulawesi Selatan
  23. Universitas Budi Luhur, Jakarta
  24. Universitas Bung Karno, Jakarta
  25. Universitas Ciputra Surabaya, Jawa Timur
  26. Universitas Darussalam Gontor, Jawa Timur
  27. Universitas Dian Nuswantoro, Jawa Tengah
  28. Universitas Djuanda, Jawa Barat
  29. Universitas Esa Unggul, Jakarta
  30. Universitas Galuh, Jawa Barat
  31. Universitas Gunadarma, Jakarta
  32. Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta
  33. Universitas Internasional Semen Indonesia, Jawa Timur
  34. Universitas Islam Bandung, Jawa Barat
  35. Universitas Islam Indonesia, DI Yogyakarta
  36. Universitas Islam Malang,Jawa Timur
  37. Universitas Islam Riau, Riau
  38. Universitas Islam Sultan Agung, Jawa Tengah
  39. Universitas Jayabaya, Jakarta
  40. Universitas Jenderal Achmad Yani, Jawa Barat
  41. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta
  42. Universitas Katolik Parahyangan, Jawa Barat
  43. Universitas Katolik Soegijapranata, Jawa Tengah
  44. Universitas Komputer Indonesia, Jawa Barat
  45. Universitas Krisnadwipayana, Jakarta
  46. Universitas Kristen Duta Wacana, DI Yogyakarta
  47. Universitas Kristen Indonesia, DKI Jakarta
  48. Universitas Kristen Petra, Jawa Timur
  49. Universitas Kristen Satya Wacana, Jawa Tengah
  50. Universitas Kuningan, Jawa Barat
  51. Universitas Medan Area, Sumatera Utara
  52. Universitas Mercu Buana, DKI Jakarta
  53. Universitas Merdeka Malang, Jawa Timur
  54. Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur
  55. Universitas Muhammadiyah Jakarta, Banten
  56. Universitas Muhammadiyah Kendari, Sulawesi Tenggara
  57. Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan
  58. Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur
  59. Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung
  60. Universitas Muhammadiyah Pare-pare, Sulawesi Selatan
  61. Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Jakarta
  62. Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah
  63. Universitas Muhammadiyah Semarang, Jawa Tengah
  64. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Jawa Timur
  65. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Sumatera Utara
  66. Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur
  67. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah
  68. Universitas Muhammadiyah Tangerang, Banten
  69. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, DI Yogyakarta
  70. Universitas Multimedia Nusantara Jakarta, Banten
  71. Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah
  72. Universitas Muslim Indonesia, Sulawesi Selatan
  73. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Jawa Timur
  74. Universitas Nasional, DKI Jakarta
  75. Universitas Pakuan, Jawa Barat
  76. Universitas Pamulang, Banten
  77. Universitas Pancasila, Jakarta
  78. Universitas Paramadina, Jakarta
  79. Universitas Pasundan, Jawa Barat
  80. Universitas Pelita Harapan, Jakarta
  81. Universitas Pembangunan Jaya, Banten
  82. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Papua Barat
  83. Universitas Persada Indonesia YAI, Jakarta
  84. Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Jawa Timur
  85. Universitas Prima Indonesia, Sumatera Utara
  86. Universitas Prof Dr Hazairin SH, Bengkulu
  87. Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Jakarta
  88. Universitas Sahid, Jakarta
  89. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta
  90. Universitas Sangga Buana, Jawa Barat
  91. Universitas Sari Mutiara Indonesia, Sumatera Utara
  92. Universitas Surabaya, Jawa Timur
  93. Universitas Suryakancana, Jawa Barat
  94. Universitas Tarumanagara, Jakarta
  95. Universitas Teknologi Yogyakarta, DI Yogyakarta
  96. Universitas Telkom, Jawa Barat
  97. Universitas Trisakti, Jakarta
  98. Universitas Warmadewa, Bali
  99. Universitas Widyatama, Jawa Barat
  100. Universitas Wiralodra,Jawa Barat
  101. Universitas Yarsi, Jakarta

Bagi peminat Beasiswa Unggulan 2024, simak informasi lebih lanjut di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/. Yuk, siap-siap dari sekarang!

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Mengapa KIP Kuliah Terlambat Cair? Ternyata Ini Penyebabnya



Jakarta

Pencairan dana beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kerap memakan waktu yang lama. Atas kendala tersebut, Penanggung Jawab Program KIP Kuliah, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek Muni Ika mengungkap penyebabnya.

“Tahun 2023, masih banyak perguruan tinggi yang belum melakukan pendataan mahasiswanya di PDDikti (Pangkala Data Pendidikan Tinggi) sehingga saat pengajuan pencairan KIP Kuliah, data mahasiswanya tidak ada sehingga tidak bisa dicairkan, “kata Muni, dilansir dari laman Puslapdik Kemendikbudristek, Rabu (6/3/2024).

Selain itu, menurutnya penyebab dana KIP Kuliah terlambat cair antara lain kampus tidak membuat kertas kerja perhitungan rataan biaya pendidikan sebelum penetapan penerima KIP Kuliah dan tidak terakreditasinya prodi.


Muni juga mengatakan perubahan bentuk perguruan tinggi juga bisa menjadi faktor lainnya. Misalnya kampus swasta melakukan merger atau ditutup sehingga membutuhkan waktu migrasi yang cukup lama.

“Terakhir, calon penerima bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa on going dan pengganti belum terdata di Dapodik (Data Pokok Pendidikan), “kata Muni.

Langkah supaya KIP Kuliah Cepat Cair

Untuk mempercepat pencairan dana KIP Kuliah, pihak operator kampus perlu melakukan koordinasi aktif dengan mahasiswa setiap awal semester. Langkah ini harus dilakukan dalam memastikan pemadanan data mahasiswa penerima KIP Kuliah dengan data di PDDikti.

“Koordinasi itu penting sekali karena terkait percepatan pencairan dana bantuan KIP Kuliah. Mulai Tahun 2023 lalu, penetapan dan pencairan untuk mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah baru bisa diproses apabila data mahasiswa tersebut sudah terdata di PDDikti, “kata Sony Hartono Wijaya, Tim Teknis KIP Kuliah, Puslapdik Kemendikbudristek.

Pemadanan yang bisa dilakukan dengan memastikan status keaktifan mahasiswa, Kartu Rencana Studi (KRS), dan Aktivitas Perkuliahan Mahasiswa (AKM). Setelah data sudah lengkap dan padan, maka pencairan KIP Kuliah bisa segera dilakukan.

“Ajukan pencairan untuk mahasiswa yang sudah terdata di PDDikti, sebab pencairan itu dilakukan bisa bertahap, “kata Sony.

Lebih detailnya, supaya pencairan dana lebih cepat, permohonan bantuan KIP Kuliah antara biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup dengan bantuan biaya pendidikan dibedakan.

“Langkah terakhir, pantau pencairan secara berkala melalui SIM KIP Kuliah, “ujar Sony.

Sebagai informasi tambahan, Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi (BPT) Puslapdik, Septien Prima Diassari mengatakan pencairan KIP Kuliah yang telah berhasil dilakukan pada 2023 semester gasal hingga semester genap 2024 telah mencapai Rp 930 miliar.

“Pemadanan data mahasiswa pada Semester Gasal Tahun 2023 lalu bisa dikatakan berhasil dan kini dilanjutkan di Semester Genap Tahun 2024, hasilnya, sampai Februari 2024 sudah cair KIP Kuliah sebanyak Rp 930 miliar dan kini, proses pemenuhan Rencana Pencairan Dana dari sebanyak Rp 4,6 triliun, sudah terealisasi Rp 1,6 triliun,” ujarnya.

(cyu/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Beasiswa Van Deventer-Maas 2024 Dibuka buat Mahasiswa, Cek di Sini!



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa van Deventer-Maas 2024-2025 dibuka hingga 10 Maret 2024. Mahasiswa S1 dan D4 semester 2-6 serta mahasiswa D3 semester 2-4 dari kampus mitra bisa melamar.

Van Deventer-Maas Scholarship diselenggarakan oleh Yayasan van Deventer-Maas Indonesia. Beasiswa ini meliputi uang saku Rp 750 ribu per bulan, TOEFL Bonus dan Graduation Exam Bonus, serta kesempatan mengikuti program Capacity Building.

Dikutip dari laman resminya, beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa dengan keterbatasan finansial. Kondisi ini dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu atau Surat Rekomendasi dari universitas terkait keterbatasan tersebut.


Syarat Beasiswa VDMI 2024

  1. Mahasiswa S1/D4 semester 2-6, mahasiswa D3 semester 2-4
  2. Mengalami keterbatasan keuangan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan atau Surat Rekomendasi terkait kondisi keuangan yang dikeluarkan universitas
  3. IPK 3 ke atas
  4. Bidang prodi akuntansi, pertanian, perikanan, peternakan, arsitektur, seni dan budaya, seni dan desain, biologi, kimia, komunikasi, ilmu ekonomi, pendidikan, teknik, bahasa Inggris, manajemen keuangan, kehutanan, geografi, sosiologi, antropologi, kesehatan atau kedokteran, sejarah, teknologi atau teknologi komunikasi dan informasi, manajemen, matematika, fisika, statistika, teknik atau teknologi, hukum dan politik
  5. Aktif di organisasi dan atau komunitas sosial
  6. Cakap dalam bahasa Inggris menjadi nilai plus
  7. Tidak menerima beasiswa lain
  8. Beasiswa tidak diberikan jika penerima beasiswa meraih IPK di bawah 3, cuti, tidak mengonfirmasi penerimaan dana beasiswa dan tidak dapat dihubungi dalam periode waktu tertentu

Syarat Dokumen

  1. Ceklis Dokumen
  2. SKTM dari kelurahan atau Surat Rekomendasi dari perguruan tinggi
  3. Transkrip akademik terakhir
  4. Slip gaji orang tua minimal 2 bulan terakhir, jika bekerja di institusi atau merupakan karyawan swasta
  5. Surat pernyataan dan penghasilan orang tua bermeterai Rp 10 ribu, jika merupakan pengusaha, dilegalisir kelurahan
  6. Fotokopi KTM dan KTP
  7. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  8. Fotokopi halaman pertama buku tabungan yang mencantumkan nomor rekening bank, khusus bagi mahasiswa terpilih
  9. Bukti tagihan listrik minimal 2 bulan terakhir, atau surat pernyataan tagihan listrik yang ditandatangani dan dilegalisir kelurahan jika tidak punya bukti tagihan atau tidak memakai listrik
  10. Esai tentang diri pribadi, keluarga, studi, dan aktivitas sosial, apa yang diketahui tentang VDMI, kenapa harus terpilih sebagai penerima beasiswa, keuntungan jika terpilih, dan apa yang akan dilakukan untuk sekitar setelah menjadi penerima beasiswa dalam minimal 1,5 halaman A4, font Palatino Linotype, ukuran 11, spasi 1

Kampus Mitra

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  2. Universitas Negeri Medan (Unimed)
  3. IPB University
  4. Universitas Sumatra Utara (USU)
  5. Universitas Padjadjaran (Unpad)
  6. Universitas Negeri Padang (UNP)
  7. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
  8. Universitas Andalas (Unand)
  9. Universitas Airlangga (Unair)
  10. Universitas Nusa Cendana (Undana)
  11. Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
  12. Universitas Kristen Artha Wacana(UKAW)
  13. Universitas Hasanuddin (Unhas)
  14. Universitas Pattimura (Unpati)
  15. Universitas Lambung Mangkurat (Unlam)
  16. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS)
  17. Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM)
  18. Universitas Tanjungpura (Untan)
  19. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)
  20. Institut Teknologi Bandung (ITB)
  21. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)
  22. Universitas Katolik De La Salle (Usalle)
  23. Universitas Katolik Soegijapranata (Usoegi)
  24. Universitas Flores (Unflor)
  25. Universitas Bung Hatta (UBH)
  26. Universitas Hang Tuah (UHT)
  27. Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira)
  28. STIKOM Uyelindo, Kupang
  29. Universitas Sanatha Dharma (USD)
  30. Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM)
  31. Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
  32. Universitas Kristen Wira Wacana (Unwina)
  33. Universitas Islam Indonesia (UII)
  34. Universitas Palangka Raya (UPR)
  35. Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP)

Informasi pendaftaran dan alur seleksi Beasiswa van Deventer-Maas Indonesia 2024 bisa diakses di vandeventermaas.or.id/ers/. Semoga berhasil, detikers.

(twu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao

Besaran Gaji Orang Tua agar Bisa Dapat KIP Kuliah 2024, Cermati sebelum Daftar!


Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka diperuntukkan bagi mereka yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Siswa harus memenuhi sejumlah persyaratan dan dokumen untuk dapat mendaftarkan diri.

Selain itu, juga terdapat kriteria pendapatan orang tua bagi calon penerima. Persyaratan ini perlu dicermati sebelum mendaftarkan diri.

Syarat Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah 2024

Siswa dapat mendaftar KIP Kuliah jika memenuhi syarat pendapatan orang tua sebagai berikut:


  • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu atau SKTM yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

Persyaratan di atas diwajibkan apabila pendaftar tidak dapat memenuhi salah satu dari 4 persyaratan di bawah ini:

  • Memiliki KIP Pendidikan Menengah
  • Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial yang ditetapkan kementerian yang menangani urusan pemerintahan bidang sosial, misalnya:

– Peserta berasal dari keluarga yang ikut serta dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

– Peserta berasal dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal desil toga Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
  • Calon penerima berasal dari panti sosial atau panti asuhan.

Besaran KIP Kuliah

Penerima KIP Kuliah yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau menerima program bansos akan mendapatkan pembebasan biaya pendaftaran UTBK-SNBT serta seleksi lain oleh perguruan tinggi.

Penerima KIP Kuliah juga akan memperoleh pembebasan biaya kuliah berupa UKT/SPP, yang akan dibayarkan langsung ke rekening universitas. Sementara, besaran bantuan biaya hidupnya terbagi menjadi lima klaster yaitu:

  1. Rp 800 ribu per bulan
  2. Rp 950 ribu per bulan
  3. Rp 1,1 juta per bulan
  4. Rp 1,25 juta per bulan
  5. Rp 1,4 juta per bulan

Besaran biaya hidup di kota/kabupaten lokasi kampus dapat dilihat pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

Itulah besaran gaji orang tua agar kalian berpeluang menerima beasiswa KIP Kuliah. Pendaftaran bisa dilakukan hingga 31 Oktober 2024

(nah/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Terbaru! Batas Waktu Pencarian LoA Unconditional Beasiswa LPDP Kini 18 Bulan



Jakarta

Detikers pejuang beasiswa LPDP? Ada kabar terbaru nih, waktu pencarian Letter of Acceptance (LoA) Unconditional untuk kuliah dengan beasiswa LPDP kini berubah menjadi 18 bulan. Hal ini diumumkan lewat unggahan Instagram resmi @lpdp_ri, Rabu (27/12/2023).

Sebelumnya, batas waktu pencarian LoA Unconditional calon penerima beasiswa LPDP ini selama 24 bulan. Namun, kini waktu pencarian kembali ke aturan semula yakni 18 bulan terhitung sejak dinyatakan lulus seleksi substansi.

Pengubahan waktu pencarian LoA Unconditional ini didasari situasi kasus Covid-19 di Indonesia sudah semakin tertangani. Begitu pun berbagai kegiatan kampus di luar negeri saat ini sudah kembali normal.


Apa Itu LoA Unconditional?

Mengutip laman Puslapdik Kemdikbud, LoA Unconditional menjadi syarat penting bagi peserta yang mendaftar beasiswa LPDP. Dengan memiliki LoA Unconditional, seseorang artinya sudah diterima 100 persen di kampus tertentu tanpa syarat.

Setelah mengajukan LoA Unconditional, calon mahasiswa tinggal menunggu waktu registrasi ulang dan memulai perkuliahan. Beberapa LoA pun ada yang menyediakan informasi profil kampus, biaya hidup, kost, dan lainnya.

Selain LoA Unconditional, jenis lainnya adalah LoA Conditional. LoA ini mengharuskan calon mahasiswa memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

LoA Conditional menandakan seseorang sudah diterima di kampus tertentu tetapi perlu memenuhi persyaratan yang ada. Syarat-syaratnya bisa berupa skor TOEFL atau IELTS, proposal penelitian, dan sebagainya.

Cara Mendapatkan LoA untuk Beasiswa

Setiap perguruan tinggi mempunyai aturan soal LoA masing-masing. Beberapa ada yang mewajibkan calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi terlebih dahulu, juga ada yang hanya meminta memenuhi persyaratan berkas.

Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu mencari tahu informasi dari website atau media sosial resmi kampus tujuan. Untuk mendapatkan LoA, di samping mengikuti seleksi dari kampus tujuan, calon mahasiswa bisa menyiapkan beberapa berkas dokumen berikut yang biasanya diminta pihak kampus:

  1. Curriculum Vitae (CV)
  2. Ijazah
  3. Transkrip nilai
  4. Sertifikat
  5. Sertifikat mahir bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS atau sejenisnya
  6. Rekomendasi dari dosen atau pemimpin perusahaan tempat bekerja
  7. Proposal penelitian atau karya tulis ilmiah
  8. Sertifikat Graduate Management Admission Tes (GMAT). Sertifikat ini adalah hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang mencakup kemampuan analisis, matematika, hingga bahasa yang telah terkomputerisasi. Tes ini bisa menunjukkan standar bagi perkuliahan jenjang S2 dan S3.

Nah, itulah informasi terbaru soal waktu pencarian LoA Unconditional. Bagi peserta LPDP yang lolos tahap seleksi substansi, yuk segera persiapkan!

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com