Skip to content

Alhamdulillah Kripto & Semua Pos Pilihan

Search
  • Arsip Info Kripto
  • Sample Page
Khazanah

Bacaan dan Tata Cara Sujud Sahwi saat Lupa Rakaat Sholat

September 3, 2025 admin


Jakarta –

Syariat Islam memberikan kemudahan bagi umatnya dalam beribadah. Jika seorang muslim lupa mengenai jumlah rakaat sholat yang ia kerjakan, tidak perlu mengulangi sholat melainkan cukup melakukan sujud sahwi.

Mengutip buku Fiqhul Islam wa Adillathuhu Jilid 2 yang disusun oleh Wahbah Az-Zuhaili, sujud sahwi dapat dilakukan dengan tujuan untuk menambal kekurangan tanpa harus mengulangi sholat, karena meninggalkan perkara yang bukan asasi atau menambahkan sesuatu dalam sholat. Perlu dicatat, sujud sahwi tidak disyariatkan jika ada unsur kesengajaan di dalamnya.

Hal ini sebagaimana diriwatkan oleh Imam ath-Thabrani dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu anha,


مَنْ سَهَا قَبْلَ التَّمَامِ فَلْيَسْجُدْ سَجْدَتَيِ السَّهْوِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ

“Siapa saja yang lupa sebelum selesai sholat, maka pada akhir sholat sebelum salam disyariatkan untuk sujud dua kali.”

Bacaan Sujud Sahwi

Dikutip dari sumber sebelumnya, menurut sebagian ulama Syafi’iyyah, di dalam sujud sahwi disunnahkan untuk membaca doa berikut:

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Subḥāna man lā yanāmu wa lā yashū

Artinya: “Maha Suci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa.”

Namun, sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa bacaan sujud sahwi sama saja dengan bacaan sujud dalam sholat pada umumnya, seperti:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a’laa wa bihamdih

Artinya: “Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi, dan memujilah aku kepada-Nya”

atau

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Subhaana rabbiyal a’laa

Artinya: “Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi”

atau

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Subbuhun quddusun, rabbul malaa-ikati war ruuh

Artinya: “Maha Suci, Maha Qudus (Maha Mulia), Rabbnya para Malaikat dan Ruh”

atau

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhanakallahumma rabbana wa bihamdika, allahummaghfirlii

Artinya: “Maha Suci Engkau Ya Allah, Wahai Rabb kami, dan dengan memuji-Mu Ya Allah, berilah ampunan untukku”.

Tata Cara Sujud Sahwi saat Lupa Rakaat Sholat

Masih mengutip sumber sebelumnya, menurut hadits yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id al-Khudri, Rasulullah saw. bersabda,

إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلَمْ يَدْرِ كَمْ صَلَّى ثَلَاثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَطْرَحِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى مَا اسْتَيْقَنَ ثُمَّ يَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعْنَ لَهُ صَلَاتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى إِتْمَامًا كَانَتَا تَرْغِيمًا لِلشَّيْطَانِ

“Jika salah seorang kalian bimbang dalam sholat, dan tidak tahu sudah sholat tiga atau empat rakaat maka buanglah kebimbangan itu, dan ambillah yang yakin. Kemudian di akhir sholat melakukan sujud sahwi dua kali sebelum salam. Jika ternyata sholatnya lima rakaat maka sujud itu menggenapkan sholatnya, namun jika sholatnya sudah genap empat rakaat maka sujud sahwi itu membuat setan marah.” (HR Muslim)

Menurut Mazhab Syafi’i, sujud sahwi dilakukan sebanyak dua kali sujud seperti halnya sujud dalam sholat. Gerakan yang dilakukan sama seperti sujud sholat, seperti menempelkan dahi, thuma’ninah, duduk tawarruk saat duduk di antara dua sujud, dan diakhiri dengan duduk iftirasy.

Waktu Pelaksanaan Sujud Sahwi

Ulama Syafi’iyyah dalam qaul jadidnya berkata, sujud sahwi itu dilakukan antara tasyahud dan salam. Jika seseorang telah sengaja salam (mengakhiri sholat), maka menurut pendapat yang lebih shahih waktu sujud sahwi itu sudah lewat.

Jika ia salam karena melakukan lupa sujud sahwi dan jaraknya sudah lama saat ia mengingatnya maka pelaksanaan sujud sahwi sudah lewat. Namun jika jaraknya belum lama, maka disunnahkan untuk melakukan sujud sahwi.

Dan jika melakukan sujud sahwi, maka ia dianggap kembali melakukan sholat (menurut pendapat yang lebih shahih). Maka perlu mengakhirinya lagi dengan salam sebagaimana mengakhiri sholat.

(inf/lus)



Sumber : www.detik.com

bacaan sujud sahwicara sujud sahwifiqhul islam wa adillathuhu jilid 2lupa rakaat salatman l yanmu wa l yashrabbiyal asayyidah aisyahsujud sahwiWahbah Az Zuhaili

Post navigation

Previous PostContoh dan Hukum Bacaan Ikhfa Haqiqi: Panduan Tajwid untuk PemulaNext PostNiat, Cara, Doa, Waktu dan Keutamaannya

Categories

  • Admin
  • Beasiswa
  • Dakwah
  • Dewasa
  • Diet
  • Doa Hadits
  • Domestik
  • Fitntech
  • Haji Umroh
  • Hijab
  • Hikmah
  • indodax
  • Khazanah
  • Kisah
  • Liga Spanyol
  • Makanan Sehat
  • Muslimah
  • Pendidikan
  • Perencanaan Keuangan
  • Pluang
  • Resep
  • Resep pembaca
  • Sehat
  • Sport Style
  • Tempat makan
  • Tips Otomotif
  • Tips Properti
  • Tips Teknologi
  • Tokocrypto
  • Ziswaf

الحمد لله رب العالمين المغني الكريم اللهم صل و سلم على رسول الله محمد و على أله و أصحابه أجمعين

Recent Posts

  • Doa untuk Orang Tua dalam Al-Qur’an, Ada pada Surat Apa?
  • Sumber Dalil yang Jelaskan Hukuman Rajam Pelaku Zina Muhsan
  • Bacaan Doa Sebelum dan Setelah Makan, Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya
  • Doa ketika Mimpi Buruk, Baca untuk Mohon Perlindungan Allah
  • 10 Hadits tentang Kebersihan yang Penting Diketahui Umat Islam
  • Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Besok, Ini Doa agar Dimudahkan Urusan
  • Kumpulan Doa untuk Orang Tua, Yuk Amalkan Setiap Hari
  • 5 Hadits Tentang Durhaka Kepada Orang Tua, Rasulullah Tegaskan Hal Ini
  • Doa Menghilangkan Jerawat: Arab, Latin, dan Artinya

Website ini menggunakan Cookies dari Google. Privacy Policy Disclaimer

  • Islamisme Obama
  • Nama Lain Sunan Maulana Malik Ibrahim, Tokoh Pelopor Dakwah Walisongo
  • Dampak Kebijakan Obama
  • Lelaki
  • Amalan Ringan yang Membawa ke Surga
  • Sosok Sepupu Nabi Muhammad yang Pertama Kali Masuk Islam
  • Faktor Obama dan Masa Depan Islam di AS
  • 7 Syarat Dua Khutbah Jumat yang Harus Dipenuhi Khatib
  • Ketua LTN-PBNU Minta Muslimat Jadi Ujung Tombak
Proudly powered by WordPress