All posts by admin 1

Jenis-jenis Pipa Air untuk Kebutuhan Rumah Tangga


Jakarta

Dalam memilih pipa air yang cocok untuk kebutuhan rumah tangga, kamu perlu tahu jenis-jenis pipa yang ada di pasaran. Penggunaan jenis pipa yang salah akan berujung pada masalah yang mungkin terjadi di masa depan.

Nah, untuk menghindarinya, kamu perlu tahu jenis-jenis pipa air yang cocok untuk rumah tangga. Yuk! Simak pembahasan lanjut berikut!

Masalah yang Terjadi Ketika Salah Memilih Pipa Air

Mengutip dari Rucika, Selasa (28/11/2023), berikut masalah yang mungkin terjadi ketika kamu salah memilih pipa.


  • Pipa cepat rusak
  • Kinerja sistem menjadi buruk
  • Dibutuhkan biaya lebih besar
  • Tidak aman bagi kesehatan, karena bisa menghasilkan zat beracun

Nah, agar kamu terhindar dari masalah tersebut berikut jenis-jenis pipa yang cocok digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Jenis-jenis Pipa yang Cocok untuk Kebutuhan Rumah Tangga

Masih mengutip dari situs yang sama, berikut jenis-jenis pipa berdasarkan struktur bahan pembuatnya.

1. Pipa PVC (Polyvinyl Chloride)

Untuk instalasi air bersih, maka pilihan terbaiknya adalah pipa PVC. Fungsi dari pipa PVC yaitu untuk mengalirkan air bersih dari sumber air ke rumah tangga atau gedung.

Selain itu, pipa PVC juga digunakan untuk mengalirkan air limbah ke saluran pembuangan. Pipa PVC memiliki sifat yang kokoh dan kuat serta proses pemasangan yang mudah.

Kelebihan Pipa PVC

  • Tahan terhadap korosi
  • Ringan
  • Mudah dipasang
  • Tahan terhadap pengendapan mineral
  • Tahan terhadap tekanan dan kebocoran
  • Biaya yang terjangkau
  • Tahan terhadap zat kimia

2. Pipa HDPE (High Density Polyethylene)

Pipa HDPE terbuat dari bahan polietilena dengan kepadatan tinggi. Tidak seperti pipa PVC, jenis pipa air HDPE bisa untuk instalasi air bersih dan juga instalasi pipa air limbah.

  • Kelebihan Pipa HDPE
  • Tahan terhadap korosi
  • Ringan dan mudah dipasang
  • Tahan terhadap tekanan tinggi
  • Tahan terhadap bahan kimia
  • Tahan terhadap suhu ekstrim
  • Tahan terhadap keretakan
  • Perawatan yang rendah
  • Ramah lingkungan

3. Pipa PPR (Polypropylene Random)

Pipa PPR terbuat dari bahan polipropilena yang tahan terhadap panas dan tekanan tinggi. Jika kamu mau membuat instalasi air panas dan instalasi pipa gas, maka pipa PPR adalah pilihannya.

Kelebihan Pipa PPR

Ketahanan terhadap Korosi
Daya Tahan terhadap Suhu Tinggi
Ringan dan Mudah Dipasang
Proses pemasangan yang mudah menghemat waktu dan biaya tenaga kerja.
Kebersihan dan Keamanan Air yang Terjaga
Umur Pakai yang Panjang

4. Pipa Galvanis/Besi

Pipa galvanis terbuat dari baja yang dilapisi dengan seng untuk mencegah karat dan korosi. Jenis pipa Galvanis sering untuk instalasi air bersih dan instalasi gas. Selain itu, pipa galvanis juga cocok untuk mengalirkan air limbah ke saluran pembuangan.

Kelebihan Pipa Galvanis

Pipa Galvanis atau besi memiliki berbagai kegunaan dalam berbagai sektor dan aplikasi. Beberapa kegunaan umum dari pipa besi meliputi:

  • Pipa besi tahan terhadap tekanan dan dapat mengalirkan air dengan efisien.
  • Pipa besi yang tahan terhadap tekanan dan korosi
  • Pipa besi digunakan dalam konstruksi bangunan sebagai elemen struktural.

Dalam banyak kasus, pipa besi digunakan di area industri atau lingkungan yang membutuhkan kekuatan dan tahan lama yang tinggi. Namun, untuk aplikasi rumah tangga atau proyek kecil, alternatif lain seperti pipa PVC atau tembaga seringkali lebih direkomendasikan karena memiliki keunggulan yang lebih baik dalam hal ketahanan terhadap korosi, umur pakai, dan kemudahan pemasangan.

Demikian jenis-jenis pipa yang cocok untuk rumah tangga. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Surat Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Beli Rumah



Jakarta

Ketika membeli rumah, kamu wajib memperhatikan surat atau dokumen penting pendukung kepemilikan rumah. Sebab hal ini sangat vital untuk membuktikan legalitas kepemilikan rumah di mata hukum dan menghindari kita dari konflik hukum di masa depan.

Lalu, apa saja surat penting tersebut? Berikut 5 surat penting yang wajib diperhatikan saat membeli rumah seperti yang dikutip dari Mortgage Master, Senin (28/11/2023).

Berikut Surat-surat Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Beli Rumah


1. Sertifikat Kepemilikan Tanah dan Bangunan

Surat penting rumah yang perlu kamu keberadaannya adalah sertifikat kepemilikan tanah dan atau bangunan. Berdasarkan jenis haknya, ada tiga surat yang menjadi bukti kepemilikan tanah dan bangunan, yakni:

Sertifikat HaK Milik (SHM)
Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)
Sertifikat Hak Pakai (SHP)

SHM merupakan sertifikat kepemilikan paling kuat, karena itu berarti sebagai pemegang sertifikat kamu memiliki hak atas tanah beserta bangunan di atasnya. Sementara untuk SHGB dan SHP merupakan sertifikat kepemilikan atas hak menggunakan tanah dan atau bangunan. Legalitas dari SHGB dan SHP ini hanya temporer atau sementara. Jadi kamu perlu memperpanjangnya secara berkala sesuai kesepakatan dengan pemilik sah.

Ketika membeli rumah, pastikan bahwa rumah tersebut memiliki tiga dokumen ini. Paling baik jika ada SHM, karena berarti kepemilikan penjual atau pengembang atas rumah tersebut adalah mutlak, dan kamu bisa melakukan proses balik nama setelah proses jual-beli selesai.

2. Akta Jual Beli (AJB)

Akta jual beli atau AJB merupakan surat yang dikeluarkan ketika transaksi jual-beli rumah selesai. Akta ini memuat keterangan transaksi jual-beli yang tertera dalam SHM. Jika kamu membeli rumah bekas, kamu wajib meminta penjual menunjukkan AJB untuk mengetahui apakah ini sudah sesuai dengan keterangan dalam SHM.

Cek juga nama pejabat pembuat akta tanah (PPAT) yang tertera dalam AJB, sesuaikan dengan yang tertera dalam SHM. Keberadaan PPAT atau notaris dalam pembuatan AJB adalah mutlak untuk menjamin keabsahan transaksi jual-beli rumah.

3. Sertifikat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Sertifikat IMB merupakan bukti bahwa pemegang sertifikat telah memiliki izin untuk mendirikan bangunan di atas sebidang tanah. Sertifikat ini diterbitkan oleh pemerintah daerah setempat dan memuat informasi seputar luas bangunan, luas lahan, dan kepemilikan lahan.

Pastikan rumah yang kamu beli memiliki sertifikat IMB, karena jika tidak maka kamu sebagai pemilik rumah nantinya dapat dikenai denda sekitar 10 persen atau rumah kamu bahkan bisa dibongkar secara paksa.

4. Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Berikutnya, ada surat bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan atau PBB tahunan. Surat ini dapat digunakan untuk membuktikan bahwa pemilik rumah sebelumnya taat membayar pajak, sehingga kamu tidak akan dikenai pajak atas kelalaian pemilik lama.

Mintalah bukti pembayaran PBB selama beberapa tahun terakhir kepada pemilik rumah atau penjual. Selain untuk membuktikan ketaatan pembayaran pajak, dokumen ini juga nanti akan kamu perlukan untuk mengurus balik nama dalam SHM.

5. Bukti Pembayaran Tagihan

Ketika membeli rumah bekas, kamu juga perlu memeriksa dokumen-dokumen tagihan terkait rumah, seperti tagihan air, telepon, internet, hingga listrik. Tentu kita tidak mau terbebani denda atau kerugian finansial lain hanya karena pemilik rumah yang lama tidak disiplin membayar tagihan-tagihan tersebut.

Demikian lima dokumen atau surat penting rumah yang perlu kamu wajib periksa ketika berniat membeli rumah. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Cara Menghitung Biaya Pasang Plafon Gypsum, Lengkap dengan Simulasi


Jakarta

Plafon merupakan salah satu bagian penting dari rumah yang biasanya dipakai untuk menutup atap. Salah satu material plafon yang sering digunakan adalah plafon gypsum.

Mengutip dari Arsitag, gypsum merupakan bahan yang terbuat dari material sedimen. Plafon gypsum lebih banyak digemari karena mudah untuk dipasang dan memiliki harga yang relatif murah. Tak hanya itu, gypsum juga memiliki banyak variasi serta dilengkapi juga dengan aksesori pada bagian sudut, tengah, dan isinya.

Kelebihan dan Kekurangan Plafon Gypsum

Dalam penggunaannya, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan plafon gypsum. Berikut ini daftarnya.


Kelebihan:

– Harga Bahan yang murah
– Pemasangan mudah
– Banyak variasi dan motif
– Awet dan tahan lama
– Membuat rumah lebih sejuk

Kekurangan:

– Tak tahan air
– Rentan terhadap benturan
– Mudah pudar dan kusam

Perkiraan Biaya Pemasangan Plafon Gypsum

Untuk memasang plafon gypsum, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari ukuran ruangan, kebutuhan gypsum hingga rangka yang digunakan. Dikutip dari BLKP, berikut ini contoh simulasinya.

Kebutuhan Plafon Gypsum

Ruangan yang akan dipasang plafon gypsum berukuran 3×4 meter (m). Adapun, ukuran standar plafon gypsum adalah 1,2 m x 1,4 m.

Luas 1 papan gypsum: 1,2 x 2,4 = 2,88 m2

Luas ruangan: 3 x 4 = 12 m2

Kebutuhan gypsum: 12/2,88 = 4,1 lembar, dibulatkan menjadi 5 lembar.

Dilansir dari bursabangunan.com, harga gypsum per lembar sekitar Rp 52.000-68.000 tergantung dari ketebalan dan merek gypsum.

Contohnya menggunakan gypsum Jaya Board 9 mm ukuran 1,2 x 2,4 m per lembar harganya Rp 68.000, jika dibutuhkan 5 lembar, maka: 5 x 68.000 = Rp 340.000.

Kebutuhan Rangka Hollow Baja Ringan

Rangka di dinding: (3 + 4) x 2 = 14 m
Jumlah rangka per 60 cm = (4/0,6) = 6,7 dibulatkan jadi 7 baris. Panjang = 7 x 3 = 21 m

Jumlah cross per 120 cm = (3/1,2) = 2,5 dibulatkan jadi 3 baris. Panjang = 3 x 4 = 12 m

Total kebutuhan rangka hollow: 14+21+12 = 47 m

Asumsi panjang per batang hollow = 4 m, maka kebutuhan rangka hollow yaitu: 47/4 = 11,75 dibulatkan menjadi 12 batang hollow.

Harga rangka hollow Rp 21.000-38.000 per batang, tergantung dari merek dan ukuran. Misalnya harga rangka hollow Rp 38.000 per batang, jika dibutuhkan 12 batang maka totalnya Rp 456.000.

Maka, total biaya yang diperlukan untuk memasang plafon yaitu: Rp 340.000 + Rp 456.000 = Rp 796.000.

Sebagai catatan, harga di atas belum termasuk harga tukang. Adapun, harga tersebut masih bisa berubah tergantung dari merek, ukuran ruangan, dan wilayah.

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Mencairkan Cat Tembok yang Mengering di dalam Kaleng


Jakarta

Pernahkah kamu membeli cat tembok untuk mengganti suasana rumah, tetapi karena sibuk kamu lupa kemudian menyimpan cat tembok tersebut dalam waktu yang lama?

Jika pernah bisa dipastikan cat tembok tersebut sudah mengering ketika kamu ingin menggunakannya lagi. Ketimbang membeli cat baru lagi, kamu bisa mencairkan cat tembok yang sudah kering. Lalu, bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut.

Cara Mencairkan Cat Tembok yang Sudah Kering

Melansir dari Klopmart, Rabu (29/11/2023), cat tembok yang sudah kering dalam kaleng masih bisa digunakan lagi. Cara ini berlaku untuk cat yang berbasis minyak. Meski nantinya cat yang dihasilkan tidak akan memiliki kualitas yang sama dengan cat aslinya, namun masih cukup baik untuk digunakan beberapa sentuhan atau untuk pelapisan pada cat yang rusak atau mulai pudar.


Lalu seperti apakah caranya untuk melarutkan atau mencairkan cat yang sudah kering ini? Sebelum masuk ke caranya, kamu perlu mengenal larutan yang akan digunakan, yaitu thinner.

Thinner atau pengencer cat adalah pelarut yang digunakan untuk mengurangi ketebalan cat berbahan dasar minyak atau membersihkannya setelah digunakan. Mereka juga dapat digunakan untuk menghilangkan penumpukan tar dan senyawa lainnya.

Secara komersial, pelarut cat ini adalah mineral spirit dengan titik nyala sekitar 40°C. Titik nyala adalah ukuran dari suhu terendah saat zat yang mudah menguap yang bisa menyulut api di udara. Zat lain yang digunakan sebagai pengencer cat antara lain:

  • Turpentine
  • Isopropyl alcohol
  • Naphtha
  • Acetone
  • Methyl ethyl ketone (MEK)
  • Dimethylformamide (DMF)
  • 2-Butoxyethanol
  • Berbagai eter glikol lainnya
  • Beberapa pelarut lain yang juga digunakan dalam produksi pengencer cat meliputi:
  • Ethylbenzene
  • Xylene
  • N-butyl acetate
  • 1-Butanol

Langkah-Langkah Mencairkan Cat

Kini saatnya kita masuk pada langkah-langkah untuk mencairkan cat.

1. Buka Kaleng di Tempat Terbuka

Langkah pertama adalah meletakkan kaleng cat dengan tutup terbuka di atas lembaran plastik untuk melindungi lantai dari noda cat. Hal ini juga bisa memastikan tidak ada aroma kimia yang tidak terhirup oleh kamu.

2. Tuangkan Thinner Ke Dalam Kaleng Cat

Berikutnya, tuangkan sekitar 100 ml pengencer atau thinner ke dalam kaleng cat. Gunakan lebih atau kurang tergantung pada jumlah cat di kaleng, tetapi yang terbaik adalah memulai dengan jumlah yang lebih kecil dan terus menunggunya hingga hasil yang kamu inginkan.

3. Aduk Dengan Rata

Aduk pengencer atau thinner tersebut ke dalam cat kering dengan pengaduk cat atau tongkat bersih sampai cat terlalu kental untuk diaduk.

4. Kembali Tambahkan Thinner

Tambahkan lagi kira-kira 50 ml hingga 100 ml pengencer atau thinner dan aduk cat dengan baik. Hingga mulai terlihat encer.

5. Tunggu Hingga Mendapatkan Konsistensi dan Tekstur yang Pas

Lanjutkan untuk menambahkan lebih banyak pengencer secara perlahan sampai kamu telah mengencerkan semua cat kering dan mencapai konsistensi yang diinginkan.

Demikian tips mencairkan cat tembok yang sudah kering. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Hitung-hitungan Kebutuhan Baja Ringan buat Rangka Plafon



Jakarta

Baja ringan merupakan bahan yang tepat untuk plafon. Alasan menggunakan baja ringan karena tahan lama dan juga mudah dalam pemasangan. Lalu, bagaimana cara menghitung biaya baja ringan buat plafon sesuai kebutuhan ?

Buat kamu yang berniat memasang plafon dengan baja ringan kamu bisa simak perhitungan berikut.

Namun, sebelum memulai pemasangan, penting untuk memahami fungsi dari baja ringan dan bagaimana menghitung kebutuhan material yang tepat. Melansir dari Indosteger, Rabu (29/11/2023) berikut kelebihan baja ringan sebagai plafon.


Kelebihan Baja Ringan Sebagai Plafon?

Selain ringan dan mudah dipasang, baja ringan juga memiliki beberapa fungsi yang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk plafon. Berikut ini beberapa fungsi dari baja ringan untuk plafon yang perlu kamu ketahui.

1. Memperkuat Struktur Plafon

Salah satu fungsi baja ringan untuk plafon untuk memperkuat struktur plafon. Baja ringan memiliki kekuatan yang tinggi dan bobot yang ringan, sehingga mampu menopang beban plafon secara efektif. Kekuatan baja ringan juga memastikan plafon tidak akan runtuh atau rusak karena beban yang berat.

2. Memudahkan Proses Pemasangan

Baja ringan dirancang untuk memudahkan proses pemasangan. Baja ringan lebih mudah dipotong dan dibentuk dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya seperti kayu atau besi. Proses pemasangan baja ringan juga tidak memerlukan banyak alat khusus, sehingga lebih cepat dan mudah dilakukan.

3. Tahan terhadap Cuaca dan Kelembaban

Material baja ringan tidak akan berkarat atau berubah bentuk karena cuaca yang ekstrem atau kelembaban yang tinggi. Hal ini membuat baja ringan menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan pada plafon di daerah yang memiliki iklim yang ekstrem.

4. Memberikan Tampilan yang Estetis

Baja ringan untuk plafon juga memberikan tampilan yang estetis. Baja ringan tersedia dalam berbagai macam bentuk dan warna, sehingga dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan selera. Baja ringan juga memiliki permukaan yang halus dan rata. Alhasil plafon rumah kamu pun akan tampak lebih bersih dan rapi.

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan untuk Plafon?

Sebelum memulai pemasangan baja ringan untuk plafon, kamu perlu tahu menghitung kebutuhan material yang tepat. Berikut ini langkah-langkah dalam menghitung kebutuhan baja yang dapat kamu jadikan referensi.

1. Ukur Luas Area Plafon

Langkah pertama, kamu perlu mengukur luas area plafon yang akan dipasang baja ringan. Gunakan pengukur atau meteran untuk mengukur panjang dan lebar ruangan, lalu kalikan kedua angka tersebut untuk mendapatkan luas area plafon.

2. Hitung Jumlah Baja Ringan yang Dibutuhkan

Setelah mengetahui luas area plafon, hitung jumlah baja ringan yang dibutuhkan. Biasanya, baja ringan tersedia dalam ukuran 6 meter. Jumlah baja ringan yang dibutuhkan dapat dihitung dengan membagi luas area plafon dengan panjang baja ringan yang tersedia.

3. Hitung Jumlah Bracket dan Aksesoris

Selain baja ringan, kamu juga perlu menghitung jumlah bracket dan aksesoris yang dibutuhkan untuk memasang baja ringan. Bracket digunakan untuk menopang baja ringan, sedangkan aksesoris seperti baut dan mur digunakan untuk mengikat baja ringan ke bracket.

Untuk menghitung jumlah bracket, hitung jumlah titik untuk menopang yang dibutuhkan pada plafon. Titik penopangan sebaiknya ditempatkan setiap 60 cm hingga 80 cm agar baja ringan dapat menopang plafon dengan baik.

Jumlah bracket yang dibutuhkan dapat dihitung dengan membagi luas area plafon dengan jarak antar titik penopangan, lalu tambahkan sedikit ekstra untuk keamanan. Setelah mengetahui jumlah bracket, hitung juga jumlah aksesoris yang dibutuhkan. Pastikan untuk memilih aksesoris yang cocok dengan ukuran baja ringan yang digunakan.

4. Hitung Total Biaya

Terakhir, hitung total biaya yang dibutuhkan untuk membeli baja ringan, bracket, aksesoris, dan biaya pemasangan. Pastikan untuk membandingkan harga dari beberapa supplier untuk mendapatkan harga terbaik.

Simulasi menghitung kebutuhan baja ringan untuk plafon sebagai berikut:

Misalnya kamu punya luas area plafon dengan panjang dan lebar: 4 meter x 5 meter = 20 meter persegi.

Jarak antar baja ringan diatur setiap 60 cm hingga 80 cm. Misalnya jarak antar baja ringan diatur sejauh 70 cm.

Misalnya luas area plafon dibagi dengan jarak antar baja ringan, sehingga: 20 m² / 0,7 m = 28,57. Dalam hal ini, jumlah baja ringan yang dibutuhkan sekitar 29 batang baja ringan.

Hitung jumlah bracket. Misalnya titik penopangan pada plafon ditempatkan setiap 70 cm, maka jumlah bracket yang dibutuhkan adalah: (4 meter / 0,7 meter) x (5 meter / 0,7 meter) = 40,81. Maka, jumlah bracket yang dibutuhkan sekitar 41 buah.

Hitung jumlah aksesoris. Misalnya jenis baja ringan yang digunakan ukuran 4 meter x 0,75 meter.

Maka untuk setiap batang baja ringan, dibutuhkan:

  • 4 buah mur dan baut
  • 2 buah clip
  • 1 buah hanger

Menghitung Total Biaya

Misalnya harga baja ringan per batang Rp100.000, harga bracket per buah Rp20.000, dan harga aksesoris per set Rp50.000. Sementara itu, biaya pemasangan Rp5.000.000. Maka, total biaya yang dibutuhkan adalah:

Baja ringan = 29 x Rp100.000 = Rp2.900.000

Bracket = 41 x Rp20.000 = Rp820.000

Aksesoris = (116 + 58 + 29) x Rp50.000 = Rp10.150.000

Pemasangan = Rp5.000.000

Total biaya = Rp18.870.000

Dalam contoh perhitungan di atas, kebutuhan baja ringan untuk plafon sebesar 29 batang, 41 bracket, dan 203 aksesoris. Sementara itu, total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 18.870.000. Perhitungan yang akurat akan membantu kamu menghemat biaya dan memastikan pemasangan baja ringan untuk plafon dilakukan dengan baik dan efektif.

Demikian hitung-hitungan kebutuhan baja ringan buat plafon. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tutorial Membersihkan Exhaust Fan di Setiap Ruangan



Jakarta

Membersihkan exhaust fan jarang dilakukan oleh kebanyakan orang. Alhasil exhaust fan menjadi sangat kotor sehingga membuatnya tidak bekerja optimal. Oleh karena itu, kamu harus tahu cara membersihkan exhaust fan dengan benar.

Exhaust fan sendiri sering dipasang pada ruangan yang lembab atau punya sirkulasi udara yang minim. Misal, kamar mandi, dapur dan kamar tidur. Lalu, bagaimana cara membersihkan exhaust fan? Simka penjelasan berikut.

Seberapa Sering Exhaust Fan Perlu Dibersihkan?

Melansir dari Link Town, Rabu (29/11/2023), kamu dapat membersihkan exhaust fan rutin setiap sebulan sekali atau dua bulan sekali. Jika jarang dibersihkan akan membuat debu menumpuk. Hal ini akan membuat kinerja dari exhaust fan menjadi melemah. Sehingga kerja alat akan mengalami hambatan.


Bagaimana Cara Membersihkan Exhaust Fan di Rumah?

Berikut tutorial membersihkan exhaust fan dinding yang pada ruangan yang berbeda di rumah, seperti kamar tidur, kamar mandi dan dapur.

Cara Membersihkan Exhaust Fan di Kamar Tidur

Exhaust fan yang dipasang di kamar tidur biasanya digunakan agar punya sirkulasi udara yang baik. Kini kamu perlu mengecek kondisinya dan segera membersihkannya. Simak cara membersihkannya berikut.

Bersihkan Pada Bagian Jaring

Cara membersihkan exhaust fan yaitu dengan membersihkan pada bagian jaringnya terlebih dahulu. Kamu dapat melepaskan terlebih dahulu jaring kipas dan setelah itu, tuangkanlah air yang tadi sudah mendidih ke dalam wadah tersebut.

Setelah itu, untuk memaksimalkan hasilnya, cobalah untuk menuangkan setengah gelas ammonia beserta satu gelas air yang panas. Kemudian setelah itu, cobalah untuk memasukan jaring tersebut ke dalamnya.

Bersihkan Bilah Kipas

Kemudian, nantinya kamu dapat membersihkan bilah kipas sehingga hasilnya nanti lebih maksimal. Namun, langkah ini ternyata cukup sulit untuk dilakukan. Sehingga untuk memudahkannya, kamu dapat mencampurkan air dengan sabun cuci ke dalam campuran lainnya.

Yaitu terdiri dari 2 sendok makan baking soda dan setengah gelas ammonia. Kemudian nantinya di campur dengan air. Saat melakukan hal ini, jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan. Hal ini pun dapat kamu lakukan untuk cara membersihkan exhaust fan dinding.

Nantinya, kamu dapat membersihkan bagian kotor yang dengan menggunakan sikat gigi dari brand maupun jenis apapun. Usahakan untuk menggosok

Hilangkan Kotoran dan Debu yang Menempel

Kemudian setelah exhaust fan dibersihkan dengan yang terbebas dari debu yang memadai, maka dapat memberikan ruang tersebut dahulu.

Lakukan Perawatan dan Pembersihan Rutin

Setelah bersih kembali, kamu perlu melakukan perawatan dan pengecekan rutin. Meskipun begitu, tidak disarankan untuk melakukan pembersihan setiap hari karena hal ini bisa saja dapat merusakan exhaust fan

Sehingga disarankan untuk membersihkan setiap sebulan sekali. Apabila terdapat kesulitan dalam membersihkannya, kamu dapat menggunakan aneka ragam kain maupun sedotan yang memakai vacuum cleaner.

Cara Membersihkan Exhaust Fan di Kamar Mandi

Berikut cara membersihkan exhaust fan pada kamar mandi dengan simpel.

  • Matikan stop kontak dan lepaslah penutup exhaust dengan aman
  • Jauhkan bagian exhaust fan dari air di kamar mandi. Usahakan jangan sampai terciprat air.
  • Lalu, vakum debu dan kotoran pada wadah tersebut dengan hati-hati dan lembut.
  • Gunakan pula penyedot debu, untuk menyedot debu dan kotoran
  • Cara Membersihkan Exhaust Fan di Dapur

Berikutnya yaitu cara membersihkan exhaust fan dapur dan tentunya agak sedikit berbeda dengan yang lainnya. Selain itu, alat ini pun berfungsi untuk mengeluarkan udara kotor, sekaligus hawa panas sampai dengan aroma yang tidak sedap. Untuk tetap menjaga fungsi alat ini, maka kamu perlu membersihkannya. Berikut cara lengkapnya.

Filter Exhaust Fan Dapur

Hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu melepaskan saringan dari wadahnya. Kemudian setelah itu, rendam dengan air panas yang telah dicampur dengan sabun cuci piring. Sehingga dapat menghilangkan lemak yang membandel dan tambahkan juga secangkir kue soda.

Kemudian cara membersihkan exhaust fan dapur selanjutnya yaitu menggosok alat tersebut menggunakan sikat gigi yang telah tidak lagi digunakan. Lakukan hal tersebut secara pelan-pelan sehingga tidak merusak alat dan jika sudah bersih, keringkan alat tersebut.

Bersihkan Kotoran pada Bagian Dalamnya

Cara membersihkan exhaust fan yaitu dengan membersihkan di bawah tudung kap dari mesin kipas dan bagian bilah kipas. Hal ini karena minyak maupun kotoran lainnya akan menempel pada bagian ini. Sehingga perlu dibersihkan secara berkala dengan baik. Jika tidak, malah dapat membahayakan diri sendiri karena dapat mengakibatkan kebakaran.

Kamu dapat dapat melepaskan jaring dan redamlah dengan menggunakan air panas yang telah dicampurkan dengan deterjen dengan durasi waktu sekitar 1 jam. Kemudian, bersihkan menggunakan sikat gig bakar dan gosoklah secara perlahan pada bagian jaring.

Membersihkan Bilah Kipas

Kamu juga perlu membersihkan bilah kipas dengan mencampurkan sabun dengan air. Kemudian 2 sendok baking soda pada segelas air yang hangat. Dalam melakukan proses ini, ada baiknya kamu menggunakan sarung tangan karet.

Kemudian semprot dengan larutan tersebut dan gosoklah bilah kipas tersebut dengan merata sampai dengan bersih. Dalam membersihkan, kamu dapat menggunakan sikat kawat untuk membersihkan kotoran yang cukup membandel. Untuk lebih memudahkan gunakanlah pembersihan jendela atau cuka dalam membersihkannya.

Pasang Kembali

Apabila semua dirasa sudah selesai dan kering, maka langkah selanjutnya yaitu perlu dilakukan yaitu memasang kembali semua bagian exhaust fan dapur sesuai dengan sebelumnya.

Adapun caranya yaitu dengan memasukkan kembali kabel memasang ke dalam slotnya dan menutup kembali exhaust fan tersebut. Cobalah untuk mendorong penutupnya dengan perlahan. Sampai pada akhirnya tertutup rapat dengan baik.

Demikian tutorial membersihkan exhaust fan di setiap ruangan. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Nggak Cuma Buat Masak, Ini Manfaat Lain Bawang Putih di Rumah


Jakarta

Bawang putih mungkin lebih dikenal sebagai salah satu bumbu dapur yang biasa digunakan dalam berbagai resep masakan. Tapi siapa sangka, bumbu berbau khas ini punya manfaat lain di rumah.

Dengan aroma khasnya, bawang putih sering juga dimanfaatkan untuk mengusir hama pengganggu yang ada di rumah. Apa saja ya kegunaan bawang putih di rumah?

Bawang Putih untuk Membasmi Tungau

Melansir dari Fumida, bawang putih dan bawang merah bisa jadi bahan ampuh untuk mengusir tungau dari rumah.


Kamu cukup haluskan bawang menggunakan blender lalu oleskan campuran bawang putih dan merah tersebut ke bagian yang kira-kira terdapat tungau seperti di sudut kasur, di atas permukaan karpet atau di beberapa celah pada sofa kamu.

Bawang Putih untuk Mengusir Ulat Bulu

Dalam laporan Cleanipedia, bawang putih bisa dijadikan campuran untuk membuat cairan ajaib pengusir ulat bulu.

Campurkan sabun cuci piring, air, dan bawang putih. Rendam bahan-bahan tersebut di dalam air sabun dan endapkan. Semprotkan campuran air tersebut ke batang tanaman dan daun untuk membunuh ulat bulu dan mencegah mereka memanjat ke tanaman lagi.

Cairan ini bisa disimpan berminggu-minggu dan digunakan setiap hari sampai ulat bulu benar-benar hilang.

Bawang Putih buat Berantas Cicak

Mengutip catatan detikJabar, cicak diketahui tidak menyukai bau bawang putih, merah, atau bombay. Aneka bawang yang memiliki aroma tajam tersebut dapat ditaruh di sejumlah area rumah.

Jika tidak ingin rumah dikotori oleh berbagai bawang, Kamu bisa membuat semprotan bawang.
Caranya adalah detikers perlu membuat jus bawang putih untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol semprot. Untuk menggunakannya, Kamu cukup menyemprotkan cairan tersebut ke area yang sering dihinggapi cicak.

Usir Nyamuk dengan Bawang Putih

Dalam informasi yang dikutip dari Architectural Digest India, terungkap kalau bau yang menyengat dari bawang putih bisa mencegah gigitan nyamuk dan membuat area bebas nyamuk.

Caranya, tumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

Bikin Tukus Kapok Masuk Rumah Pakai Bawang Putih

Dari catatan detikFood, kita bisa tahu kalau aroma bawang putih yang menyengat juga bisa diandalkan untuk mengusir tikus. Cukup siapkan bawang putih dan kain kasa untuk membungkus bawang putih.

Cara menggunakannya cukup sederhana, iris bawang putih lalu bungkus menggunakan kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Alasan Kenapa Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda-beda



Jakarta

Bentuk colokan listrik setiap negara berbeda-beda. Bagi yang pertama kali keluar negeri, pasti pernah kaget melihat perbedaan tersebut. Namun, apa, sih, alasan di balik perbedaan bentuk colokan listrik tersebut?

Ada berbagai tipe colokan di dunia, mulai dari tipe A hingga tipe N. Setiap tipe colokan memiliki bentuk yang berbeda-beda, seperti lingkaran, persegi, hingga persegi panjang. Meskipun bentuknya sama, jumlah lubang colokannya pun bisa berbeda.

Melansir The Conversation, Jumat (24/11/2023), sistem distribusi listrik ke rumah di seluruh dunia telah dibangun oleh ribuan orang selama 140 tahun terakhir dan belum selesai hingga sekarang.


Di seluruh dunia, satu dari setiap 10 orang masih belum memiliki akses listrik. Namun, bagi 90% yang memiliki akses, ada 15 tipe colokan listrik domestik yang berbeda yang digunakan di seluruh dunia.

Bagaimana Colokan Listrik Bekerja?

Sebelum mengetahui alasannya, kita perlu mengetahui bagaimana cara colokan listrik bekerja. Di Amerika Serikat, lubang di sisi kanan colokan disebut sisi “panas” dan lubang di sebelah kiri adalah “netral.”

Saat kamu mencolok lampu dan menyalakannya, sirkuit akan tersambung yang memungkinkan arus listrik mengalir dan menyalakan lampu. Arus mengalir dari sisi “panas” melalui lampu dan kembali ke sisi “netral.”

Lubang ketiga di tengah colokan disebut ‘grounding’ yang berfungsi untuk melindungi kita dari sengatan listrik jika ada masalah pada colokan atau jika kawat terlepas dari kabel yang kamu colok.

Sejarah Colokan Listrik di Amerika

Saat para penemu, seperti Thomas Edison, George Westinghouse, dan Nikola Tesla membangun jaringan transmisi modern pertama di dunia di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1880-an, tegangan listrik yang dikirimkan ke rumah ditetapkan pada 110 volt.

Sebagian besar barang yang menggunakan listrik saat itu, terutama lampu, bekerja paling baik pada tegangan 110 volt. Ini kemudian menjadi standar di AS, meskipun tegangan aktual pada sistem listrik di rumah-rumah cenderung sedikit lebih tinggi.

Alasan Bentuk Colokan Listrik Tiap Negara Berbeda

Singkatnya, setiap negara membangun jaringan listrik masing-masing tanpa adanya kesepakatan bersama. Setiap negara mencoba memodifikasi jaringan listrik AS agar lebih baik dan lebih hemat, baik dari segi bahan baku maupun uang.

Sebagai contoh, perusahaan di Eropa menyadari bahwa tegangan 220 volt akan lebih murah daripada 110 volt.

Pada tegangan yang lebih tinggi, perusahaan listrik bisa menyampaikan daya yang sama dengan arus yang lebih sedikit. Bayangkan aliran sungai yang sempit mengalir dengan cepat dibandingkan dengan aliran yang lebih lebar yang mengalir lebih lambat.

Lebih jauh, arus yang lebih sedikit memungkinkan penggunaan kawat yang lebih tipis. Karena tembaga yang digunakan untuk kabel listrik mahal, tegangan yang lebih tinggi bisa menghemat uang.

Bentuk bulat kemudian menjadi salah satu inovasi pada awal mula adanya colokan. Hal ini karena colokan bulat dinilai lebih aman dan lebih pas saat dicolok.

Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam Saja?

Saat ini, sebagian besar rumah di dunia memiliki akses listrik. Ide untuk mengadopsi satu standar global bentuk colokan listrik mungkin terdengar solutif.

Namun, perubahan tersebut akan menghabiskan triliunan rupiah, mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, dan bahkan cara mereka memproduksi beberapa peralatan. Maka, tak heran, setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada dan mengalokasikan dana tersebut untuk keperluan yang lain.

Nah, karena itu, kamu sebaiknya membawa adaptor colokan agar bisa pergi keluar negeri dengan nyaman.

Demikianlah alasan mengapa bentuk colokan listrik setiap negara berbeda-beda. Semoga informasinya bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Pengertian, Kegunaan, Jenis, Plus Minus serta Cara Pasangnya



Jakarta

Wood Plastic Composite atau disingkat WPC kini sedang populer. WPC sendiri terbuat dari campuran serat kayu dan plastik. Bahan ini juga digadang-gadang dapat menggantikan kayu asli.

Lantas, apa saja kegunaan, jenis, plus minus serta cara pasang dari bahan ini? Berikut ulasan lengkapnya.

Pengertian WPC

Melansir dari Tokban, Rabu (29/11/2023), WPC adalah bahan yang terbuat dari komposit plastik dan kayu dengan komposis 50:50. Untuk yang memiliki komposisi kayu asli dijual dengan harga tinggi. Plastik kayu komposit hadir sebagai alternatif bagi yang menginginkan penampilan kayu pada rumah, namun dengan biaya terjangkau.


Jadi tidak salah jika menyebut bahan ini sebagai kayu palsu. Namun jangan kualitasnya tidak abal-abal, justru produk yang terbuat dari bahan ini mempunyai ketahanan yang lebih baik dibandingkan kayu biasa.

Dengan adanya kandungan plastik membuatnya lebih resisten terhadap serangan serangga dan air. Produk dari bahan ini tidak akan mengalami masalah-masalah seperti pelapukan, keropos atau busuk.

Kegunaan WPC

Karena materialnya yang terkenal kuat dan tahan lama. WPC dapat digunakan untuk beberapa contoh konstruksi berikut.

Dek Luar

WPC cocok digunakan di dek luar dan teras. Para produsen WPC menawarkan berbagai pilihan dekorasi seperti permukaan padat, permukaan berongga, permukaan mosaik dan banyak lagi.

Pagar

Karena bahannya aman dan tahan lama; mereka banyak digunakan untuk persiapan pagar untuk taman dan keperluan pagar luar ruangan lainnya.

Panel

Bahan ini cukup tahan lama dan karena tersedia dalam ukuran yang lebih besar, ini memungkinkan penggunaan bahan ini di panel indoor maupun outdoor.

Area Interior

Papan WPC juga digunakan di area interior untuk membuat berbagai macam furnitur seperti lemari, lemari dapur, partisi interior, meja rias kamar mandi dan juga di plafon ruangan.

Jenis-jenis WPC

Secara umum, ada dua jenis komposit yang dapat dipilih. Masing-masing ditujukan untuk kegunaan yang berbeda. Kenali dulu apa perbedaan keduanya untuk menemukan mana jenis yang sesuai dengan kebutuhan:

1. Komposit Plastik Kayu Solid

Tidak ada rongga pada jenis komposit ini, membuatnya lebih kokoh dalam menahan beban. Biasanya jenis ini dijual dalam bentuk papan, baik papan melengkung atau lurus.

2. Komposit Plastik Kayu Rongga

Dilihat dari segi harga, tentunya lebih murah dibandingkan jenis yang solid. Hal ini karena jenis ini memiliki bentuk yang berongga, meski begitu daya tahannya cukup baik.

Penggunaannya bisa dipakai untuk membuat pagar rumah, lantai teras, atap gazebo hingga menghiasi eksterior rumah.

Kelebihan dan Kekurangan WPC

Melansir dari Builder.id, Rabu (29/11/2023), berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dari WPC yang perlu kamu tahu.

Kelebihan WPC

-Bisa didaur ulang untuk diproduksi kembali

-Memiliki berbagai macam ukuran panel berbeda dan bisa digunakan untuk di dalam dan di luar rumah

-Lebih tahan api dibanding produk serupa lainnya. Ketika terjadi kebakaran pada panel, api hanya menyala di satu titik dan tidak menyebar.

-Daya tahan yang tinggi terhadap benturan dan abrasi

-Memiliki kestabilan dimensi yang baik, tidak akan mengembang bila berada di area lembab

-Kemungkinan retak sangat kecil

-Daya tahan yang tinggi terhadap air dan bahan kimia rumah tangga

-Daya tahan yang baik terhadap rayap, jamur dan hama

-Pada umumnya lebih murah dibanding kayu

-100% dapat di daur ulang dan ramah lingkungan

-Secara estetika, Wood Plastic Component memiliki desain yang mendukung keindahan rumah

-Warna tak cepat pudar

Kelemahan WPC

-Hanya memiliki sedikit pilihan warna

-Terasa kurang alami jika dibanding kayu asli

-Tidak memiliki serat yang unik

-Sistem finishingnya terbatas

-Lebih sulit dibentuk dibanding kayu

Harga WPC

Merangkum dari situs Builder, berikut daftar harga WPC 2023

Harga WPC per Batang

  • Decking lantai outdoor WPC Kayu Asri tipe KA150S25 A 150 x 25 x 2900 mm Warna Coffe/Wood berkisar Rp 420.200
  • Decking lantai outdoor WPC Kayu Asri tipe KA150S25 C 150 x 25 x 2900 mm Warna Coffe/Wood berkisar Rp 420.200
  • Decking lantai outdoor WPC Kayu Asri tipe KA150K25 A 150 x 25 x 2900 mm Warna Coffe/Wood berkisar Rp 292.600

Harga WPC per Meter

  • WPC Kayu Asri Tipe KA150K25 A berkisar Rp 946.000
  • WPC Kayu Asri Tipe KA140S20 berkisar Rp 1.182.060
  • WPC Kayu Asri Tipe KA150S25 A berkisar Rp 1.265.000

Harga WPC per Lembar

  • WPC Board PVC 5 mm berkisar Rp 171.000
  • WPC Board Yellow 5 mm berkisar Rp 252.000
  • WPC Board White 5 mm berkisar Rp 276.000

Demikian pengertian WPC, jenis, kegunaan, plus minus serta cara pasangnya. Semoga bermanfaat!

Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Bikin Rumah Kecil Jadi Lebih Menarik, Begini Caranya


Jakarta

Rumah yang indah tidak selalu berukuran besar dan luas. Terkadang, pesona sejati terletak pada kemampuan untuk membuat perubahan kecil yang dapat mengubah tampilan rumah Anda secara keseluruhan.

Walaupun ruang terbatas, masih banyak cara untuk meningkatkan estetika dan kenyamanan di dalamnya.

Dalam artikel ini, kita akan memberikan tips untuk membuat rumah kecil menjadi lebih menarik. Simak hingga akhir, ya!


Tips Membuat Rumah Kecil Tampak Lebih Menarik

Berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba agar rumah kecil terlihat lebih menarik.

1. Pasang Cermin

Menggunakan cermin dengan cerdik dalam ruangan kecil bisa seketika membuatnya tampak lebih luas dan optimal dalam pencahayaan.

Menempatkan cermin di ruangan kecil, sebuah trik umum dalam dunia properti, dapat membingungkan persepsi mata dan menambah dimensi, memberikan kesan bahwa ruangan lebih besar.

Pilihlah cermin yang sesuai dengan gaya dan preferensi Anda, seperti cermin antik besar yang menciptakan pesona antik atau cermin kecil yang menonjolkan kesederhanaan desain.

2. Gunakan Cat Warna Terang

Penggunaan warna terang dalam proses melukis merupakan salah satu cara efisien untuk memberikan ilusi ruang yang lebih besar pada rumah kecil.

Memilih warna terang yang netral dapat menghasilkan harmoni dengan pencahayaan alami dan menciptakan kesan optis bahwa ruangan memiliki ruang yang lebih luas.

Meskipun putih sering menjadi pilihan yang umum untuk menciptakan kesan terang, Anda memiliki fleksibilitas untuk memilih warna seperti kuning muda, cokelat muda, atau bahkan merah muda yang dapat memberikan tampilan ruangan yang lebih luas dan cerah.

3. Buat Banyak Penyimpanan

Penyimpanan efektif adalah kunci untuk memberikan kesan ruang yang lebih luas pada rumah berukuran kecil. Dengan merapikan dan menyimpan barang, Anda dapat menciptakan ilusi ruangan yang lebih besar.

Solusi penyimpanan seperti keranjang, kotak, atau lemari juga bermanfaat ketika ruang terbatas untuk menyimpan semua barang. Pemilihan solusi penyimpanan kreatif dapat membantu maksimalkan pemanfaatan ruang tersembunyi.

4. Manfaatkan Cahaya Alami

Pemanfaatan cahaya alami menjadi kunci penting dalam rumah berukuran kecil, memberikan pencahayaan pada ruangan dan memberikan kesan visual ukuran yang lebih besar.

Dengan menjaga jendela terlihat dan tirai terbuka, menciptakan pandangan langsung ke luar, dapat memperdaya mata dan menciptakan atmosfer ruangan yang lebih luas.
Disarankan untuk membiarkan sinar matahari masuk tanpa menggunakan tirai, memilih vitrase sebagai gantinya.

5. Gunakan Furnitur Serbaguna

Investasikan dalam furnitur yang memiliki fungsi ganda untuk meningkatkan fungsionalitas ruangan. Saat mencari furnitur, pilih yang dapat berfungsi ganda atau dilipat untuk menghemat ruang dan uang Anda.

Ide-ide serbaguna seperti tempat tidur siang yang berfungsi sebagai sofa atau tempat tidur yang dapat dilipat ke dinding dapat menciptakan ruang yang fleksibel sesuai kebutuhan Anda.

6. Pilih Furnitur yang Sesuai

Dalam menghadapi tantangan ruang terbatas, pemilik rumah diharapkan menjadi kreatif dan cerdas dengan mengubah furnitur sesuai kebutuhan dan gaya hidup pribadi.

Hal ini dapat dicapai dengan menempatkan jalur-jalur berjalan yang mudah diakses dari satu ruangan ke ruangan lain, seperti meletakkan area makan sepanjang dinding untuk memberikan ruang berjalan menuju dapur.

Selain itu, menyesuaikan furnitur dengan ukuran rumah menjadi langkah penting, di mana furnitur yang lebih kecil dapat memberikan kenyamanan dan membuat ruangan terlihat lebih luas.

Dengan cara ini, furnitur tidak hanya berperan dalam memberikan kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan ruang yang fungsional dan dinamis.

Nah, itulah tadi beberapa tips untuk membuat rumah kecil menjadi menarik. Pemilihan cat dan furnitur yang sesuai, fungsional, dan sesuai dengan tata letak ruangan dapat memberikan kenyamanan dan membuat ruangan terlihat lebih besar daripada sebenarnya.

(inf/inf)



Sumber : www.detik.com