Tag Archives: 10

Rekor Terbanyak Tahun Ini, MAG Run 2025 Diikuti 5.000 Peserta Lari


Jakarta

Mal Artha Gading (MAG) kembali menggelar ajang lari tahunan MAG Run 2025 di kawasan Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Memasuki tahun ke-9 penyelenggaraan, kegiatan ini mencatat rekor baru dengan diikuti 5.000 peserta, jumlah terbanyak sepanjang sejarah MAG Run.

Direktur Mal Artha Gading, Johan Sunarto mengatakan antusiasme peserta tahun ini menjadi yang tertinggi sejak pertama kali diselenggarakan.

“Ini apresiasi luar biasa hadir Pak Wali Kota, hadir Pak Kapolres Jakut bersama Pak Dandim Jakut bersama masyarakat Jakarta Utara turut memeriahkan bahkan ikut lari di Mal Artha Gading. Di tahun ke 9 ini luar biasa karena peserta terbanyak, diantara MAG Run sebelumnya. Karena tahun ini kita diikuti peserta sebanyak 5.000,” ujarnya kepada wartawan dalam acara MAG Run 2025 di Mal Artha Gading, Minggu (19/10/2025).


Dari pantauan detikcom, ribuan peserta memadati Mal Artha Gading sejak pagi. Antusiasme terlihat dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pelari hingga keluarga dan anak-anak. Para peserta berlari menempuh rute 5 kilometer untuk kategori dewasa dan 2 kilometer untuk kategori anak-anak.

Masing-masing peserta menerima starter pack berisi tote bag, jersey, BIB number, medali finisher, dan voucher dari sponsor. Untuk peserta anak-anak, panitia menyiapkan mini playground sebagai waiting zone agar mereka tetap nyaman sebelum dan sesudah berlari.

MAG Run 2025MAG Run 2025 Foto: dok. Hafiz Khoerus Syifa/detikcom

Suasana semakin meriah dengan penampilan Marching Band Sekolah Kemala Bhayangkari I, Zumba Class, hingga sing along bersama Angel & The Boys. Total door prize senilai Rp 90 juta turut menambah antusias peserta di area finis.

Johan menargetkan peserta akan bertambah di tahun depan yang bertepatan dengan satu dekade penyelenggaraan.

“Yang pastinya tahun depan MAG Run yang ke-10 akan lebih meriah lagi. Harapannya, tahun depan kita bisa target 10 ribu peserta,” tuturnya.

Mengusung tema ‘Fun Run Bersama Keluarga & Komunitas’, MAG Run 2025 menjadi ruang kebersamaan antara warga, komunitas, dan pemerintah. Tahun ini, MAG berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut) yang melibatkan sejumlah kecamatan dan kelurahan dalam mendukung penuh pelaksanaan acara.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyebut kegiatan ini bukan sekadar olahraga, melainkan juga ajang silaturahmi antar warga.

“Kegiatan hari ini nggak cuma olahraga, ini ajang silaturahmi dari waga kami. Di sekitaran Artha Gading dan seluruh warga kota Jakarta Utara termasuk wilayah lain,” ujar Hendra.

Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Terima kasih stakeholder terkait sudah mendukung acara ini, khususnya terkait soal keamanan, mulai pihak kepolisian, Satpol PP hingga internal Mal Artha Gading sendiri. Kegiatan ini turut membantu pelaku UMKM,” lanjutnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal, MAG menghadirkan jersey eksklusif MAG Run 2025 hasil kolaborasi dengan Mills. Ajang ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor serta lembaga mitra yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan layanan kegiatan.

Dukungan lintas instansi turut memperkuat penyelenggaraan tahun ini. Hadir di lokasi antara lain Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra, serta Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Dony Gredinand.

General Manager Mal Artha Gading, Genta Ferdianto menegaskan MAG Run menjadi wujud komitmen pusat perbelanjaan dalam mengajak masyarakat hidup aktif dan sehat.

“MAG Run bukan sekadar ajang olahraga, tapi juga momentum untuk menjalin kedekatan dengan pelanggan dan komunitas pelari di Jakarta,” jelasnya.

Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, MAG Run 2025 menegaskan peran Mal Artha Gading bukan hanya sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

(prf/ega)

Sumber : sport.detik.com

Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh

6 Tempat Main Bowling di Jakarta yang Asyik buat Hangout Bareng Teman


Jakarta

Bowling menjadi salah satu pilihan hiburan yang menyenangkan dan menantang. Dengan suasana kompetitif namun santai, bowling tidak hanya digemari oleh pecinta olahraga.

Pasalnya permainan ini juga bisa dinikmati oleh mereka yang sekedar ingin menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga. Berikut 6 Tempat Main Bowling di Jakarta yang asyik buat hangout bareng teman.

6 Tempat Main Bowling di Jakarta

Ada beberapa tempat main bowling di Jakarta, mulai dari yang ada di kawasan Kuningan, Kelapa Gading, Ancol, hingga Kemang. Berikut informasinya menurut laman resmi hingga Instagram berbagai tempat bowling:


1. Jakarta Bowling Center

Jakarta Bowling Center berada di daerah Jakarta Selatan. Berdiri sejak tahun 2005, Jakarta Bowling Center menjadi satu-satunya tempat main bowling di Jakarta Selatan.

Mengutip laman Instagramnya, area bermain bowling di sini cukup luas, ada 12 lane yang setiap 1 lane nya maksimal bisa dipakai untuk tiga orang. Menurut laman instagramnya, Jakarta Bowling Center biasa dipakai untuk event-event kantor.

  • Tarif: Rp 250.000/ jam untuk 3 orang. Sewa sepatu dan pembelian kaos kaki: Rp 18.000.
  • Lokasi: Lantai Upper Ground Plaza Festival, Jl. H. R. Rasuna Said No.22, RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
  • Jam operasional: Setiap hari pukul 12.00-22.00 WIB, kecuali Jumat pukul 13.00-22.00 WIB.

2. Artha Gading Bowling Center

Artha Gading Bowling Center berada di salah satu Mall di Jakarta Utara. Ruangannya lebar dan luas.

Bowling Center ini mempunyai 30 lane untuk bermain bowling yang masing-masing lane maksimal untuk 3 orang. Jadi, tak perlu khawatir untuk tidak dapat tempat.

  • Tarif: Rp 75.000 untuk weekday dan Rp 85.000 untuk weekend. Harga sudah termasuk sepatu & free kaos kaki
  • Lokasi: Mall Artha Gading
  • Jam operasional: 12.00-00.00 untuk weekday dan pukul 11.00-00.00 untuk weekend.

3. Jaya Ancol Bowling Center

Seperti namanya, Jaya Ancol Bowling Center berlokasi di daerah Ancol, Jakarta Utara. Sehingga tempat ini berdekatan dengan aneka taman wisata dan restoran.

Menurut laman Instagramnya, Jaya Ancol Bowling Center memiliki 40 lanes. Area bermain bowling ini dilengkapi Pro Shop yang menyediakan bola bowling, tas bowling, dan aksesoris lainnya.

  • Tarif: Rp 50.000 untuk weekday dan Rp 60.000 untuk weekend dan hari libur. Sewa sepatu dan pembelian kaos kaki: Rp 25.000
  • Lokasi: Jl. Lodan Timur No.10, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota
  • Jam operasional: Weekday 12.00-00.00 dan weekend 10.00-00.00

4. Playfield Bowling

Playfield Bowling berada di kawasan Kemang. Tak hanya tempat bermain bowling, tapi Playfield Bowling juga mempunyai cafe yang menyediakan aneka makanan dan minuman. Jadi, setelah lelah bermain kamu bisa mengisi perut di cafe ini.

Playfield Bowling punya 4 lane dengan per lane maksimal 4 orang. Meski tak terlalu luas, tempat ini tampak nyaman untuk jadi tujuan hangout bersama teman.

  • Tarif:
    Weekday: 09.00-15.00 WIB: Rp 165.000/jam dan 15.00-21.00 WIB: Rp 190.000/ jam, weekend: 09.00-12.00 WIB: Rp 190.000/jam dan 12.00-22.00 WIB: Rp 220.000/jam. Sewa sepatu: Rp 10.000, kaos kaki: Rp 10.000
  • Lokasi: Jl. Srengseng Raya No.55A, RT.1/RW.2, Srengseng, Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta Barat
  • Jam Operasional: Weekday: 09.00-21.00 WIB dan Weekend: Rp 09.00-22.00 WIB.

5. Funworld Bowling

Funworld Bowling hadir di beberapa mall di Jakarta. Tempat main bowlingnya terdiri dari 8 Lane, yang pada setiap lane bisa dimainkan maksimal oleh 4 orang. Menurut liputan detikTravel sebelumnya, permainan bowling terdiri dari beberapa kategori Rounds, yaitu 3 Rounds, 6 Rounds, dan 10 Rounds.

Sebab fasilitas bowling ini berada di Funworld, maka sistem bermainnya menggunakan Tach Card. Sehingga, traveler akan menggunakan Fun Card seperti saat mereka bermain di mesin permainan lainnya.

  • Tarif: Mulai dari 14 Goldie (3 Round 1 Player) atau sekitar Rp 28.000 hingga 210 Goldie (10 Round 6 Players) atau sekitar Rp 420.000. Harga sudah termasuk free sewa sepatu bermain.
  • Lokasi:

-Lantai 2 Mall of Indonesia, Jakarta Utara
-Lantai 3 Mall Central Park, Jakarta Barat
-Lantai 2 Puri Indah Mall, Jakarta Barat

  • Jam operasional: 09.00-21.00 WIB

6. Social Bowling Timezone

Melepas penat sambil main bowling juga bisa dilakukan di beberapa lokasi Timezone. Salah satunya berada ada di Emporium Pluit Mall, menurut laman Timezone, di sini ada 4 lane yang terblang pendek di Social Bowling yang bisa dinikmati pengunjung. Di sini, kamu tidak perlu menggunakan sepatu khusus.

Untuk bermain bowling di sini, kamu perlu menggunakan powercard. Jadi, jangan lupa untuk mengisinya terlebih dahulu.

  • Tarif: Mulai dari 35 Tizo atau sekitar Rp 35.000
  • Lokasi:

-Lantai 4 Emporium Pluit
-Lantai 3 Lippo Mall Kemang
-Lantai UG Lippo Mall Puri 1
-Lantai 1 Lippo Mall Puri 2
-Lantai 3 Summarecon Mall Kelapa Gading 3

  • Jam operasional: 10.00-22.00 WIB

Itulah sejumlah tempat main bowling di Jakarta. Sebelum mengunjungi salah satunya, jangan lupa untuk update informasi terbarunya ya, seperti jam buka dan harga tiketnya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Surat Az-Zumar Ayat 9, Jelaskan Perbedaan Orang Berilmu dan Orang Lalai


Jakarta

Surat Az Zumar merupakan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang banyak mengandung pelajaran tentang keimanan, ibadah, dan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Salah satunya seperti dijelaskan dalam ayat 9.

Surat Az Zumar ayat ke-9 menjelaskan perbedaan antara orang yang berilmu dan beribadah dengan orang yang lalai dari ketaatan. Berikut bacaan dan tafsir selengkapnya.

Surat Az-Zumar Ayat 9

Berikut bacaan lengkap surat Az Zumar ayat 9,


أَمَّنْ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْءَاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ

Arab-Latin: Am man huwa qānitun ānā`al-laili sājidaw wa qā`imay yaḥżarul-ākhirata wa yarjụ raḥmata rabbih, qul hal yastawillażīna ya’lamụna wallażīna lā ya’lamụn, innamā yatażakkaru ulul-albāb

Artinya: (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

Asbabun Nuzul Surat Az-Zumar Ayat 9

Merangkum buku Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Ayat Al-Qur’an karya Jalaludin as-Suyuti, Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Ibnu Umar RA dia berkata, “(Apakah kamu orang musyrik lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam.”

Ia berkata, “Ayat tersebut diturunkan berkenaan dengan Utsman bin Affan.”

Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari al-Kalbi dari Abu Shalih dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, “Diturunkan berkenaan dengan Ammar bin Yasir.”

Juwaibir meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Ayat tersebut turun berkenaan dengan Ibnu Mas’ud, Ammar bin Yasir dan Salim, mantan budak sahaya Abu Hudzaifah.”

Juwaibir meriwayatkan dari Ikrimah, ia berkata, “Ayat tersebut turun mengenai Ammar bin Yasir.”

Tafsir Surat Az Zumar Ayat 9

Tafsir Ringkas Kementerian Agama (Kemenag) RI

Dalam surat Az-Zumar ayat 9-10, Allah SWT memberikan gambaran perbandingan antara dua golongan manusia yang sangat berbeda di sisi-Nya. Ayat ini menekankan keutamaan orang yang taat, berilmu, dan rajin beribadah, dibandingkan mereka yang kufur, hanya ingat kepada Allah saat tertimpa musibah, dan selalu mengikuti hawa nafsunya.

Ayat ini membuka dengan pertanyaan yang sangat menyentuh: “Apakah orang yang beribadah di waktu malam, dalam keadaan sujud dan berdiri, karena takut akan azab akhirat dan mengharap rahmat Tuhannya, itu sama dengan orang kafir?”

Allah SWT menyebut secara khusus ibadah di malam hari karena waktu ini menunjukkan keikhlasan yang tinggi. Seseorang yang meninggalkan tidur nyamannya untuk membaca Al-Qur’an, salat, dan berzikir tentu memiliki kedekatan dengan Allah SWT. Ia melakukan semua itu karena rasa takut terhadap azab akhirat dan harapan besar pada rahmat Allah SWT.

Allah SWT lalu memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menegaskan perbedaan ini:
“Katakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”

Orang yang berilmu, yang memahami ajaran Allah, pasti akan terdorong untuk beramal saleh dan menjauhi keburukan. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki ilmu, apalagi menolak kebenaran, cenderung mengikuti hawa nafsu dan mengabaikan ajaran agama.

Ayat ini menegaskan bahwa hanya orang-orang yang berakal sehat dan berpikiran jernih yang dapat menerima pelajaran, membedakan antara kebenaran dan kebatilan, serta mengenali nilai ibadah dalam kehidupan.

Surah Az-Zumar ayat 9-10 memberikan pelajaran penting tentang nilai ibadah di waktu malam, keutamaan ilmu, pentingnya takwa, dan luasnya rahmat Allah bagi orang-orang yang bersabar. Ayat ini juga mengingatkan bahwa orang berilmu dan beriman memiliki kedudukan yang jauh lebih mulia dibandingkan dengan mereka yang tidak mengetahui kebenaran dan terus mengikuti hawa nafsunya.

Tafsir Ibnu Katsir

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa tidaklah sama di sisi Allah SWT antara orang yang menyekutukan-Nya dengan orang yang menghabiskan malam dalam ibadah. Allah SWT mengangkat derajat mereka yang bersujud dan berdiri di tengah malam karena takut kepada siksa akhirat dan berharap rahmat-Nya.

Frasa “آناءَ اللَّيْلِ” (ana al-lail) secara harfiah berarti “bagian-bagian malam”. Para mufassir seperti As-Suddi dan Ibnu Zaid menafsirkannya sebagai tengah malam. Kemudian Qatadah menafsirkannya secara lebih luas mencakup awal, pertengahan, dan akhir malam.

Ini menunjukkan bahwa ibadah malam memiliki kedudukan tinggi dalam Islam dan bisa dilakukan pada seluruh bagian malam, terutama dalam bentuk salat tahajud, berzikir, dan membaca Al-Qur’an.

Ibnu Katsir menegaskan bahwa kedua sikap ini wajib hadir dalam ibadah seorang mukmin. Ketika masih sehat dan bertenaga, rasa takut hendaknya lebih dominan agar menjauhi dosa. Namun saat menjelang ajal, rasa harap kepada ampunan dan rahmat Allah lebih diutamakan agar ia wafat dalam husnul khatimah.

Firman Allah SWT, “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”

Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ini menunjukkan keutamaan ilmu. Orang yang tahu, yang berilmu, akan memahami pentingnya malam, akhirat, dan ibadah. Sedangkan orang yang tidak berilmu akan tersesat dalam syirik, maksiat, dan kehidupan dunia yang sementara.

Orang yang berilmu bukan hanya tahu hukum, tapi juga memiliki kesadaran batin yang mendalam. Mereka adalah orang-orang yang bisa membedakan mana jalan lurus dan mana jalan yang menyimpang.

Ayat ini ditutup dengan pernyataan Allah SWT, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang berakal (ulul albab) yang dapat menerima pelajaran.”

Menurut Ibnu Katsir, ulul albab adalah mereka yang menggunakan akalnya secara benar, untuk merenungi ayat-ayat Allah dan melihat perbedaan antara orang taat dan orang durhaka. Akal yang dipakai dengan benar akan membimbing kepada iman, ibadah, dan ilmu.

(dvs/kri)



Sumber : www.detik.com

91 Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi Menurut Hadits Rasulullah


Jakarta

Ada banyak tanda kiamat yang disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Beberapa di antaranya sudah terjadi dan menjadi peringatan bagi umat manusia akan dekatnya hari akhir.

Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa kemunculan tanda-tanda ini harus dijadikan pelajaran bagi setiap muslim untuk selalu berbenah diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam ajaran Islam, tanda-tanda kiamat terbagi menjadi dua, yaitu tanda kecil dan tanda besar.


Tanda-tanda Kiamat

Dikutip dari Nihayatul ‘Alam karya Muhammad al-‘Areifi yang diterjemahkan Zulfi Askar, berikut jenis hari kiamat dan tanda-tandanya.

1. Tanda-tanda Kecil (Shughra)

Tanda-tanda ini terjadi jauh sebelum hari kiamat dan sebagian besar sudah terjadi. Tanda-tanda kecil ini meliputi peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah umat Islam, seperti diutusnya Nabi Muhammad SAW, terbelahnya bulan, hingga munculnya api yang besar di Madinah. Ada juga tanda-tanda kecil yang sedang berlangsung saat ini, seperti banyaknya gedung pencakar langit dan manusia berlomba-lomba dalam kemewahan.

2. Tanda-tanda Besar (Kubra)

Tanda-tanda besar akan terjadi sesaat sebelum kiamat tiba. Hadits menyebutkan bahwa belum akan datang hari kiamat sebelum sepuluh tanda besar muncul, di antaranya adalah keluarnya Dajjal, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi Isa AS, dan keluarnya api yang menggiring manusia ke Padang Mahsyar.

Diriwayatkan Abu Syarihah Hudzaifah bin Usaid RA, ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

لا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَرَوُا عَشْرَ آيات طلوع الشمس من مغربها وَيَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ وَالدَّابَّةَ وَثَلَاثَةَ حُسُوفٍ حَسْفٌ بِالْمَشْرِقِ وَحَسْفٌ بِالْمَغْرِبِ وَعَسْفٌ بِجَزِيرَةِ الْعَرْبِ وَنَارٌ تَخْرُجُ مِنْ قَعْرِ عَدَدَ تَسُوق النَّاسَ أَو تَحْشُرُ النَّاسَ قَيتُ مَعَهُمْ حَيْثُ بَاتُوا وَتَقِيلُ مَعَهُمْ حَيْثُ قَالُوا

Artinya: “Kiamat takkan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda: terbitnya matahari dari barat, asap, binatang melata, keluarnya Ya’juj Ma’juj, turunnya Nabi Isa bin Maryam, Dajjal, tiga kali gempa, sekali di barat, sekali di timur dan sekali lagi di Jazirah Arab, keluarnya api dari suatu jurang di Aden yang menggiring manusia–atau mengumpulkan manusia. Api itu menginap bersama mereka di malam hari, dan tetap menyala menunggui tidur mereka di siang hari.”

Hadits tersebut disebutkan Ibnu Katsir dalam kitab An Nihayah yang diterjemahkan Anshori Umar Sitanggal dan Imron Hasan.

Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi

Ada beberapa tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi. Berbagai peristiwa yang disebutkan dalam hadits-hadits Rasulullah SAW ini menunjukkan bahwa proses menuju akhir zaman sudah dimulai sejak lama. Beberapa tanda bahkan barangkali sudah umat Islam saksikan sendiri dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut tanda-tanda kiamat yang sudah terjadi seperti dirangkum dari dua sumber sebelumnya.

1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rasul terakhir sebelum Hari Kiamat

2. Wafatnya Nabi Muhammad SAW

3. Bulan yang terbelah

4. Kematian para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah tanda bahwa zaman keemasan umat Islam semakin mendekati akhir

5. Mesir akan ditaklukan umat Islam

6. Kekaisaran Persia dan Romawi akan hancur dan takkan kembali lagi

7. Khalifah Umar bin Khattab RA akan mati terbunuh

8. Khalifah Utsman bin Affan RA akan mendapatkan cobaan yang sangat berat

9. Kekhalifahan setelah Rasulullah SAW wafat hanya sepanjang 30 tahun setelah itu berubah menjadi dinasti kerajaan

10. Perdamaian dua kelompok kaum Muslim yang sedang bertikai oleh Hasan bin Ali RA

11. Kekuasaan umat Islam sampai ke dataran India atau Sungai Indus

12. Kaum Muslim akan berperang dengan bangsa Turki

13. Munculnya api di Madinah tepatnya di Kota Hijaz

14. Penaklukan Kota Suci Baitul Maqdis

15. Penyebaran penyakit karena suatu wabah

16. Munculnya berbagai fitnah di tengah masyarakat

17. Teknologi modern seperti satelit juga dianggap sebagai salah satu tanda kiamat kecil

18. Terjadinya perang, seperti Perang Shiffin, menjadi pertanda yang telah terjadi

19. Kemunculan kelompok Khawarij

20. Banyak individu yang mengaku sebagai nabi setelah Rasulullah SAW wafat

21. Masyarakat merasakan keamanan dan kemakmuran yang besar

22. Ada bocah kecil yang akan memerintah kaum Muslimin

23. Pecahnya perang dengan bangsa Turki

24. Pemimpin-pemimpin zalim yang menindas rakyat

25. Pembunuhan yang merajalela (Al-Haraj)

26. Kejujuran dan amanah semakin hilang dari kehidupan manusia.

27. Kembali mengikuti tradisi bangsa-bangsa terdahulu

28. Budak yang melahirkan majikannya

29. Wanita berpakaian namun terlihat telanjang

30. Orang-orang yang sebelumnya miskin dan tidak beralas kaki berlomba-lomba membangun gedung tinggi

31. Salam sebagai bentuk penghormatan dan doa hanya disampaikan kepada orang-orang yang dikenal

32. Perdagangan menjadi sangat berkembang

33. Istri ikut campur dalam urusan suami di perdagangan

34. Pasar dikendalikan oleh sekelompok kecil orang yang memonopoli harga dan barang

35. Kebohongan menjadi kebiasaan yang umum di tengah masyarakat

36. Kesaksian palsu semakin banyak

37. Manusia semakin enggan untuk berbagi rezeki dengan sesame karena sifat kikir mereka

38. Tali silaturahmi terputus

39. Merebaknya perbuatan nista dan kotor

40. Orang yang berkata benar malah dianggap tidak dapat dipercaya dan sebaliknya

41. Orang terhormat digantikan oleh orang yang hina

42. Halal dan haram dalam harta kekayaan tidak dipedulikan lagi

43. Harta rampasan perang dikuasai orang kaya

44. Barang titipan dianggap sebagai hak milik sendiri oleh yang dititipi

45. Orang merasa berat membayar zakat

46. Ilmu dipelajari untuk tujuan duniawi, bukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT

47. Peran suami dalam keluarga menjadi lemah karena takut kepada istrinya namun durhaka dengan ibu kandungnya

48. Banyak orang lebih mementingkan teman-temannya dibandingkan orang tuanya sendiri

49. Masjid yang seharusnya menjadi tempat tenang dan penuh khidmat, malah diwarnai dengan suara keras dan keributan

50. Orang-orang fasik berkuasa

51. Kepemimpinan diberikan kepada orang yang tidak memiliki integritas dan martabat

52. Orang dihormati bukan karena kebajikannya, melainkan untuk menghindari tindakan jahat atau kezaliman yang mungkin dilakukannya

53. Tindakan zina, yang merupakan dosa besar, mulai dianggap sebagai sesuatu yang biasa dan tidak memalukan lagi

54. Sutra yang seharusnya haram bagi laki-laki justru menjadi bagian dari pakaian yang dipakai

55. Alkohol dan minuman keras dikonsumsi secara bebas tanpa rasa takut akan dosa

56. Musik dan alat musik yang dulunya dianggap haram mulai dianggap halal dan diterima secara luas

57. Manusia banyak yang mengharapkan kematian

58. Tibanya suatu masa ketika seseorang beriman pada pagi hari, dan menjadi kafir pada sore hari

59. Masjid-masjid dibangun dengan sangat mewah dan megah

60. Rumah-rumah dibangun dengan indah dan megah

61. Banyaknya terjadi halilintar

62. Tersebar luasnya karya-karya tulisan

63. Orang-orang lebih mengandalkan kelicikan dan pandai bicara untuk mendapatkan rezeki daripada bekerja dengan jujur

64. Munculnya buku-buku selain Al-Qur’an yang lebih banyak

65. Pelantun Al-Qur’an semakin banyak, sementara ulama semakin berkurang

66. Orang-orang mulai mengambil pelajaran dari mereka yang belum mumpuni atau matang dalam ilmu sehingga dapat menyebabkan banyak kesalahan pemahaman

67. Kematian mendadak tanpa sebab yang jelas menjadi semakin umum di masyarakat

68. Pemimpin yang dipilih adalah mereka yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup atau bodoh

69. Waktu terasa berlalu begitu cepat, banyak perubahan yang terjadi dalam waktu singkat

70. Orang yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup justru dipercaya untuk berbicara atas nama umat

71. Orang yang paling bahagia di dunia ini adalah Luka’ Ibn Luka’

72. Masjid tidak lagi dihormati sebagai tempat ibadah, melainkan hanya tempat lalu lalang

73. Mahar dalam pernikahan awalnya dibuat sangat mahal, namun kemudian direndahkan nilainya

74. Hal-hal yang sebelumnya dianggap bernilai tinggi, seperti kuda, menjadi murah dan kehilangan nilai pentingnya

75. Pasar-pasar semakin banyak dan berdekatan

76. Umat Islam menghadapi tekanan dan serangan dari berbagai bangsa di dunia yang bersatu untuk melawan mereka

77. Orang-orang saling mendorong untuk menjadi imam salat

78. Mimpi orang-orang yang beriman akan menjadi kenyataan

79. Kebohongan dan penipuan menjadi hal yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari

80. Perselisihan dan konflik antar individu maupun kelompok semakin sering terjadi, bahkan karena hal-hal yang sepele

81. Gempa bumi yang terjadi di berbagai belahan dunia menjadi semakin sering dan menakutkan, menjadi salah satu tanda kiamat

82. Jumlah wanita di dunia akan meningkat drastis, melebihi jumlah laki-laki

83. Laki-laki akan semakin berkurang jumlahnya

84. Perbuatan yang dilarang oleh agama seperti zina dan kejahatan lainnya dilakukan secara terbuka tanpa rasa malu dan takut

85. Orang mulai mencari keuntungan duniawi dengan menggunakan Al-Qur’an, seperti mengambil bayaran untuk membaca ayat-ayat suci ini

86. Makanan berlimpah dan gaya hidup yang tidak sehat menyebabkan banyak orang menjadi gemuk

87. Orang-orang memberikan kesaksian tentang suatu peristiwa atau kebenaran, namun mereka tidak dipercaya karena kejujuran dan kredibilitas mereka dipertanyakan

88. Banyak orang yang berjanji untuk melakukan sesuatu kepada Allah SWT, namun mereka tidak menepati nazarnya dan mengabaikannya

89. Orang yang kuat, baik dari segi fisik maupun kekuasaan, menindas dan memanfaatkan yang lemah untuk kepentingan mereka sendiri

90. Syariat dan hukum Allah SWT tidak lagi diindahkan dan ditinggalkan

91. Bangsa Romawi (Eropa) semakin banyak, sedangkan bangsa Arab semakin sedikit

Wallahu a’lam.

(kri/kri)



Sumber : www.detik.com