Tag Archives: dokter spesialis

Beasiswa LPDP Dokter Spesialis di RSPPU 2025 Dibuka, Non-PNS Bisa Daftar


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka pendaftaran beasiswa LPDP Dokter Spesialis pada Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (DS RSPPU). Periode pendaftaran berlangsung mulai 5 Mei sampai 2 Juni 2025 mendatang.

WNI yang sudah berprofesi sebagai dokter, punya Surat Tanda Registrasi (STR), dan punya Surat Izin Praktik (SIP) aktif bisa mendaftar beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU. Simak tahap seleksi, syarat, komponen beasiswa, dan jadwalnya di bawah ini.

Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025

Beasiswa LPDP Dokter Spesialis pada RSPPU meliputi:


  • Dana biaya operasional pendidikan (BOP)/dana SPP
  • Dana penugasan jejaring
  • Dana bantuan penelitian tesis/disertasi
  • Dana bantuan seminar/konferensi internasional
  • Dana bantuan publikasi jurnal internasional
  • Dana pelatihan kursus wajib
  • Dana ujian keterampilan dan/atau dana uji kompetensi
  • Dana transportasi
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana tunjangan keluarga
  • Insentif kelulusan
  • Dana keadaan darurat (force majure)
  • Dana transportasi dan akomodasi selama pelatihan kursus wajib
  • Dana transportasi dan akomodasi selama ujian keterampilan, dan/atau uji kompetensi

Syarat Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU

  • WNI
  • Usia maksimal 35 tahun pada 31 Desember 2025
  • Dokter aktif
  • Pengalaman klinis minimal 1 tahun, tidak termasuk masa internship, dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIP) yang telah berlaku minimal
  • STR Dokter Umum dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku
  • Dokter PNS bersedia kembali ke daerah tugas asal setelah pendidikan
  • Dokter non-PNS bersedia ditempatkan di daerah prioritas atau daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) usai pendidikan sesuai kebutuhan dan ketentuan Kementerian Kesehatan
  • Bukan dokter yang sedang pendidikan (on-going) dokter spesialis atau subspesialis
  • Buka dokter yang sudah selesai studi dokter spesialis atau subspesialis
  • Jika pernah menempuh studi dokter spesialis atau subspesialis tetapi tidak selesai, calon pendaftar bisa melamar pada jenjang studi yang sama dengan menyertakan surat pemberhentian/sejenis dari RSPPU/kampus bersangkutan
  • Lulusan magister atau doktor boleh mendaftar
  • Tidak menerima beasiswa lain yang berpotensi double funding
  • IPK minimal 2,75 dari 4,00
  • Skor bahasa Inggris minimal TOEFL ITP 450, TOEFL IBT 45 IELTS 5.0, PTE Academic 36

Cara Daftar Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025

  1. Selesaikan pendaftaran PPDS RSPPU pada aplikasi SatuSehat Kementerian Kesehatan
  2. Mendaftar secara online beasiswa LPDP pada situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
  3. Lengkapi dan unggah dokumen pendaftaran
  4. Submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi dan pendaftaran

Seleksi Beasiswa

Rangkaian seleksi LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025 terdiri dari:

  • Seleksi administrasi: didasarkan pada pemenuhan persyaratan beasiswa dari LPDP dan persyaratan PPDS RSPPU dari Kementerian Kesehatan
  • Seleksi substansi: didasarkan pada hasil seleksi substansi beasiswa LPDP dan tes tulis serta tes wawancara PPDS RSPPU Kementerian Kesehatan

Jadwal Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025

  • Pendaftaran: 5 Mei-2 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 3-25 Juni 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 26 Juni 2025
  • Seleksi substansi: 22-31 Juli 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 8 Agustus 2025
  • Mulai kuliah: Minggu ke-3 atau minggu ke-4 Agustus 2025

Informasi beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwk)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin

Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis 2025 Periode 1 Dibuka Kemenkes Lagi, Cek!


Jakarta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka rekrutmen dan seleksi bantuan program pendidikan dokter spesialis (PPDS) periode 1 2025. Pendaftaran berlangsung mulai 25 April sampai 18 April 2025.

Melalui Surat Edaran No HK.02.02/F/1481/2025, Direktur Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes Yuli Farianti mengatakan Rekrutmen Program Pendidikan Dokter Spesialis periode I Tahun 2025 siap untuk dilanjutkan. Diketahui, program ini sebelumnya ditunda pada 16 Desember tahun lalu.

Yuli menyatakan, lanjutan rekrutmen ini menerapkan sejumlah penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan prioritas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win. Ada pula penyesuaian pilihan penempatan pada RS yang menjadi lokus PHTC.


Aturan Baru Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1

  • Jika sudah mendaftar pada November-Desember 2024, maka tetap terdaftar di dalam aplikasi dan dapat melanjutkan proses rekrutmen dan seleksi sesuai jadwal terbaru
  • Jika belum mendaftar, maka bisa memilih program:
    • Spesialis ilmu kesehatan anak
    • Spesialis obstetri dan ginekologi
    • Spesialis ilmu bedah
    • Spesialis ilmu penyakit dalam
    • Spesialis ilmu anestesiologi dan terapi intensif
    • Spesialis radiologi
    • Spesialis patologi klinik data

Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1

Bantuan PPDS Kemenkes meliputi:

  • Bantuan biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke institusi pendidikan:
    • – Biaya Operasional Pendidikan (BOP), Dana Pengembangan (DP), Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI) satu kali di awal perkuliahan
    • – Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) per semester.
  • Biaya hidup per semester
  • Buku/referensi per semester
  • Biaya penunjang:
    • – Kursus/seminar maksimal 3 kali selama masa pendidikan
    • – Biaya penelitian 1 kali selama masa pendidikan Ujian Kompetensi/Ujian Nasional, dibayarkan hanya 1 kali selama masa pendidikan

Bantuan biaya penunjang akan diberikan setelah ada hasil verifikasi dari Kemenkes.

Syarat Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1

  • ASN PNS atau PPPK yang berasal dari daerah yang sama dengan lokus RS penempatan pasca pendidikan
  • Non-ASN yang bersedia ditempatkan pada lokus RS penempatan pasca pendidikan.
  • Merupakan peserta didik baru maupun peserta didik yang sedang mengikuti pendidikan spesialis/residen maksimal 3 semester sebelum masa studi berakhir
  • Belajar di kelas reguler atau kelas lain yang disetujui oleh Kemenkes
  • Tidak berlaku bagi peserta didik kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, dan/atau kelas internasional
  • Tidak diperbolehkan menerima pembiayaan bantuan pendidikan dari pihak lain (double funding)
  • Memiliki BPJS Kesehatan aktif pada saat proses seleksi administrasi.

Daftar Fakultas

Fakultas kedokteran tempat belajar calon peserta disyaratkan meliputi:

  • Universitas Syiah Kuala
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Andalas
  • Universitas Sriwijaya
  • Universitas Riau
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Sebelas Maret
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Udayana
  • Universitas Lambung Mangkurat
  • Universitas Mulawarman
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Sam Ratulangi
  • Universitas Mataram

Jadwal Bantuan PPDS 2025 Kemenkes Periode 1

  • Pendaftaran online: 25 Maret-18 April 2025
  • Seleksi administrasi tahap 1: 21-25 April 2025
  • Seleksi administrasi tahap 2: 28 April-2 Mei 2025
  • Penetapan lulus administrasi: 7 Mei 2025
  • Seleksi wawancara: 8, 9, 14, 15, 16 Mei 2025
  • Penetapan peserta penerima bantuan PPDS: 22 Mei 2025
  • Mulai kuliah: Sesuai institusi pendidikan, periode Januari-Juni 2025

SE Dirjen SDM Kemenkes tentang Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1 PDF bisa diunduh dengan klik DI SINI.

Pantau informasi bantuan PPDS Kemenkes 2025 di https://sibk.kemkes.go.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin

Surat Efisiensi Beasiswa Dokter Sempat Viral, Kini Kemenkes Membatalkan



Jakarta

Beredar surat beasiswa untuk pendidikan dokter, dokter gigi, dokter spesialis hingga subspesialis dihentikan. Namun, tak sampai sehari, Kemenkes membatalkan surat itu.

Surat itu beredar di media sosial, seperti X (dulu Twitter).

Surat berkop Kemenkes itu bernomor DP/.01.01/F.III/340/2025, dengan hal ‘Surat Pemberitahuan’ tertanggal 18 Februari 2025.


Berikut inti badan surat yang diteken oleh Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan itu:

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bersama ini kami sampaikan bahwa Rekrutmen Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis-Subspesialis Kementerian Kesehatan Tahun 2025 untuk sementara waktu dihentikan hingga adanya kebijakan lebih lanjut.

Untuk peserta aktif penerima beasiswa, pembayaran komponen beasiswa akan tetap dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Surat itu mendapatkan banyak protes di X. Banyak yang menilai surat Kemenkes itu paradoks dengan pernyataan Prabowo Subianto saat debat capres yang mengungkapkan Indonesia kekurangan 140 ribu dokter hingga ingin menambah 300 fakultas kedokteran.

Namun, sehari berselang, Kemenkes membatalkan surat yang diterbitkan itu. Surat ini diunggah Kemenkes dalam media sosial Kemenkes seperti di Instagram story dan X.

Surat bernomor DP.01.01/F.III/344/2025, dengan Hal ‘Surat Klarifikasi’ itu bertanggal 19 Februari 2025.

Berikut inti badan surat itu:

Menindaklanjuti Surat Pemberitahuan Nomor DP 01.01/F.III/340/2025 tentang Program Beasiswa, bersama ini kami sampaikan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi, dan Dokter Spesialis/Subspesialies tetap berjalan, tidak termasuk bagi peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang dalam proses pendidikan.

Surat diteken oleh pejabat yang sama Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Anna Kurniati, SKM, MA, PhD.

Efisiensi program beasiswa dokter dibatalkanEfisiensi program beasiswa dokter dibatalkan Foto: (Tangkapan layar IG dan X Kemenkes RI)

“#Healthies, program beasiswa PPDS tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan. Kami juga tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan,” demikian cuit akun X resmi Kemenkes, @KemenkesRI pada 19 Februari jam 19.17 WIB.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut surat baru ini untuk menganulir keputusan pada surat pemberitahuan Nomor DO.01.01/F.III/340/2025. Aji menyebut pemerintah telah mengkaji pembiayaan untuk program beasiswa pada 2025 agar tetap berjalan.

“Dananya dipastikan cukup,” tegas Aji dilansir dari detikHealth, Selasa (20/2/2025).

(nwk/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU Dibuka, Cek Syaratnya!



Jakarta

Beasiswa LPDP Pendidikan Dokter Spesialis Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (DS RSPPU) dibuka. Pendaftaran dibuka pada 10 November hingga 1 Desember 2025.

Dalam skema beasiswa ini, awardee akan menjalani kuliah di RSPPU sesuai program studi yang dipilih. Dalam unggahan Instagram @lpdp_ri, disebutkan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk jawaban dari Indonesia yang masih kekurangan 27.000 dokter spesialis pada 2025,
Sembunyikan kutipan teks

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Simak ketentuan lengkapnya!


Tujuan Studi Beasiswa LPDP DS RSPPU

1. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta

Program studi: Ilmu penyakit jantung dan pembuluh daerah
Durasi: 9 semester

2. RS Pusat Otak Nasional Prof Dr dr Mahar Mardjono, Jakarta

Program studi: Ilmu Penyakit saraf/neurologi
Durasi: 8 semester

3. RS Ortopedi Soeharso, Surakarta

Program studi: Orthopaedi dan traumatologi
Durasi: 9 semester

4. RS Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta

Program studi: Ilmu kesehatan anak
Durasi: 8 semester

5. RS Mata Cicendo, Bandung

Program studi: Ilmu kesehatan anak
Durasi: 8 semester

6. RS Kanker Dharmais, Jakarta

Program studi: Onkologi radiasi
Durasi: 8 semester

Syarat Penerima Beasiswa LPDP DS RSPPU

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berprofesi sebagai dokter dan memiliki surat tanda registrasi (STR) aktif serta memiliki surat izin praktik (SIP) aktif
  • Berusia maksimal 35 tahun
  • Mempunyai IPK minimal 2,75 dalam skala 4,00
  • Memiliki nilai tes bahasa Inggris TOEFLE ITP minimal 450, TOEFL IBT minimal 45, IELTS minimal 5.0 atau PTE Academic minimal 36
  • Mengikuti seleksi administrasi dan seleksi substansi.

Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP DS RSPPU

1. Menyelesaikan pendaftaran PPDS RSPPU pada aplikasi SATUSEHAT yang disediakan Kementerian Kesehatan
2. Mengisi aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php/site/login
3. Mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan
4. Pendaftaran ditetapkan menjadi calon penerima beasiswa LPDP apabila dinyatakan lulus seleksi oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.

Pendayagunaan Alumni Beasiswa LPDP DS RSPPU

Setelah menerima beasiswa dan lulus dari program studi lewat beasiswa LPDP DS RSPPU, alumni akan ditempatkan menjadi dokter di daerah tugas asal bagi dokter yang sudah menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Sementara dokter yang non-PNS akan ditempatkan di daerah prioritas atau daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) sesuai ketetapan Kementerian Kesehatan.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP DS RSPPU

  • Pendaftaran: 10 November-1 Desember 2025
  • Seleksi administrasi: 2-16 Desember 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18 Desember 2025
  • Seleksi substansi: 13-23 Januari 2026
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 9 Februari 2026
  • Perkulihan paling cepat: pekan ke-4 Februari 2026

Demikian informasi beasiswa LPDP DS RSPPU. Jika detikers ingin tahu lebih detail soal beasiswa ini bisa dilihat di sini.

(cyu/nah)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



Sumber : www.detik.com