Tag Archives: kulit

8 Jus yang Bagus untuk Kulit Agar Tetap Sehat dan Berseri


Jakarta

Menjaga kesehatan kulit tak hanya dengan menggunakan produk kecantikan saja, namun juga perlu mengkonsumsi makanan dan minuman sehat, salah satunya dengan meminum jus. Sebab, beberapa jus diyakini dapat menjaga kulit tetap sehat.

Jus memang dikenal sebagai minuman yang menyehatkan. Namun, ada baiknya konsumsi jus secara alami tanpa menggunakan pemanis buatan. Apabila ingin menambah rasa manis, cukup tuangkan gula sedikit saja.

Dengan begitu, detikers dapat merasakan manfaat jus bagi tubuh, salah satunya terhadap kulit. Penasaran apa saja jus yang bagus untuk kulit agar tetap sehat dan berseri? Simak selengkapnya di bawah ini.


Jus yang Bagus untuk Kulit

Selain menggunakan buah, ada beberapa jenis sayuran yang bisa dibuat jus. Selain itu, kamu bisa mengkombinasikan antara buah dan sayur untuk mendapatkan manfaat yang baik bagi tubuh.

Dilansir laman NDTV, berikut sejumlah jus yang bagus untuk kulit:

1. Jus Bit, Apel, dan Timun

Kombinasi buah bit, apel, dan timun yang dijus ternyata bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit. Sebab, bit kaya akan folat dan vitamin A sehingga dapat mencegah keriput dan memperlambat penuaan kulit.

Kombinasi bit, apel, dan timun juga dapat menghidrasi kulit agar tetap mulus. Kandungan likopen pada buah bit juga dapat mencegah kulit kendur.

2. Jus Wortel dan Jahe

Selain menyehatkan mata, jus wortel juga mengandung vitamin A dan mineral yang menyehatkan kulit. Untuk memberikan manfaat lebih terhadap kulit, dianjurkan mencampur jus wortel dengan sedikit jahe.

Sebab, jahe mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat mengurangi peradangan. Kombinasi jus wortel dan jahe diyakini dapat membantu kulit agar tetap halus.

3. Jus Tomat

Ternyata, kandungan vitamin C di dalam tomat dapat menjaga kesehatan kulit, lho. Selain itu, kandungan antioksidan di dalam tomat juga punya peran penting dalam pembentukan kolagen.

Rutin mengkonsumsi jus tomat juga diyakini dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Perlu diketahui bahwa sinar UV dapat memicu terbentuknya kanker kulit, elastisitas kulit berkurang, hingga muncul kerutan di kulit.

4. Jus Apel dan Nanas

Bagi detikers yang punya masalah jerawat di wajah, cobalah mengkonsumsi jus apel dan nanas. Soalnya, nanas mengandung bromelain yang dapat membantu purifikasi kulit.

Sementara itu, apel yang mengandung senyawa antioksidan dan anti-inflamasi dapat membantu kulit agar tetap terhidrasi.

5. Jus Jeruk dan Brokoli

Membuat jus dengan mencampur jeruk dan brokoli mungkin terdengar aneh, namun siapa sangka kalau khasiatnya begitu luar biasa. Perlu diketahui bahwa jeruk kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan tekstur kulit sekaligus mencerahkan kulit.

Sedangkan brokoli merupakan sayuran hijau yang kaya antioksidan dan vitamin, sehingga dapat melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Untuk khasiat yang lebih maksimal, detikers bisa menambahkan sedikit selada air (watercress) yang mengandung beta karoten untuk mencegah keriput.

6. Jus Mangga, Melon, dan Wortel

Kombinasi antara ketiga buah ini diyakini dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh, terutama pada kulit. Mangga yang mengandung senyawa antioksidan tinggi dapat mengurangi pigmentasi dan meratakan warna kulit.

Lalu, buah melon bermanfaat untuk membantu regenerasi kulit. Sedangkan wortel yang kaya akan vitamin A dapat membantu mencegah keriput dan garis-garis halus di kulit.

7. Jus Pepaya

Buah yang satu ini tak hanya mampu melancarkan BAB, namun juga turut menjaga kulit tetap sehat. Kandungan beta-karoten pada pepaya dipercaya mampu melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh sinar UV.

8. Jus Bayam

Bayam tak hanya dikonsumsi dengan cara direbus, tapi juga bisa dibuat jus yang segar dan sehat. Perlu diketahui bahwa bayam kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk menjaga kulit tetap sehat.

Sayuran hijau ini juga mengandung asam lemak omega-3 dan senyawa anti-inflamasi, yang mana dapat menjaga kulit tetap berseri.

Itu dia rekomendasi delapan jus buah dan sayur yang baik untuk kulit. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com

Sofa Kulit Berjamur, Begini Cara Bersihkan dengan Baik dan Benar


Jakarta

Jika kamu punya sofa berbahan kulit di rumah, maka kamu harus tahu cara membersihkan jamur pada sofa kulit. Pasalnya jamur berpotensi tumbuh pada sofa kulit yang jarang dirawat dan dibersihkan.

Tentunya, hal ini akan mengganggu tampilan sofa kamu. Tak cuma itu, jamur juga dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan lho!

Namun, kamu tak perlu khawatir. Kamu bisa ikuti tips membersihkan jamur pada sofa kulit berikut. Yuk! Mari simak penjelasan lebih lanjutnya.


Bahaya Jamur Untuk Kesehatan

Menurut Health NSW, berikut beberapa dampak gangguan kesehatan akibat paparan jamur antara lain hidung berair atau tersumbat, iritasi pada mata dan kulit, serangan asma, hingga infeksi jamur di paru-paru (dalam kasus yang serius dan jarang terjadi).

Cara Membersihkan Jamur di Sofa Kulit

Sofa kulit memang memberikan tampilan yang lebih mewah dan elegan. Namun, kamu juga harus segera membersihkan sofa kulit bila sudah ditumbuhi oleh jamur. Melansir dari Bintoro Clean, Sabtu (23/12/2023), berikut beberapa cara membersihkan jamur di sofa kulit.

1. Menggunakan Pelembap

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan pelembab. Selain kulit tubuh kamu, kulit sofa buatan juga perlu diberikan pelembab. Tujuannya agar kulit sofa tersebut tidak mengeras atau kering. Hal ini karena jika kulit sofa dalam keadaan yang kering juga bisa menyebabkan kulit sintetis sofa yang lebih mudah untuk pecah.

Selain itu, dengan menggunakan pelembap juga bisa membantu agar jamur tidak mudah datang dan menempel pada sofa. Namun, ingat jangan sampai sofa kulit terlalu lembap apalagi basah karena permukaan kulitnya dapat jadi media tumbuh yang sempurna bagi jamur.

2. Menggunakan Vacuum Cleaner

Jika sofa kulit sintetis kamu sudah terlanjur berjamur namun masih belum berkerak dan masih belum banyak muncul, maka bisa kamu bersihkan menggunakan vacuum cleaner. Vacuum cleaner tersebut bisa membantu kamu untuk membersihkan berbagai macam debu yang menempel.

Bahkan juga bisa membersihkan debu yang menempel pada sela-sela sofa yang terkadang cukup sulit dibersihkan menggunakan lap atau kemoceng. Terutama untuk bagian yang sulit seperti sela-sela sandaran tangan, sandaran punggung, atau pada bagian sudut-sudut kursi.

3. Menggunakan Cuka Apel

Cara membersihkan jamur di sofa kulit sintetis dengan mudah adalah menggunakan cuka apel. Caranya kamu cukup campurkan cuka apel sekitar 10 sendok makan dan campurkan dengan air sekitar 100 ml air. Kemudian masukkan lap pada campuran air tersebut dan peras airnya.

Gunakan lap tersebut untuk menggosokkan lapnya pada noda jamur yang ada di atas sofa. Jika menurut kamu sudah bersih, maka selanjutnya gosok kembali menggunakan kain lap yang kering. Dengan begitu, sofa yang tadinya basah bisa lembap dan lebih mudah kering.

Selain menggunakan cuka apel, kamu juga bisa menggunakan cairan pembersih yang dikhususkan untuk sofa. Penggunaan cairan pembersih khusus untuk sofa tersebut sudah pasti akan jauh lebih aman karena komposisinya sudah disesuaikan dengan kebutuhan sofa kulit sintetis.

4. Menggunakan Lap Lembap

Jika kamu tidak memiliki cuka apel atau cairan pembersih khusus untuk sofa, maka kamu bisa menggunakan lap lembap saja sudah cukup. Lap lembap tersebut bisa kamu gunakan untuk membersihkan sofa yang terkena noda ringan. Seperti debu yang menempel.

Caranya dengan basahi kain lap dengan air dan peras sampai kain lap terasa lembap. Akan lebih baik jika kamu memang menggunakan cairan yang khusus digunakan untuk membersihkan sofa kulit sintetis. Gosok perlahan sofa yang berjamur tersebut dengan perlahan hingga jamurnya bisa terangkat. Untuk mengeringkannya kamu bisa menggunakan kain lap yang bersih dan kering.

5. Cuci Sofa dengan Campuran Air dan Baking Soda

Sofa kulit yang berjamur dapat dibersihkan dengan baking soda yang dilarutkan dalam air bersih. Baking soda yang biasa digunakan untuk membuat kue ini ternyata memiliki sifat kimia yang mampu mengangkat jamur membandel. Kamu bisa campurkan air secukupnya dengan setengah cangkir soda kue dan gosok sofa dengan cairan tersebut.

Demikian tips membersihkan sofa kulit yang berjamur. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(ti/zlf)



Sumber : www.detik.com

4 Bahan Sofa yang Bisa Jadi Pilihan untuk Tampilan Menarik



Jakarta

Dengan mengetahui bahan sofa terbaik tidak hanya akan mempengaruhi sofa, tetapi juga seberapa lama sofa tersebut akan bertahan. Bahan sofa mengacu pada pelapis sofa, menentukan bahan sofa adalah langkah untuk menemukan sofa terbaik.

Hal ini pastinya akan membantu mempersempit pilihan dan memastikan memilih bahan sofa sesuai dengan yang kamu inginkan.

Dilansir dari Livingetc, berikut beberapa pilihan bahan sofa yang bisa menjadi panduan kamu untuk memilih bahan sofa yang tepat.


Serat Alami

Linen, katun, wol menjadi beberapa bahan sofa yang umum digunakan. Linen sering dianggap mewah, mudah dicuci, dibersihkan, dan disedot debu. Bahan linen mudah kusut dan melar sehingga cocok digunakan dalam suasana yang sangat kasual.

Katun adalah pilihan lain yang sangat baik karena lembut, mudah menyerap keringat, dan terjangkau sehingga cocok untuk suasana kasual atau tradisional. Namun, katun dapat kusut dan kurang tahan lama kecuali dicampur dengan bahan sintetis.

Bahan sofa wol ideal untuk iklim dingin. Namun, bahan ini bisa jadi agak kasar, sebaiknya pertimbangkan sebelum memutuskan untuk memilih bahan ini.

Beludru

Bahan yang elegan dan seringkali berwarna-warni, beludru adalah pilihan yang nyaman sehingga akan menambah sentuhan elegan pada setiap ruangan di rumah. Pilih warna netral untuk tampilan yang lebih kalem.

“Beludru modern memiliki tumpukan yang lebih pendek, sehingga memberikan tampilan yang ramping dan kontemporer sekaligus sangat tahan lama dan anti noda. Bahannya lembut, dan ramah anak menjadikannya pilihan yang praktis namun mewah,” kata Thea Bloch-Neal, pendiri dan desainer Curated by Thea.

Kain Chenille

Chenille adalah bahan sofa alternatif yang bagus daripada linen yang juga merupakan pilihan yang sangat nyaman. Bahan ini cocok dengan kebangkitan gaya tahun 1970-an yang anggun di dunia desain interior.

Namun pertimbangkan tekstur pada bahan sofa ini, bahan ini rentan tersangkut. Meski begitu, detail tekstur adalah cara yang sangat baik untuk menambahkan lebih banyak daya tarik visual ke ruangan kamu.

Material ini dapat dilihat sebagai perpaduan yang pas antara beludru dan bounclé.

Kulit

Tambahkan sentuhan berkelas ke ruangan dengan menambahkan sofa kulit. Kulit menjadi pilihan yang tidak lekang oleh waktu dan serbaguna, menawarkan berbagai pilihan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Bahan kulit juga mudah dibersihkan.

Perlu diingat bahwa ada berbagai jenis kulit, seperti kulit asli yang memberikan kesan alami dan mewah sehingga membentuk patina seiring waktu dan kulit sintetis yang menawarkan alternatif yang terjangkau, meskipun kurang tahan lama.

Bahan sofa yang diwarnai anilin memiliki warna yang kaya, kulit ini menarik bagi penggemar desain tetapi lebih rentan terhadap noda karena kurangnya lapisan pelindung.

“Namun, tidak ada yang lebih baik daripada sofa kulit berwarna cerah,” kata Cheryl, seorang desainer.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

11 Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air


Jakarta

Air adalah elemen utama dalam proses pembersihan, tapi tidak semua barang di rumah aman dicuci dengan air. Beberapa benda bahkan bisa rusak jika terkena air.

Sehingga, penting untuk mengetahui barang apa saja yang sebaiknya tidak dibersihkan dengan air. Simak penjelasannya berikut ini.

Barang di Rumah yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Air

Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan air yaitu perabotan kayu, lantai kayu, hingga lampu. Mengutip laman Southern Living dan Martha Stewart berikut penjelasannya:


1. Perabotan Kayu

Kelembaban yang berlebihan bisa menyebabkan perabotan kayu melengkung dan terbelah. Air juga bisa merusak lapisan kayu yang dicat atau di-finishing. Jadi, sebaiknya bersihkan kayu dengan produk pembersih khusus kayu.

2. Lantai Kayu

Sama seperti perabotan kayu, lantai kayu juga bisa melengkung dan retak saat terkena air. Sehingga, jika ingin membersihkan lantai, gunakan kain pel yang diperas dengan benar. Setelah selesai mengepel, sebaiknya gunakan handuk microfiber untuk mengeringkan permukaan secara menyeluruh

3. Bahan Kulit

Seiring waktu, kelembaban yang berlebihan bisa merusak bahan kulit dan menghilangkan minyak alami yang dimilikinya. Sehingga bahan kulit menjadi kering dan rapuh. Boleh saja membersihkan noda pada kulit tapi hanya dengan sedikit air.

4. Beludru

Beludru sangat sensitif terhadap air. Air dapat meninggalkan bekas dan noda yang terlihat pada beludru. Selain itu, air juga bisa merusak tekstur beludru dan membuatnya terlihat kusut atau berubah warna.

5. Kulit Suede

Kulit suede sangat rentan dengan air. Ketika terkena suede, air akan meninggalkan bekas saat bahan tersebut mengering. Paparan air juga bisa menyebabkan warna suede menjadi luntur atau memudar, terutama bagi suede yang diwarnai.

6. Alat Elektronik

Membersihkan alat elektronik dengan air bisa berbahaya. Jika air mengenai beberapa komponen elektronik, maka korsleting bisa terjadi. Hal ini bisa menyebabkan malfungsi, kerusakan permainan seperti korosi, kerusakan komponen atau kebakaran listrik.

Untuk menghilangkan kotoran, debu, dan serpihan lainnya pada perangkat elektronik, gunakan kain lap microfiber. Penyedot debu kecil atau sikat gigi juga bisa membantu menghilangkan kotoran yang membandel atau menempel.

7. Kain Sutra

Air bisa melemahkan serat sutra dan menyebabkan tekstur bahan ini berubah. Selain itu, kelembaban yang berlebihan bisa meninggalkan noda dan menyebabkan warna pada sutra luntur dan memudar seiring waktu.

8. Kuningan

Kuningan yang terbuat dari campuran tembaga dan seng umumnya antikarat. Namun, pembersihan yang salah bisa menyebabkan beberapa masalah. Membersihkan perabot kuningan dengan air bisa menyebabkan bekas noda, kusam, hingga korosi.

9. Perak

Air juga bisa meninggalkan noda pada perak dan menyebabkan material tersebut lebih cepat memudar dan menyebabkan korosi. Air bisa meresap dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada perak.

10. Lampu

Membersihkan lampu dengan air bisa merusak bohlam dan juga soketnya. Paparan air bisa menyebabkan kerusakan pada kabel dan meningkatkan risiko kesalahan listrik. Hal ini bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran.

11. Marmer dan Granit

Marmer dan granit tidak cocok dibersihkan dengan air karena bisa mengikis lapisan pelindungnya. Setelah terkikis, material tersebut akan lebih rentan terhadap noda dan kerusakan lainnya. Jadi, gunakan larutan pembersih khusus untuk membersihkan marmer atau granit di rumah.

(row/row)



Sumber : www.detik.com

10 Makanan Sumber Kolagen yang Baik untuk Kesehatan Kulit

Jakarta

Memiliki kulit yang sehat dan terlihat awet muda merupakan dambaan setiap orang. Nah, salah satu cara dalam merawat kesehatan kulit adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya kolagen.

Sebagai informasi, kolagen adalah protein yang dapat memberi struktur, kekenyalan, hingga elastisitas pada kulit. Fungsi lain dari kolagen adalah mampu menjaga kekencangan kulit agar tidak mudah kendur.

Namun seiring bertambahnya usia, kolagen yang diproduksi oleh tubuh semakin berkurang, sehingga dapat mempengaruhi elastisitas kulit. Maka dari itu, banyak orang yang mengkonsumsi berbagai suplemen kolagen.


Sebenarnya, ada sejumlah makanan sehat dan bergizi yang menjadi sumber kolagen bagi tubuh. Apa saja makanan tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Makanan Sumber Kolagen bagi Tubuh

Ada sejumlah makanan yang mengandung kolagen sehingga baik untuk kesehatan kulit. Dilansir situs Eating Well dan Healthline, berikut daftar makanan sumber kolagen:

1. Ikan

Ikan mengandung asam amino yang berfungsi untuk memproduksi kolagen di dalam tubuh. Agar kolagen dapat diserap tubuh secara optimal, disarankan untuk mengkonsumsi ikan beserta kulitnya.

Beberapa jenis ikan yang menjadi sumber kolagen di antaranya ikan tuna, salmon, sarden, atau patin.

2. Ayam

Selain ikan, dianjurkan juga mengkonsumsi ayam karena merupakan sumber kolagen alami. Bagian ayam yang punya kandungan kolagen tinggi terletak pada dagingnya.

Coba kamu perhatikan saat memotong ayam utuh, pasti akan melihat banyak jaringan ikat di dalam dagingnya. Nah, bagian tersebut yang membuat ayam menjadi sumber kolagen.

3. Jeruk

Vitamin C merupakan salah satu sumber vitamin yang berperan penting dalam proses produksi kolagen di dalam tubuh. Nah, salah satu buah yang kaya akan vitamin C adalah jeruk.

Buah-buahan sejenis jeruk seperti jeruk nipis, lemon, atau sunkist punya kandungan yang dapat membantu menghubungkan asam amino selama tubuh memproduksi kolagen.

4. Tomat

Tomat juga mengandung vitamin C tinggi yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen. Selain itu, tomat juga mengandung antioxidant lycopene yang berfungsi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

5. Kaldu Tulang

Kaldu tulang dipercaya mengandung kolagen tinggi yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Kaldu tulang didapat dengan cara merebus tulang sapi atau tulang ayam dalam waktu yang lama.

Namun perlu diingat, kandungan nutrisi tiap kaldu tulang bisa berbeda-beda. Selain itu, proses pembuatan kaldu tulang memakan waktu cukup lama, jadi harus sedikit bersabar.

6. Buah Berry

Mengkonsumsi buah berry secara rutin ternyata baik untuk kesehatan kulit. Sebab, buah berry mengandung vitamin A dan vitamin C tinggi yang bertugas untuk meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh.

Selain itu, mengkonsumsi buah berry juga dapat mencegah radikal bebas. Beberapa jenis buah berry yang bisa dikonsumsi di antaranya strawberry, blueberry, dan raspberries.

7. Brokoli

Brokoli bisa menjadi pilihan alternatif bagi kamu yang ingin memiliki kulit sehat dan berseri. Soalnya, brokoli mengandung vitamin C yang berperan penting dalam pembentukan kolagen.

Brokoli dapat diolah dengan cara ditumis atau direbus. Namun lebih disarankan diolah dengan cara direbus agar kandungan nutrisi di dalam brokoli tidak hilang.

8. Putih Telur

Makanan sumber kolagen berikutnya adalah putih telur. Meskipun putih telur tidak mengandung jaringan ikat sebanyak produk hewani lainnya, tapi putih telur mengandung prolin yang cukup tinggi. Sebagai informasi, prolin merupakan salah satu asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen.

9. Daging Sapi

Daging sapi mengandung mineral yaitu zinc yang dapat membantu tubuh memproduksi kolagen. Selain itu, daging sapi juga mempunyai tiga asam amino yang dapat membantu pembentukan kolagen, yakni glisin, prolin, dan hidroksiprolin.

10. Kacang-kacangan

Makanan sumber kolagen yang terakhir adalah kacang-kacangan. Sama halnya seperti daging sapi, kacang-kacangan juga mengandung zinc yang dapat membantu tubuh memproduksi kolagen.

Salah satu jenis kacang yang disarankan untuk dikonsumsi adalah kacang arab. Selain kaya mineral zinc, kacang jenis ini juga merupakan sumber vitamin C.

Itu tadi 10 makanan sumber kolagen yang baik untuk kesehatan kulit. Semoga bermanfaat!

(ilf/fds)



Sumber : food.detik.com